Terima kasih atas jawaban nya. Pak T Jayamudita Point yg hendak bapak sampaikan telah ke dapat .
Salam Lukam 2011/3/19 T Jayamudita <[email protected]> > > > Saya mengikuti diskusi ini sejak awal, dan hanya ingin memberikan pandangan > tentang apa itu "trading" dan "investasi", tidak ditujukan kepada siapapun > secara individu. > > Yang namanya "investasi" adalah menempatkan sejumlah uang (modal) di bidang > tertentu dengan tujuan meningkatkan HASIL (nilai), sedangkan PERTUMBUHAN > sebuah "investasi" itu membutuhkan WAKTU, jadi pertumbuhan dan waktu itu > seimbang, dan seharusnya "modal" tsb bisa bekerja sendiri untuk pencapaian > tujuan. > > Sedangkan "trading" (jam2an, harian) seharusnya merupakan mekanisme dari > perwujudan "investasi", karena tidak ada "investor" yang "bodoh" tidak > melakukan penjualan portfolionya kalau dia sudah menilai bahwa harga yang > berlaku sudah di atas nilai sesungguhnya (ini relatif sesuai pandangan > masing2), dan membeli kembali portfolionya kalau dinilai sudah murah (ini > relatif pula sesuai pandangan masing2), jadi "investor" pun harus "trading", > hanya yang membedakan adalah "waktu" menjual dan membelinya. > > Namun yang terjadi dewasa ini adalah "trader" (yang melakukan kegiatan > jual/beli setiap hari, scalping, swing dll) dianggap "yang pandai", > sadangkan "investor" yang hold dengan waktu lebih lama dianggap "bodoh", > sering kita dengar ketika pasar turun, sering muncul kalimat2 yang berbunyi > "kalau investor boleh beli di harga ini, kalau trader jangan", apakah > seseorang yang dianggap "investor" itu tidak melakukan pengkajian terhadap > apa yang diminati lalu sembarang beli di harga berapapun? Lalu apakah > "investor" tidak perlu melakukan cut loss kalau salah posisi? Contohnya, > kalau seseorang membeli GGRM di harga 21000 pada tahun 2000, butuh berapa > lama baru bisa naik ke atas harga belinya? > > Kalau "trading" yang merupakan mekanisme "investasi" sudah berubah menjadi > tujuan utama, hasilnya adalah penuh resiko tinggi walaupun sebenarnya tujuan > utama "beli saham" adalah "investasi". > > Tujuan saya hanya ingin meluruskan wawasan dan pengertian tentang apa itu > "trading" dan "investasi", tidak membicarakan menggunakan tehnis apapun > sampai pakai robot segala, apakah memang mereka yang "main saham" jam2an tsb > bukan menempatkan sejumlah uang (modal) untuk bertujuan meningkatkan NILAI > dari modal mereka? Kalau "iya", ya sebenarnya mereka itu tetap "investor", > tapi mereka mengharapkan PERTUMBUHAN dalam WAKTU yang sesingkat2nya sehingga > akhirnya wawasan "investing" berubah menjadi "trading", atau dengan kata > lain, dari investasi menjadi spekulasi. Soal bisa berhasil atau tidak dengan > pandangan ini, itu adalah hal lain, bila "trading" sudah menyimpang dari > arti "investasi" yang sesungguhnya, hasilnya tentu sudah kita saksikan > bersama selama ini. > > Jadi "trading" itu bagian dari "investing", dua hal ini tidak bisa > dipisahkan, mereka yang berhasil itu tidak memisahkan tapi justru bisa > menempatkan dengan benar "kapan harus trading" dalam "wawasan investing", > beberapa orang member senior Milis Saham ini (yang saya kenal baik) sudah > membuktikannya. > > Berdiskusi tentang "trading" dan "investing" memang bisa membias karena > sudut pandang yang berbeda, tapi inti sesungguhnya dari 2 hal tsb tidak akan > berubah sampai kapanpun. > > Salam, > TJ > > > > > > > ----- Original Message ----- > *From:* Lukman jkt <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Saturday, March 19, 2011 10:19 AM > *Subject:* Re: [saham] Re: WB gadungan > > > > Pak T Jayamudita > > Saya belum dapat menangkap maksud bapak . dan di tuju kan ke siapa ??? > > > "Main