Pak BAKRI sndiri dpt brp?
Aq dpt dikit ja Pak. Counternya dah full sich, kl msh α∂a̲̅ aq ambil bnyak
lah.....heee
Jabat Erat;
#Daenk☺#
-----Original Message-----
From: "BAKRY" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 29 Jan 2011 06:58:44
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Re: Garuda IPO
mo survei dikit nih, emang pada dpt brp lot?
--- In [email protected], "phet_noy" <arimurtiamur0852@...> wrote:
>
> ya,
>
> tulung di bedain lah
> kita lihat earning lah, kalau mo beli saham,atau lihat trend/ technical nya.
> beda dg
> kalau beli tiket pswt bisa pilih dengan alasan: service bagus, harga murah,
> discount company rate,supaya bisa duduk sampingan sm "dewa", spy ga ketmu prt
> ,pramugari cakep,naek dr terminal3, macem2 alasan.
>
>
> --- In [email protected], raveniad3@ wrote:
> >
> > Garuda kan BUMN. Selama pemerintah masih jalan, pejabat2nya kemana kan pake
> > garuda. Blom dia punya eksklusifitas transportasi jemaah haji, fasilitas
> > maintenance nya udah skala dunia. Bukan level klo dibandingin LCC laa..
> >
> > Harga saham turun? Sapa takut.. Sy yakin asing mau ama garuda tp ngarep.com
> > di harga gopek. Klo yakin harga sampe gopek, jual di 700 trus beli di 500..
> > Cuan kan?
> >
> > Mau harga naik, mau turun, trader bisa untung..
> > Ayooo berani ambil kesempatan emas ini?
> >
> > Salam untung.
> >
> > -----Original Message-----
> > From: sahamvalas@
> > Sender: [email protected]
> > Date: Sat, 29 Jan 2011 05:53:19
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Garuda IPO
> >
> > Ha ha ha. Trio kwek wek donk.
> > Sent with CuanWannabe v.88 Powered by Shortsell
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Faried" <mmd_faried@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Sat, 29 Jan 2011 05:08:31
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Garuda IPO
> >
> > Siap2 dihari pertama langsung parkir di Rp 50 bersama KARK dan FREN.... :-(
> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> >
> > -----Original Message-----
> > From: stock gainer <stockmaniac74@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Sat, 29 Jan 2011 06:06:08
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Garuda IPO
> >
> > memang industri penerbangan nggak menarik...apalagi kalau kena dampak
> > harga minyak.
> >
> > On 1/29/11, xna_182@ <xna_182@> wrote:
> > > Sepertinya begitu bung tonny.
> > >
> > > Let see
> > >
> > > Regard
> > > Krisna Putra Darma
> > > xna-investment.blogspot.com
> > >
> > > sent from BlackBerry®
> > >
> > > -----Original Message-----
> > > From: trozakitara@
> > > Sender: [email protected]
> > > Date: Sat, 29 Jan 2011 05:00:42
> > > To: <[email protected]>
> > > Reply-To: [email protected]
> > > Subject: Re: [saham] Garuda IPO
> > >
> > > Waduh....belum tanggal mainnya udah dibilang gagal yakk...nanti jd byk yg
> > > ga
> > > mau bayar pemesanannya nih...hehehe....
> > > Powered by TK.Berry®
> > >
> > > -----Original Message-----
> > > From: sahamvalas <sahamvalas@>
> > > Sender: [email protected]
> > > Date: Fri, 28 Jan 2011 19:57:22
> > > To: <[email protected]>
> > > Reply-To: [email protected]
> > > Subject: [saham] Garuda IPO
> > >
> > > numpang copas dr sbelah
> > >
> > > Baca-baca berita terakhir soal IPO Garuda, banyak yang menyebutkan kalau
> > > IPO-nya ternyata akhirnya nggak laku. Lebih dari separuh saham yang
> > > dilepas
> > > hanya diserap oleh penjamin emisinya, alias gak diserap oleh investor
> > > publik. Padahal jumlahnya sudah dikurangi dari 9.4 milyar menjadi hanya
> > > 6.4
> > > milyar lembar saham saja. Oversubscribe yang terjadi pun hanya 1.3 kali.
> > > Hmm, apakah karena harganya mahal? Mungkin nggak juga.
> > >
> > > Harga saham Garuda memang mahal, terutama kalau dilihat dari sisi
> > > fundamental. Tapi kalau cuma itu masalahnya, seharusnya tidak sampai
> > > membuat
> > > masyarakat jadi nggak berminat terhadapnya. IPO-IPO sebelum Garuda juga
> > > ditetapkan pada harga mahal, namun minat masyarakat tetap saja tinggi.
