hahaha.....bisa aja om sahamvalas ini ....
bro + makannya  obeng +.....mau?



2010/12/16 <[email protected]>

>
>
> Bro+ jago bener. Makannya apa ya waktu kecil. :)
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 16 Dec 2010 09:41:09 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
>
>
> Salut buat om positif atas analisa DGIK nya ..
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 16 Dec 2010 05:08:36 +0000
> *To: *Saham<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
> Betul pegang DGIK longterm,krn saham ini punya tambang batubara juga entar
> melaju kaya KKIG
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * positif01 <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 16 Dec 2010 10:31:07 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>
>
>
> Bakry yang pasti bukan yang punya Bakrie :d. Baru saja saya menjawab
> pertanyaan yang kurang lebih merepresentasikan pemikiran/tindakan Anda
> sebagaimana ungkapan Anda di bawah. Begini jawaban saya atas pertanyaan
> pihak lain tersebut.
>
> Ucok: btw, mr +, target DGIK berapa ya pak?
> positif01: dgik target masih jauh pak. itu andalan 2011, setidaknya awal
> 2011. yg jelas saya mau lihat dgik menembus 200 dalam 1 bulan kurang. dgik
> bisa bikin bedgik (baca: begidik) profitnya.
> Ucok: Siipp lah.. tq pak +
> positif01: minggu dpn asing akan mulai masuk di dgik. so stay tune, biarkan
> saja domba2 sesat yg mencari kenikmatan sesaat hilir mudik di kisaran harga
> 1-5 poin. makin hari makin naik. mudah2an. tentu tetap siaga. tapi reward 10
> kali risk.
>
> '+'
>
> 2010/12/16 BAKRY <[email protected]>
>
>>
>>
>> DGIK gokil, cuan 9% lsg kabur...
>> yg lain, jng telat nginjek rem ya..
>>
>>
>> --- In [email protected] <saham%40yahoogroups.com>, positif01
>> <positi...@...> wrote:
>> >
>> > Budi Darmawan, Sarjana Hukum (jarang-jarang lihat peserta milis lengkap
>> > dengan gelar sarjana nih). Anda terbiasa atau pernah dengar penentuan
>> > 'entry' atau 'buy point' seorang trader atau investor sekuritas,
>> termasuk
>> > saham? Kalau sudah terbiasa, Anda mengerti maksudnya 'breakout',
>> sekaligus
>> > 'exit point long' atau 'entry point short' pada saat 'breakdown'. Itu
>> > menjelaskan kenapa 'trader' atau 'investor' tidak serampangan masuk dan
>> > keluar, kecuali akan jadi 'rogue trader'. Jangan orang tidur kita
>> bangun,
>> > orang bangun kita malah tidur...nanti persis kata Mbah Surip, 'bangun
>> lagi,
>> > tidur lagi, bangun lagi, tidur lagi, bangun....tidur lagi...ha ha ha!"
>> >
>> > Yang penting itu bukan how low you enter but know how smart you are when
>> > entering at the right time ('market timing').
>> >
>> > '+'
>> >
>> > 2010/12/15 budy darmawan <darmawan_b...@...>
>>
>> >
>> > >
>> > >
>> > > waktu gocap tidur mulu nga kasih comment nihhhh.......
>> > >
>> > > regards,
>> > > budy darmawan,s.h.
>> > >
>> > > --- Pada *Rab, 15/12/10, positif01 <positi...@...>* menulis:
>> > >
>> > >
>> > > Dari: positif01 <positi...@...>
>>
>> > > Judul: [saham] DGIK: Buy on 52 week high breakout rule
>> > > Kepada:
>> > > Tanggal: Rabu, 15 Desember, 2010, 9:00 AM
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> > > Ini dia salah satu andalan, 'secret recipe 2011'. Panik, tekanan darah
>> naik
>> > > karena goyangan bursa, tapi tidak untuk prospek yang satu ini. Selamat
>> > > berpartisipasi. Indeks most likely on technical akan rebound Thursday
>> or the
>> > > latest Friday.
>> > >
>> > > Masih ingat posting 09 November lalu ketika BNII 'breakout 52 week
>> high'
>> > > dan disarankan untuk buy (
>> > > http://groups.yahoo.com/group/saham/message/89798
>> > > )? Dan, terhitung sejak saat itu hingga intraday 14 Desember, kurang
>> lebih
>> > > 'gain' berlipat lebih dari 100%.
