Terima kasih atas jawaban nya.  Pak T Jayamudita

Point yg hendak bapak sampaikan telah ke dapat .



Salam

Lukam














2011/3/19 T Jayamudita <[email protected]>

>
>
> Saya mengikuti diskusi ini sejak awal, dan hanya ingin memberikan pandangan
> tentang apa itu "trading" dan "investasi", tidak ditujukan kepada siapapun
> secara individu.
>
> Yang namanya "investasi" adalah menempatkan sejumlah uang (modal) di bidang
> tertentu dengan tujuan meningkatkan HASIL (nilai), sedangkan PERTUMBUHAN
> sebuah "investasi" itu membutuhkan WAKTU, jadi pertumbuhan dan waktu itu
> seimbang, dan seharusnya "modal" tsb bisa bekerja sendiri untuk pencapaian
> tujuan.
>
> Sedangkan "trading" (jam2an, harian) seharusnya merupakan mekanisme dari
> perwujudan "investasi", karena tidak ada "investor" yang "bodoh" tidak
> melakukan penjualan portfolionya kalau dia sudah menilai bahwa harga yang
> berlaku sudah di atas nilai sesungguhnya (ini relatif sesuai pandangan
> masing2), dan membeli kembali portfolionya kalau dinilai sudah murah (ini
> relatif pula sesuai pandangan masing2), jadi "investor" pun harus "trading",
> hanya yang membedakan adalah "waktu" menjual dan membelinya.
>
> Namun yang terjadi dewasa ini adalah "trader" (yang melakukan kegiatan
> jual/beli setiap hari, scalping, swing dll) dianggap "yang pandai",
> sadangkan "investor" yang hold dengan waktu lebih lama dianggap "bodoh",
> sering kita dengar ketika pasar turun, sering muncul kalimat2 yang berbunyi
> "kalau investor boleh beli di harga ini, kalau trader jangan", apakah
> seseorang yang dianggap "investor" itu tidak melakukan pengkajian terhadap
> apa yang diminati lalu sembarang beli di harga berapapun? Lalu apakah
> "investor" tidak perlu melakukan cut loss kalau salah posisi? Contohnya,
> kalau seseorang membeli GGRM di harga 21000 pada tahun 2000, butuh berapa
> lama baru bisa naik ke atas harga belinya?
>
> Kalau "trading" yang merupakan mekanisme "investasi" sudah berubah menjadi
> tujuan utama, hasilnya adalah penuh resiko tinggi walaupun sebenarnya tujuan
> utama "beli saham" adalah "investasi".
>
> Tujuan saya hanya ingin meluruskan wawasan dan pengertian tentang apa itu
> "trading" dan "investasi", tidak membicarakan menggunakan tehnis apapun
> sampai pakai robot segala, apakah memang mereka yang "main saham" jam2an tsb
> bukan menempatkan sejumlah uang (modal) untuk bertujuan meningkatkan NILAI
> dari modal mereka? Kalau "iya", ya sebenarnya mereka itu tetap "investor",
> tapi mereka mengharapkan PERTUMBUHAN dalam WAKTU yang sesingkat2nya sehingga
> akhirnya wawasan "investing" berubah menjadi "trading", atau dengan kata
> lain, dari investasi menjadi spekulasi. Soal bisa berhasil atau tidak dengan
> pandangan ini, itu adalah hal lain, bila "trading" sudah menyimpang dari
> arti "investasi" yang sesungguhnya, hasilnya tentu sudah kita saksikan
> bersama selama ini.
>
> Jadi "trading" itu bagian dari "investing", dua hal ini tidak bisa
> dipisahkan, mereka yang berhasil itu tidak memisahkan tapi justru bisa
> menempatkan dengan benar "kapan harus trading" dalam "wawasan investing",
> beberapa orang member senior Milis Saham ini (yang saya kenal baik) sudah
> membuktikannya.
>
> Berdiskusi tentang "trading" dan "investing" memang bisa membias karena
> sudut pandang yang berbeda, tapi inti sesungguhnya dari 2 hal tsb tidak akan
> berubah sampai kapanpun.
>
> Salam,
> TJ
>
>
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> *From:* Lukman jkt <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Saturday, March 19, 2011 10:19 AM
> *Subject:* Re: [saham] Re: WB gadungan
>
>
>
> Pak T Jayamudita
>
> Saya belum dapat menangkap maksud bapak . dan di tuju kan ke siapa ???