> > > Martina Berto (MBTO) contohnya, oversubscribe yang terjadi (atau
> > > setidaknya
> > > yang diklaim penjamin emisinya) mencapai 11 kali.
> > >
> > > Jadi apa masalahnya? Ada beberapa poin. Pertama, waktu penyelenggaraan
> > > IPO-nya. Seperti kita ketahui, Garuda menggelar IPO pada saat sekarang
> > > ini,
> > > dimana kondisi market mulai `istirahat' setelah terus menerus menguat
> > > sejak
> > > September tahun lalu. Seharusnya, Garuda menggelar IPO-nya pada Oktober
> > > atau
> > > November lalu, yaitu ketika IHSG lagi tinggi-tingginya. Nyatanya pada
> > > periode tersebut, banyak sekali perusahaan yang menggelar IPO karena
> > > memanfaatkan momen pasar yang lagi bullish, dan mereka memang sukses
> > > menjaring dana sebesar-besarnya dari masyarakat. Sepanjang September –
> > > Desember 2010 lalu, gak pernah kedengaran ada kabar yang menyebutkan bahwa
> > > ada saham IPO yang gak laku.
> > >
> > > Nah, para pihak-pihak yang berkepentingan dengan IPO Garuda ini seharusnya
> > > mengerti bahwa meski harga saham Garuda ditetapkan pada harga terendah
> > > sekalipun, harga tersebut akan tetap dinilai mahal, karena fundamental
> > > Garuda memang buruk. Jadi? Mereka seharusnya menjual Garuda ketika IHSG
> > > lagi
> > > dipuncak, sama seperti perusahaan-perusahaan swasta. Investor ketika itu
> > > sedang sangat bersemangat, sehingga mereka akan lebih fokus pada status
> > > BUMN-nya Garuda (sehingga secara spekulatif sahamnya mungkin masih bisa
> > > melejit, dan juga karena didukung kondisi market yang kondusif), daripada
> > > fundamentalnya. Alhasil, seperti IPO-IPO lainnya yang sukses, IPO Garuda
> > > kemungkinan besar juga akan diserap habis oleh publik.
> > >
> > > Tapi sayangnya, IPO BUMN yang digelar ketika itu malah Krakatau Steel
> > > (KRAS), yang secara fundamental jauh lebih baik dari Garuda. Seharusnya,
> > > IPO
> > > Garuda-lah yang digelar ketika itu, dan IPO KRAS baru digelar sekarang.
> > > Memangnya kenapa? Karena yang namanya bullish di market itu gak pernah
> > > bertahan selamanya. Selalu akan ada masa dimana harga-harga saham akan
> > > kembali ke level normalnya masing-masing, sehingga indeks sahampun akan
> > > terkoreksi, juga untuk kembali ke level normalnya. Jadi jika Garuda baru
> > > menggelar IPO-nya sekarang ini, maka itu sudah sangat terlambat, karena
> > > bullish di market sudah keburu pergi. Kalau dilihat dari tindakan
> > > Kementerian BUMN yang mengurangi jumlah saham Garuda yang dilepas hanya
> > > karena faktor market yang lagi lesu, maka sepertinya mereka gak punya
> > > orang
> > > yang ngerti konsep sederhana soal bullish – bearish ini. Mungkin mereka
> > > pikir IHSG akan selalu berada diatas selamanya.
> > >
> > > Dan masalah keterlambatan itu diperburuk dengan peristiwa dimana beberapa
> > > saham IPO sebelum Garuda yang dihargai kemahalan, mulai berjatuhan hingga
> > > dibawah harga IPO-nya karena IHSG mulai terkoreksi (atau bisa juga
> > > sebaliknya, turunnya saham-saham IPO itulah yang menyebabkan IHSG
> > > terkoreksi). Kalaupun ada seorang investor yang tadinya sangat berminat
> > > dengan Garuda ini, maka setelah melihat jatuhnya IPO-IPO sebelum Garuda
> > > tersebut, dia pasti akan terpengaruh, dan mulai berpikir bahwa Garuda pun
> > > mungkin akan mengalami hal yang sama, bahkan meskipun seandainya Garuda
> > > dijual murah.
> > >
> > > Itu satu masalah, terkait waktu penyelenggaraan IPO yang kurang tepat.