saham" dalam jangka pendek (jam2an) sampai tahunan (hold), tujuannya > adalah meningkatkan NILAI modal kita, dan biar uang kita "bekerja" sendiri > untuk menghasilkan laba. Ini tujuan investasi! Jangan salah mengartikan > "trading" dan "investasi", karena selama ini ada konotasi yang keliru > memisahkan antara keduanya, hold atau swing itu tetap investasi, sama2 > trader, hanya jangka waktu (menjualnya) yang membedakannya keduanya, maka > strateginya berbeda. > > *Tapi dalam soal ini : bagaimana nya cara "Main saham" dalam jangka > pendek (jam2an) , bisa biar uang kita "bekerja" sendiri untuk > menghasilkan laba > * > > Sedangkan kan bapak mengatakan : bahwa hold atau swing itu tetap > investasi, > > Sedangkan menurut pendapat ku *biar uang kita "bekerja" sendiri untuk > menghasilkan laba* > > ini hanya bisa di wujud kan dengan cara Investasi . dan bapak bisa > lakukan dengan cara trading atau pun investasi . Pakai Robot kah ???? > > > > > > > > > > > > > > > > > > > 2011/3/19 T Jayamudita <[email protected]> > >> >> >> Ini belajar bermain JUDI atau beli saham? Lembar saham itu kan bukti >> pemilikan perusahaan, beli saham ya beli perusahaan, mau scalping dalam hari >> kek, swing harian kek, hold mingguan sampai tahunan kek, kalau pengertian >> tentang apa yang dimana "investasi" itu keliru, ya akhirnya amblas semua. >> >> "Main saham" dalam jangka pendek (jam2an) sampai tahunan (hold), tujuannya >> adalah meningkatkan NILAI modal kita, dan biar uang kita "bekerja" sendiri >> untuk menghasilkan laba. Ini tujuan investasi! Jangan salah mengartikan >> "trading" dan "investasi", karena selama ini ada konotasi yang keliru >> memisahkan antara keduanya, hold atau swing itu tetap investasi, sama2 >> trader, hanya jangka waktu (menjualnya) yang membedakannya keduanya, maka >> strateginya berbeda. >> >> Selama lebih dari 10 tahun di pasar modal, sudah saya saksikan betapa >> banyak orang yang menangis dan bersumpah tidak kembali lagi untuk selamanya, >> yang disebabkan oleh salah pengertian ini, tahun lalu ketika pasar bullish, >> bukankah ada seorang rekan kita yang baru bergabung (hanya beberapa bulan) >> "berpamitan" untuk kembali menggembala kambing lagi...... >> >> Salam, >> TJ >> >> >> >> >> ----- Original Message ----- >> *From:* Lukman jkt <[email protected]> >> *To:* [email protected] >> *Sent:* Saturday, March 19, 2011 9:04 AM >> *Subject:* Re: [saham] Re: WB gadungan >> >> >> >> Komentar nya makin menyimpang saja. >> >> Kalau Bagitu saya lengkapi saja kalaimat dari bapak : >> >> Gak apa2 terjun langsung di dunia saham.* Asal kan dengan mengunakan 5 % >> saja dari total modal mu di saham .* Malah bisa lebih paham dengan >> semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos sekolah >> di dunia riil saham , * yang senilai 5 % dari total modal* . Yang penting >> jangan berhenti memetik pelajaran dari setiap momen yang terjadi. >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> 2011/3/19 caknoval <[email protected]> >> >>> Ya gunakan yang 30% itu untuk bangkit. Perlu berapa tahun? Tidak ada yang >>> bisa mengira karena dunia bisnis itu penuh dengan uncertainty. Bisa saja >>> besok langsung balik modal. Who knows. >>> Bill Gates pernah bilang: >>> bukan salah anda kalau anda lahir miskin. Tapi adalah salah anda kalau >>> anda mati miskin :-) >>> >>> Wassalam, >>> >>> >>> Noval >>> >>> --- In [email protected], Lukman jkt <lkmjkt@...