>
>
> "Main saham" dalam jangka pendek (jam2an) sampai tahunan (hold), tujuannya
> adalah meningkatkan NILAI modal kita, dan biar uang kita "bekerja" sendiri
> untuk menghasilkan laba. Ini tujuan investasi! Jangan salah mengartikan
> "trading" dan "investasi", karena selama ini ada konotasi yang keliru
> memisahkan antara keduanya, hold atau swing itu tetap investasi, sama2
> trader, hanya jangka waktu (menjualnya) yang membedakannya keduanya, maka
> strateginya berbeda.
>
> *Tapi dalam soal ini :  bagaimana nya cara  "Main saham" dalam jangka
> pendek (jam2an)   , bisa biar uang kita "bekerja" sendiri untuk
> menghasilkan laba
> *
>
> Sedangkan kan bapak mengatakan : bahwa hold atau swing itu tetap
> investasi,
>
> Sedangkan menurut pendapat ku *biar uang kita "bekerja" sendiri untuk
> menghasilkan laba*
>
> ini hanya bisa di wujud kan dengan cara Investasi .   dan bapak bisa
> lakukan dengan cara trading atau pun investasi .     Pakai Robot kah ????
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 2011/3/19 T Jayamudita <[email protected]>
>
>>
>>
>> Ini belajar bermain JUDI atau beli saham? Lembar saham itu kan bukti
>> pemilikan perusahaan, beli saham ya beli perusahaan, mau scalping dalam hari
>> kek, swing harian kek, hold mingguan sampai tahunan kek, kalau pengertian
>> tentang apa yang dimana "investasi" itu keliru, ya akhirnya amblas semua.
>>
>> "Main saham" dalam jangka pendek (jam2an) sampai tahunan (hold), tujuannya
>> adalah meningkatkan NILAI modal kita, dan biar uang kita "bekerja" sendiri
>> untuk menghasilkan laba. Ini tujuan investasi! Jangan salah mengartikan
>> "trading" dan "investasi", karena selama ini ada konotasi yang keliru
>> memisahkan antara keduanya, hold atau swing itu tetap investasi, sama2
>> trader, hanya jangka waktu (menjualnya) yang membedakannya keduanya, maka
>> strateginya berbeda.
>>
>> Selama lebih dari 10 tahun di pasar modal, sudah saya saksikan betapa
>> banyak orang yang menangis dan bersumpah tidak kembali lagi untuk selamanya,
>> yang disebabkan oleh salah pengertian ini, tahun lalu ketika pasar bullish,
>> bukankah ada seorang rekan kita yang baru bergabung (hanya beberapa bulan)
>> "berpamitan" untuk kembali menggembala kambing lagi......
>>
>> Salam,
>> TJ
>>
>>
>>
>>
>>  ----- Original Message -----
>> *From:* Lukman jkt <[email protected]>
>> *To:* [email protected]
>> *Sent:* Saturday, March 19, 2011 9:04 AM
>> *Subject:* Re: [saham] Re: WB gadungan
>>
>>
>>
>> Komentar nya makin menyimpang saja.
>>
>> Kalau Bagitu saya lengkapi saja kalaimat dari bapak :
>>
>> Gak apa2 terjun langsung di dunia saham.* Asal kan dengan mengunakan 5 %
>> saja dari total modal mu di saham  .* Malah bisa lebih paham dengan
>> semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos sekolah
>> di dunia riil saham , * yang senilai 5 % dari total modal* . Yang penting
>> jangan berhenti memetik pelajaran dari setiap momen yang terjadi.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> 2011/3/19 caknoval <[email protected]>
>>
>>> Ya gunakan yang 30% itu untuk bangkit. Perlu berapa tahun? Tidak ada yang
>>> bisa mengira karena dunia bisnis itu penuh dengan uncertainty. Bisa saja
>>> besok langsung balik modal. Who knows.
>>> Bill Gates pernah bilang:
>>> bukan salah anda kalau anda lahir miskin. Tapi adalah salah anda kalau
>>> anda mati miskin :-)
>>>
>>> Wassalam,
>>>
>>>
>>> Noval
>>>
>>> --- In [email protected], Lukman jkt <lkmjkt@...> wrote:
>>> >
>>> > Gak apa2 terjun langsung di dunia saham. Malah bisa lebih paham dengan
>>> > semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos
>>> sekolah
>>> > di dunia riil saham. Yang penting jangan berhenti memetik pelajaran
>>> dari
>>> > setiap momen yang terjadi.