> > > Masalah lainnya, berkaitan dengan Bank Mandiri. Tindakan BMRI yang
> > > langsung
> > > menjual sahamnya di Garuda (yang merupakan hasil konversi utang) pada saat
> > > IPO-nya, menyebabkan investor semakin tidak yakin dengan prospek dari
> > > Garuda
> > > ini.
> > >
> > > Memangnya kenapa? Begini, ketika BMRI seperti tergesa-gesa untuk melepas
> > > sahamnya di Garuda, maka investor yang paling awam sekalipun akan langsung
> > > berpikir kalau saham Garuda ini nggak berharga sama sekali. Lha wong BMRI
> > > aja langsung menjualnya kok? Itu kan berarti bank terbesar di Indonesia
> > > ini
> > > juga nggak berminat sama saham Garuda. Kalau memang Garuda ini bagus,
> > > sehingga katakanlah harganya mungkin bisa naik ke setidaknya 1,000 setelah
> > > listing nanti, maka BMRI seharusnya tetap memegang sahamnya tersebut, dan
> > > baru menjualnya pada harga 1,000 tadi. Lumayan kan, gain lebih dari 30%
> > > lho
> > > itu. Eh, ini langsung dijualnya pada harga 750. Berarti BMRI juga gak
> > > percaya kalau saham Garuda akan sukses di market, dan kemungkinan akan
> > > turun. Dan kalau institusi sebesar BMRI saja sudah tidak percaya, gimana
> > > investor publik mau percaya?
> > >
> > > Berikutnya, pemerintah atau dalam hal ini manajemen Garuda, juga tidak
> > > melakukan hal yang biasanya dilakukan oleh perusahaan yang akan IPO. Apa
> > > itu? Meningkatkan kinerja perusahaan, atau setidaknya mempercantik laporan
> > > keuangan terakhirnya, agar investor tertarik. Ibaratnya, sayap-sayap
> > > Garuda
> > > ini sudah patah (kinerjanya jelek) sejak dulu, jadi cobalah sekali ini
> > > diperbaiki agar nanti dia (sahamnya) bisa terbang. Kalau penulis baca-baca
> > > laporan keuangan terbaru perusahaan yang akan IPO, maka selalu saja
> > > kinerjanya yang terakhir sekilas tampak meningkat drastis dibanding
> > > periode
> > > sebelumnya, meski kadang-kadang kalau dianalisis lebih dalam lagi ternyata
> > > cuma kelihatannya saja. Sementara Garuda? Kinerjanya pada september 2010
> > > malah turun dibanding periode sebelumnya, dan hal itu terlihat sangat
> > > jelas
> > > di laporan keuangannya.
> > >
> > > Dan terakhir, berbagai informasi yang beredar terkait IPO Garuda, terkesan
> > > simpang siur, sehingga membuat investor mulai berpikir kalau pelaksanaan
> > > IPO
> > > Garuda ini nggak beres. Kementrian BUMN mengumumkan bahwa Garuda akan
> > > meraih
> > > dana 4.8 trilyun dari IPO. Tapi anehnya ada versi lain yang menyebutkan
> > > bahwa Garuda seharusnya hanya akan memperoleh dana 4.3 trilyun saja. Jadi
> > > mana yang benar? Terus, setelah sebelumnya disebutkan bahwa BMRI akan
> > > meraup
> > > 1.1 trilyun dari IPO Garuda ini, belakangan naik menjadi 1.4 trilyun. Dan
> > > lain sebagainya.
> > >
> > > Kesimpulannya, IPO Garuda ini boleh dibilang digelar tanpa strategi sama
> > > sekali. Sepertinya tidak ada niatan dari Pemerintah untuk menjadikan go
> > > private-nya Garuda ini sebagai upaya untuk membuat Garuda menjadi lebih
> > > baik. Jadi wajar kalau IPO-nya akhirnya kurang sukses. Mungkin itu karena
> > > pemiliknya adalah negara (Angkasa Pura I dan II juga merupakan BUMN). Jadi
> > > meski proses IPO Garuda ini tidak berjalan dengan baik, namun sepertinya
> > > tidak akan ada pihak yang protes, sebab yang dirugikan adalah negara
> > > sebagai
> > > pemilik Garuda. Bukan Pemerintah, atau siapapun.
> > >
> > > Kalaupun ada yang protes, paling-paling anggota DPR dari partai oposisi.
> > >
> > > http://teguhidx.blogspot.com/2011/01/kegagalan-ipo-garuda.html
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
>