Kenaikan harga minyak mentah yang cukup spektakuler tdk membawa pengaruh positif bagi saham2 tambang karena tersandera oleh sentimen negatif, termasuk harga timah yang telah menembus level US$30,000/mt tertinggi sepanjang sejarah, juga nggak ngaruh apa2 terhadap saham TINS yang justru ikut berkubang di zona negatif.
--- On Sun, 1/30/11, positif01 <[email protected]> wrote: From: positif01 <[email protected]> Subject: [saham] Bandar Minyak 'Bear' Rugi Besar To: Date: Sunday, January 30, 2011, 7:19 PM Pada minggu lalu sebelum krisis politik Mesir berlanjut, sudah cukup banyak bandar minyak ('oil hedge funds') yang mundur dari taruhan 'bullish' minyak mentah. Sejumlah spekulator minyak mentah mengurangi posisi 'net-long' terhadap komoditas minyak mentah. Namun demikian, menjelang akhir pekan lalu, taruhan 'bear' tersebut berbalik arah karena harga minyak mentah justru melonjak. Minyak naik 4,3% hanya pada satu hari saja, 28 Januari 2011, dan itu mampu menghapus penurunan selama pekan itu sebesar 3,9%. Michael Lynch, Presiden Strategic Energy & Economic Research, menyatakan "Orang-orang yang menjual posisi 'net-long' minyak mentah awal pekan lalu jelas dalam posisi rugi." Fenomena lonjakan yang benar-benar di luar diperkiraan ini dipersamakan dengan argumentas 'black swan' dari buku 'best-seller' yang ditulis oleh Nassim Taleb 2007 lalu. Dalam buku yang berjudul "Black Swan: The Impact of the Highly Improbable", Taleb berargumentasi bahwa sejarah dipenuhi dengan kejadian-kejadian yang jarang namun menimbulkan dampak yang serius yang pada akhirnya dapat mengguncang pasar. Argumentasi ini berawal dari kesalahpahaman yang sudah berakar sejak lama dalam peradaban manusia bahwa semua angsa ('swan') berwarna putih. Apakah 'black swan' ini juga akan menghampiri IHSG atau sejumlah tertentu di antaranya? Bisa jadi dengan teori 'follow-on effect', saham-saham tertentu yang diuntungkan dengan kondisi/sentimen serupa akan bergerak linear dengan saham-saham saudaranya di luar sana. http://www.bloomberg.com/news/2011-01-31/hedge-fund-bears-blindsided-by-oil-surge-on-egypt-protest-energy-markets.html '+'