>>> > =============> setelah terjun . lalu rugi besar sekali --- mdal nya
>>> tinggal
>>> > 30 %  ==========> bagaimana cara bangkit nya . ?????  ( perlu berapa th
>>> kah
>>> > untuk mengembalikan kerugian itu ? )
>>> >
>>> >
>>> > =========> bila sebelas th yg lalu ada beli saham .   dan sampai hari
>>> ini
>>> > masih ada . dan sebagian sudah di jadikan sertifikat saham nya  .
>>> termasuk
>>> > apakah ?
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> > 2011/3/19 caknoval <noval_akt@...>
>>>  >
>>> > > Gak apa2 terjun langsung di dunia saham. Malah bisa lebih paham
>>> dengan
>>> > > semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos
>>> sekolah
>>> > > di dunia riil saham. Yang penting jangan berhenti memetik pelajaran
>>> dari
>>> > > setiap momen yang terjadi.
>>> > >
>>> > > Sebenarnya kalau mau jujur, apa ada di sini yang mendekati WB asli?
>>> Jangan2
>>> > > semuanya memang WB gadungan. Karena WB yang asli itu beli saham
>>> niatnya
>>> > > untuk membeli perusahaan, bukan beli saham semata. Makanya WB gak
>>> akan beli
>>> > > saham yang bisnisnya dia tidak paham benar. WB asli akan dengan
>>> sangat
>>> > > telaten membaca annual report. Itu yang diajarkannya. Ketika ada yang
>>> > > bertanya,"Bagaimana mungkin membaca semua laporan keuangan? Jumlah
>>> > > perusahaan yang go publik di US sebanyak 27 ribu?" Lalu WB dengan
>>> enteng
>>> > > menjawab,"Kalau gitu mari kita mulai dengan menganalisis perusahaan
>>> dengan
>>> > > awalan huruf A..."
>>> > > Nah lo, emang ada yang begitu di sini?
>>> > > WB asli beli saham dengan niat dimiliki beberapa tahun, tidak harian
>>> > > seperti kita. WB asli juga sangat memperhatikan manajemen dan
>>> corporate
>>> > > governance dari perusahaan yang sahamnya akan dia beli.
>>> > >
>>> > > Jadi marilah kita saling belajar, wahai WB-WB gadungan :-))
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > > --- In [email protected], Lukman jkt <lkmjkt@> wrote:
>>> > > >
>>> > > > Sebenarnya kasihan .  belum paham benar sudah terjun di dunia
>>> Saham.
>>> > > >
>>> > > > Tanpa persiapan yg mateng .  ini pun masih belum memadai . masih
>>> perlu
>>> > > jam
>>> > > > terbang.
>>> > > >
>>> > > > bisa bisa modal amblas.  bukan untung yg di raih,  tapi stress yg
>>> di
>>> > > dapat.
>>> > > >
>>> > > > Apalagi bila analisa dengan telinga (dengan menguping) , dengan
>>> mulut
>>> > > > (dengan bertanya) atau sebagai bebek saja (ikutan saja)
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > > 2011/3/18 budy darmawan <darmawan_budy@>
>>> > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > contohnya tlkm?? maknyus bener kebawahnya yaaa hehehehehe....just
>>> > > kidding
>>> > > > >
>>> > > > > regards,
>>> > > > > budy darmawan,s.h.
>>> > > > >
>>> > > > > --- Pada *Jum, 4/3/11, lkm jkt <lkmjkt@>* menulis:
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > Dari: lkm jkt <lkmjkt@>
>>> > > > >
>>> > > > > Judul: Re: [saham] WB gadungan
>>> > > > > Kepada: [email protected]
>>> > > > > Tanggal: Jumat, 4 Maret, 2011, 4:32 AM
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > Asal dibelikan *blue chip* pasti hasilnya lebih maknyus
>>> > > > >
>>> > > > > apa sih kriteria nya saham yg dapat di katakan sebagai saham blue
>>> chip
>>> > >  itu
>>> > > > > ?
>>> > > > >
>>> > > > > Apa iya sedemikian penting nya  dengan masuk ke kelompok saham
>>> blue
>>> > > chip ?
