And no more jam 1 akan ksh tau why... 3.15 lah... 3.30 lah... Jam bioskop 21 
kaleee... And once again I know we don't have to follow and most of us msh ada 
yg pakai common sense. Tp di saat lg situasi gini mbok low profile dl lah... 
Gak usah spt broken tape. Sekali2 humor gtu yg dikirim.

Sdh tau lg gini eh another teori.. Kalau cape tulis eh pake trik 15.30 ill tell 
u why... Gosh... 

I'm not mad cuma annoyed aja. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Teguh Diyanto <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 21 Jan 2011 19:08:06 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] So?...Logika Dipakai, jawab satu tanya ini

Haha ane curiga Mr + ini bandar nih,biar barang2 dagangannya di caplok sama 
orang2...
wkwkwkwk...

--- On Fri, 1/21/11, [email protected] <[email protected]> wrote:


From: [email protected] <[email protected]>
Subject: Re: [saham] So?...Logika Dipakai, jawab satu tanya ini
To: "Saham" <[email protected]>
Date: Friday, January 21, 2011, 5:41 AM


  



Duh ga usah cape2 pake logika....asing juga ga goblok langsung tebar 2 triliun 
boss....pasti nungguin harga bagus baru keluar lagi barangnya....
Ga usah debat d kenyataannya asing buang barang 1 triliun titik....
Lagian ga masuk akal banget, gimana caranya asing sehari mau buang barang 2 
triliun...siapa yang nampung...yang ada asing ga kebagian jualan gara2 domestic 
pada panic selling duluan.....
Nah asing pasti terima kasih banget sama orang seperti anda yg ngomporin BEJ 
bullish lah...sudah murah lahh...mau ke 4000 lah...mau ke goceng lah, jadi 
banyak juga yg kejebak beli saham yg dianggap sudah 'murah'

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone


From: [email protected] 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 21 Jan 2011 10:25:09 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [saham] So?...Logika Dipakai, jawab satu tanya ini

  

Gak dijawab tuh pak pingincuan.....wakakakakaka



Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: [email protected] 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 21 Jan 2011 09:34:58 +0000
To: SHM<[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [saham] So?...Logika Dipakai, jawab satu tanya ini

  

Mister Pos...ngemeng2 coleksi saham apa saja ya? Must answer ini....Tq
Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal nya Cuuuaaan 
Teruuusss...!


From: positif01 <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 21 Jan 2011 16:24:59 +0700
ReplyTo: [email protected] 
Subject: [saham] So?...Logika Dipakai, jawab satu tanya ini

  

Coba rehat sejenak dari sekadar hitung 'wave' sudah ada di hitungan 3,4,5 (dan 
harus 5) plus a,b,c-nya. Kalau kata Martin Pring, kurang kerjaan 'ngitungin' 
'wave', dan kenapa harus 5? Lebih baik, bertindak, ketika 'cycle' di atas what 
to do, 'cycle' di bawah what else to do. ('The task of the technician is not to 
identify as many as possible cycle, but to isolate the most dominant and 
reliable', "Technical Analysis Explained, p. 391)


Sore ini, coba terangkan fenomena ini cukup 'common-sense' dan level 
sertifikasi traders pemula:


07-11 Januari 2011, IHSG memulai 'pullback' yang dalam. Asing 'outflow' sehari 
> Rp1,3 miliar dan pada tanggal 12 Januari IHSG terkapar 4,21%. Pada level 
berapa titik low saat itu? 3434,27.


Sekarang hari ini 21 Januari, IHSG menembus level 'low' 11 Januari hingga 
sempat menyentun 3309.62. Berarti -125 poin dari 'low' 11 Januari 2011.


Pertanyaan?


Semua orang tahu, asing yang jadi barometer mungkin lebih tahu lagi. Pelaku 
pasar baru saja mengalami trauma yang belum sampai 2 minggu, tidak mungkin 
lupa, seharusnya ketika trauma itu muncul, bahkan lebih parah lagi toh? 
Kira-kira apa yang dilakukan? Tentu tidak ingin jatuh 2 kali. Refleksinya apa? 
Harusnya lari lebih kencang lagi dong. Asing kemarin 'outflow' Rp35 miliar, 
hari ini Rp1 triliun. Jika menimbang trauma, kenapa tidak lari dengan dengan 
Rp7 triliun sekaligus? Mereka bisa sekali masuk Rp2 triliun 9 September lalu, 
kenapa tidak bisa keluar sama banyaknya pada hari ini yang begitu menakutkan.


Aneh ga itu? Tambah aneh lagi kalau tidak klop dengan parameter/matriks 
penunjang lainnya, dari makro moneter, fundamental, dan lainnya.


Jika pun asing keluar hari ini, itu karena Anda-Anda kemarin :d....sudah 
dibahas pada posting sebelumnya. Satu hal jangan lupa, Data yang dirilis oleh 
KSEI pada akhir tahun 2010, asing tercatat menguasai 63% dari total ekuitas 
pasar saham Indonesia atau senilai Rp1.174,68 triliun 
(http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1102012/investor-asing-miliki-63-saham-di-bei-2010).
 Tidak sekalian keluar Rp10 triliun, atau berapa banyak itu Rp1000 triliun 
dibagi Rp1 triliun tiap hari biar 'ga heboh' kalau mau distribusi karena 
ketakutan seperti Anda semua?


Pernah tanya seperti itu? Just a very simple logical question. Kalau panjang 
lebarnya, next week ya. Sekarang di-brainstorm saja dulu akal sehat semuanya. :d


Selamat akhir pekan. 


'+'













      

Kirim email ke