>> > >
>> > > Nah, per penutupan kemarin 13 Desember 2010, ada satu emiten yang
>> memenuhi
>> > > 'rule' breakout 52 week hi, dan breakout-nya sangat signfikan karena
>> tidak
>> > > hanya mencetak harga tertinggi selama 52 week terakhir, tetapi lebih
>> dari
>> > > itu tidak tanggung-tanggung, memecahkan 'high price' tertinggi-nya
>> yang
>> > > bertahan selama 365 hari atau 73 minggu. 'Breaking out 52 week hi di
>> Rp117
>> > > ini divalidasi lebih jauh pada 14 Desember 2010 dengan vwap (harga
>> rata-rata
>> > > pembelian hari itu) Rp119. Artinya, breaking out 13 Desember melalui
>> 'close
>> > > price' (harga penutupan) bukan manipulasi 'last minutes trade'.
>> Validasi ini
>> > > masih dikonfirmasi lagi per penutupan sesi 1 15 Desember dengan vwap
>> semakin
>> > > naik bahkan pada saat 'market average'/indeks menuju minus 2%. Ada
>> 'buying
>> > > pressure' yang terbukti di sini. Meminjam rating
>> accumulation/distribution
>> > > Investor's Business Daily, DGIK: rating A (heavy buying).
>> > >
>> > > Secara teknikal, 'buy 52 week high breakout rule' yang diterapkan oleh
>> > > Fidelity Investment, US best discount brokers & mutual fund pilihan
>> majalah
>> > > SmartMoney 2010, saham yang mampu melampaui '52 week high' yang
>> bertahan
>> > > untuk jangka waktu lama, terlebih melampaui 73 minggu seperti DGIK
>> kemarin,
>> > > diantisipasi akan melanjutkan reli dengan 'range' pergerakan yang
>> signfikan.
>> > > Penembusan 'highest' yang bertahan 365 hari perdagangan tersebut
>> mendapatkan
>> > > pondasi 'chart pattern' yang kokoh jika Anda cermati berdasarkan
>> 'daily
>> > > chart' sejak awal tahun. Perhatikan bagaimana pola 'cup and handle
>> yang
>> > > merupakan 'bullish continuation' terbentuk dengan periode 'cup' selama
>> 3,5
>> > > bulan (starting point: 01 Juli sampai 13 Oktober) dan 'handle selama
>> 1,5
>> > > bulan (14 Oktober-02 Desember). Lebih lanjut jika Anda telaah dengan
>> 'weekly
>> > > chart', Anda akan temukan pola grafik yang begitu sempurna, 'reverse
>> head &
>> > > shoulder' yang dimulai dari minggu keempat April hingga 'break out'
>> akhir
>> > > minggu lalu. Sedemikian sempurna-nya 'reverse head and shoulder' ini
>> sampai
>> > > tidak perlu diinterpretasikan lagi bagaimana menemukannya dengan kasat
>> mata.
>> > > 'Cup and handle' daily sudah ditembus pada 02 Desember, demikian pula
>> > > 'reverse head and shoulder' weekly, dan sejak 13 Desember 52 weeks
>> bahkan 73
>> > > weeks highest sudah dipatahkan.
>> > >
>> > > Secara fundamental, kinerja DGIK masih memberikan harapan yang serius
>> > > meskipun ROE (ttm) masih 6,84% namun sejarah 'revenues/sales' 3 tahun
>> yang
>> > > masih di atas 30% menunjukkan adanya semangat untuk meneruskan
>> perubahan,
>> > > persis seperti BNII. Kondisi price to cash flow (ttm) yang lebih kecil
>> dari
>> > > p/e ratio (ttm) mengindikasikan bahwa dana tunai ('cash') lebih besar
>> dari
>> > > eps menjadi pertanda bahwa emiten ini punya cukup dana tunai dan bukan
>> hanya
>> > > 'earnings' yang mungkin masih potensi apalagi hanya 'future prospect'.
>> > > Ketersediaan dana tunai juga yang bisa menopang secara riil
>> peningkatan
>> > > kinerja di tahun 2011 sebagaimana terindikasi dari 'capital spending'
>> 5
>> > > tahun terakhir yang 55% di atas peer global-nya (
>> > >
>> http://investasi.kontan.co.id/v2/read/investasi/40947/DGIK-Masih-Simpan-Dana-IPO
>> ).