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > 2011/3/4 Desmond Wira <desmondwira@<
>>> > > http://mc/compose?to=desmondwira@>
>>> > > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > Kalau time frame Pak Agus 30 tahun lebih baik KONSISTEN investasi
>>> di
>>> > > saham
>>> > > > > setiap bulan 2 juta daripada taruh di tabungan
>>> > > > > Asal dibelikan blue chip pasti hasilnya lebih maknyus daripada
>>> tabungan
>>> > > > >
>>> > > > > regards
>>> > > > > DW
>>> > > > >
>>> > > > > ------------------------------
>>> > > > > *From:* Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@<
>>> > > http://mc/compose?to=irwanariston@>
>>> > > > > >
>>> > > > > *To:* [email protected] <
>>> > > http://mc/[email protected]>
>>> > > > > *Sent:* Fri, March 4, 2011 7:51:28 AM
>>> > > > >
>>> > > > > *Subject:* Re: [saham] WB gadungan
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > Bunga tabungan di bank seperti BCA adalah 2.25% per tahun, masih
>>> potong
>>> > > > > pajak PPh atas bunga sebesar 20% sehingga bunga yg kita terima
>>> > > bersihnya
>>> > > > > sebesar 1,8% per tahun atau bila dihitung per bulan (karena bunga
>>> > > dibayar
>>> > > > > per bulan) maka sebesar 0,15% per bulan (karena satu bulan ada
>>> beda2
>>> > > hari,
>>> > > > > saya asumsikan saja sama supaya gampang menghitungnya).
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > Kalau mau di hitung untuk selama 30 tahun maka di tabungan bisa
>>> > > > > menghasilkan 71,53%.
>>> > > > >
>>> > > > > Dengan kata lain, kalau kita memiliki uang 10 juta di tabungan di
>>> bank,
>>> > > > > dengan asumsi bunganya tetap terus tidak ada kenaikan dan
>>> penurunan dan
>>> > > > > pajak atas bunga juga tetap, maka setelah 30 tahun kira2 uangnya
>>> > > menjadi
>>> > > > > 17,15 juta.
>>> > > > >
>>> > > > > Sayangnya, tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir sebesar 8,42%
>>> per
>>> > > tahun.
>>> > > > > Kalau kita asumsikan rata2 tingkat inflasi selama 30 tahun
>>> mendatang
>>> > > adalah
>>> > > > > 8,42% per tahun, maka uang kita di tahun 2041 atau 30 tahun yg
>>> dari
>>> > > sekarang
>>> > > > > yg sebesar 17,15 juta itu kalau dihitung nilainya balik ke 2011,
>>> > > nilainya
>>> > > > > setara dengan 1,51 juta alias lebih rendah nilai daya belinya
>>> ketimbang
>>> > > kita
>>> > > > > invest di awal yaitu 10 juta.
>>> > > > >
>>> > > > > Jadi, di tabungan atau bahkan di deposito sebenarnya kita sedang
>>> tidak
>>> > > > > melakukan investasi karena investasi di tabungan ataupun deposito
>>> dapat
>>> > > > > dibilang investasi yang merugi mengingat imbal hasil yang
>>> diterima saat
>>> > > ini
>>> > > > > di bawah tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir. Jadi, ketika
>>> kita
>>> > > menaruh
>>> > > > > uang di tabungan ataupun deposito, sebenarnya kita dari awal
>>> sudah
>>> > > harus
>>> > > > > menyadari bahwa kita merugi.
>>> > > > >
>>> > > > > Saya tidak mengatakan bahwa di tabungan atau deposito tidak
>>> perlu.
>>> > > Tetap
>>> > > > > perlu karena kita dalam hidup tetap membutuhkan likuiditas
>>> sehari2 atau
>>> > > hal2
>>> > > > > yg bersifat rutin maupun jaga2 untuk kebutuhan mendadak.  Itu
>>> sebabnya,
>>> > > > > dalam kehidupan, kita perlu mengatur pengalokasian penempatan
>>> uang
>>> > > maupun
>>> > > > > aset kita.
>>> > > > >
>>> > > > > Untuk di saham, sebenarnya saya tidak sedang mengatakan kita
>>> harus
>>> > > dapat
>>> > > > > cuan per hari sebesar 0,124% atau katakan saja biar gampang 0,13%
>>> > > seperti
>>> > > > > yang Pak Agus tuliskan. Saya sebenarnya hanya ingin mencoba
>>> membuka
>>> > > wawasan
>>> > > > > bahwa seorang WB yg penghasilannya luar biasa itu selama 50 tahun
>>> > > terakhir,
>>> > > > > kalau dirata2 sebenarnya setara dengan 0,124%. Jadi, kalau kita
>>> lagi
>>> > > > > trading, katakanlah cuan 5%, maka artinya kita bisa istirahat
>>> tidak
>>> > > trading
>>> > > > > dalam kurun waktu 39 hari trading ke depan bila ingin setara
>>> dengan WB.
>>> > > > > Misalkan kita dapat cuan 5% itu membutuhkan 3 hari trading, maka
>>> > > tinggal
>>> > > > > dikurangi saja jadi menjadi 36 hari trading kita bisa isitirahat
>>> tidak
>>> > > > > trading. Sekedar catatan 5 hari trading setara dengan 7 hari
>>> kalender
>>> > > alias
>>> > > > > 36 hari trading setara dengan 7 minggu kalender atau 2 bulan
>>> kurang
>>> > > satu
>>> > > > > minggu kita bisa santai2 tidak trading :)
>>> > > > >
>>> > > > > Kalau kita cuan 10% katakan dalam 2 minggu kalender atau 10 hari
>>> > > trading
>>> > > > > berhubung market lagi bullish katakanlah, maka kita bisa nganggur
>>> > > selama
>>> > > > > 77-10 hari = 67 hari trading. Kalau diterjemahkan ke tanggalan
>>> kalender
>>> > > > > kurang lebih setara dengan 13,4 minggu atau 3 bulan lebih kita
>>> bisa
>>> > > nganggur
>>> > > > > tidak trading :)
>>> > > > >
>>> > > > > Jangan diartikan saya hendak mengatakan setelah cuan sekian
>>> persen maka
>>> > > > > kita nganggur sekian lama. Tapi poin penting yg ingin saya
>>> sampaikan
>>> > > adalah
>>> > > > > sebenarnya di dunia trading saham, kita tidak harus setiap hari
>>> > > trading,
>>> > > > > tidak juga harus setiap minggu trading. Dengan cuan katakan 5%,
>>> > > sebenarnya
>>> > > > > kita bisa istirahat hampir dua bulan. Walau demikian, dalam
>>> praktek
>>> > > > > lapangan, biasanya kita tidak perlu menunggu sampai 2 bulan untuk
>>> > > mendapat
>>> > > > > sinyal buy lagi. Dengan demikian, tradingnya jadi bisa lebih
>>> bersabar
>>> > > > > menunggu peluang. Begitu lho maksud saya yang sebenarnya :)
>>> > > > >
>>> > > > > Semoga bermanfaat ya.
>>> > > > >
>>> > > > > jabat erat,
>>> > > > > Irwan Ariston Napitupulu
>>> > > > >
>>> > > > > 2011/3/4 agus saputra <agus008saputra@<
>>> > > http://mc/compose?to=agus008saputra@>
>>> > > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > kalo melihat performance 0,13 % / hari, spt yg bang Ian katakan
>>> > > > > bagi trader spt saya yg amat nubie ini pun masih kesulitan
>>> > > > > karena ada embel2 yg nempel secara kasat mata, yaitu KONSISTEN
>>> > > > > itu yg blm bisa dicapai
>>> > > > > mk saya coba tuk simpan di tabungan biasa sebesar 2 jt / bln,
>>> secara
>>> > > > > KONSISTEN
>>> > > > > bg saya ini lbh mudah saya lakukan
>>> > > > > bisa bantu itung, dgn bunga tab yg kecil di indo, contohnya, bca
>>> dah,
>>> > > brp
>>> > > > > hasil yg di dpt setelah 30 thn??
>>> > > > > krn dibutuhkan proses bunga berbung / compound, kayanya bank
>>> masuk dalm
>>> > > > > sistem bunga berbunga
>>> > > > > thanx
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > > --
>>> > > > > Lukman
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > >
>>> > > > --
>>> > > > Lukman
>>> > > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > > ------------------------------------
>>> > >
>>> > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar
>>> saham.
>>> > >
>>> > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN
>>> ADMIN
>>> > > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU
>>> MENJUAL
>>> > > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>>> > > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>> > >
>>> > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>>> > > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>>> > > Yahoo! Groups Links
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> > >
>>> >
>>> >
>>> > --
>>>  > Lukman
>>> >
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> ------------------------------------
>>>
>>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>>
>>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>>
>>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>>> Yahoo! Groups Links
>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>> --
>> Lukman
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> --
>> Lukman
>>
>>
>
> 
>



-- 
Lukman

Kirim email ke