>> > > Harapan peningkatan kinerja DGIK ini selaras dengan peningkatan
>> 'revenues'
>> > > pada Q3 kemarin dari Q3 tahun sebelumnya sebesar 34%, sementara
>> penurunan
>> > > 'eps' dari sebelumnya Q2 (Q2-10 on-Q2-09) yang -23,35% berkurang
>> menjadi
>> > > hanya -0,06% pada Q3. Kondisi ini mendapat keyakinan penuh mengingat
>> minggu
>> > > demi minggu, bulan demi bulan, perolehan kontrak kerja konstruksi DGIK
>> juga
>> > > menunjukkan peningkatan yang berarti. Dalam sebulan terakhir saja dari
>> > > Sabang sampai Merauke, dari Padang sampai Timur Leste kontrak-kontrak
>> baru
>> > > DGIK berdatangan, di antaranya,
>> > >
>> > > -pembangunan Bandara Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (
>> > >
>> http://us.detikfinance.com/read/2010/11/05/102215/1486694/6/duta-graha-garap-bandara-kota-pagar-alam-rp-2162-miliar
>> > > );
>> > > -PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) mendapat kontrak baru senilai Rp60
>> miliar
>> > > di Timor Leste. Perseroan akan membangun jalan di negara tetangga
>> > > tersebut. Selain di Timor Leste, DGIK juga meraih kontrak pembangunan
>> gedung
>> > > senilai Rp40 miliar di Tanah Air. Meski demikian, perseroan tengah
>> menunggu
>> > > hasil pemenang tender proyek pembangunan empat gedung senilai total
>> Rp330
>> > > miliar. (Investor)
>> > > -Perusahaan jasa konstruksi PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) segera
>> meraih
>> > > tiga kontrak baru sekitar Rp650 miliar. Ketiga kontrak itu merupakan
>> > > kontrak pembangunan gedung pemerintah di Sumatera dan Jawa. Sampai
>> 3Q10,
>> > > laba bersih DGIK turun 8,7% dari Rp45,35 miliar menjadi Rp41,41
>> miliar.
>> > > (Investor)
>> > >
>> > > Selain itu secara 'techincal performance' potensi kenaikan harga DGIK
>> ke
>> > > depan terlebih di tahun yang baru akan sangat besar mengingat
>> sepanjang 2010
>> > > kenaikan DGIK yang 36% masih tertinggal dari kenaikan IHSG yang 47%.
>> Kondisi
>> > > ini berbeda dengan beberapa emiten 'mid-caps leader' lainnya yang
>> sudah jauh
>> > > melampaui 'gain' IHSG sehingga mengisyaratkan 'overvalued'. Silakan
>> buka
>> > > 'chart' sejak awal tahun 2010,setidaknya 4 peer terdekatnya di
>> subsektor
>> > > 'property and real estate' (ADHI, PTPP, TOTL, WIKA) sudah bergerak
>> jauh dan
>> > > mungkin mulai letih ('ove-extended'), sementara DGIK baru saja hendak
>> > > memulai perjalanan mendakinya ('great potential'). DGIK yang berasal
>> dari
>> > > sektor konstruksi juga sekaligus dapat menjadi alternatif/'bumper'
>> > > volatilitas sektor komoditas memasuki awal 2011. Tidak perlu pusing
>> harga
>> > > minyak, tidak genting harga dollar, tidak 'feeling' krisis Eropa dan
>> tidak
>> > > gambling efek Cina.
>> > >
>> > > Cukup beralasan, mengacu kepada prospek fundamental dan pijakan
>> teknikal
>> > > jika banyak investor dari berbagai level menanti menyaksikan kemilau
>> harga
>> > > DGIK di Rp235 sebelum akhir Januari 2011 atau naik 95% dari penutupan
>> 14
>> > > Desember 2010. Ingat, pilihan ini investasi baik position, mid-term
>> atau
>> > > long-term. Namun demikian jangan pernah lupa, selalu ada resiko.
>> Disclaimer.
>> > >
>> > > "+"
>> > >
>> > >
>> > >
>> > >
>> >
>>
>>
>    
>

Kirim email ke