> wrote: >>> > >>> > Gak apa2 terjun langsung di dunia saham. Malah bisa lebih paham dengan >>> > semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos >>> sekolah >>> > di dunia riil saham. Yang penting jangan berhenti memetik pelajaran >>> dari >>> > setiap momen yang terjadi. >>> > =============> setelah terjun . lalu rugi besar sekali --- mdal nya >>> tinggal >>> > 30 % ==========> bagaimana cara bangkit nya . ????? ( perlu berapa th >>> kah >>> > untuk mengembalikan kerugian itu ? ) >>> > >>> > >>> > =========> bila sebelas th yg lalu ada beli saham . dan sampai hari >>> ini >>> > masih ada . dan sebagian sudah di jadikan sertifikat saham nya . >>> termasuk >>> > apakah ? >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > 2011/3/19 caknoval <noval_akt@...> >>> > >>> > > Gak apa2 terjun langsung di dunia saham. Malah bisa lebih paham >>> dengan >>> > > semangat learning by doing. Rugi yang ada anggap aja sebagai ongkos >>> sekolah >>> > > di dunia riil saham. Yang penting jangan berhenti memetik pelajaran >>> dari >>> > > setiap momen yang terjadi. >>> > > >>> > > Sebenarnya kalau mau jujur, apa ada di sini yang mendekati WB asli? >>> Jangan2 >>> > > semuanya memang WB gadungan. Karena WB yang asli itu beli saham >>> niatnya >>> > > untuk membeli perusahaan, bukan beli saham semata. Makanya WB gak >>> akan beli >>> > > saham yang bisnisnya dia tidak paham benar. WB asli akan dengan >>> sangat >>> > > telaten membaca annual report. Itu yang diajarkannya. Ketika ada yang >>> > > bertanya,"Bagaimana mungkin membaca semua laporan keuangan? Jumlah >>> > > perusahaan yang go publik di US sebanyak 27 ribu?" Lalu WB dengan >>> enteng >>> > > menjawab,"Kalau gitu mari kita mulai dengan menganalisis perusahaan >>> dengan >>> > > awalan huruf A..." >>> > > Nah lo, emang ada yang begitu di sini? >>> > > WB asli beli saham dengan niat dimiliki beberapa tahun, tidak harian >>> > > seperti kita. WB asli juga sangat memperhatikan manajemen dan >>> corporate >>> > > governance dari perusahaan yang sahamnya akan dia beli. >>> > > >>> > > Jadi marilah kita saling belajar, wahai WB-WB gadungan :-)) >>> > > >>> > > >>> > > >>> > > --- In [email protected], Lukman jkt <lkmjkt@> wrote: >>> > > > >>> > > > Sebenarnya kasihan . belum paham benar sudah terjun di dunia >>> Saham. >>> > > > >>> > > > Tanpa persiapan yg mateng . ini pun masih belum memadai . masih >>> perlu >>> > > jam >>> > > > terbang. >>> > > > >>> > > > bisa bisa modal amblas. bukan untung yg di raih, tapi stress yg >>> di >>> > > dapat. >>> > > > >>> > > > Apalagi bila analisa dengan telinga (dengan menguping) , dengan >>> mulut >>> > > > (dengan bertanya) atau sebagai bebek saja (ikutan saja) >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > 2011/3/18 budy darmawan <darmawan_budy@> >>> > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > contohnya tlkm?? maknyus bener kebawahnya yaaa hehehehehe....just >>> > > kidding >>> > > > > >>> > > > > regards, >>> > > > > budy darmawan,s.h. >>> > > > > >>> > > > > --- Pada *Jum, 4/3/11, lkm jkt <lkmjkt@>* menulis: >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > Dari: lkm jkt <lkmjkt@> >>> > > > > >>> > > > > Judul: Re: [saham] WB gadungan >>> > > > > Kepada: [email protected] >>> > > > > Tanggal: Jumat, 4 Maret, 2011, 4:32 AM >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > Asal dibelikan *blue chip* pasti hasilnya lebih maknyus >>> > > > > >>> > > > > apa sih kriteria nya saham yg dapat di katakan sebagai saham blue >>> chip >>> > > itu >>> > > > > ? >>> > > > > >>> > > > > Apa iya sedemikian penting nya dengan masuk ke kelompok saham >>> blue >>> > > chip ? >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > 2011/3/4 Desmond Wira <desmondwira@< >>> > > http://mc/compose?to=desmondwira@> >>> > > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > Kalau time frame Pak Agus 30 tahun lebih baik KONSISTEN investasi >>> di >>> > > saham >>> > > > > setiap bulan 2 juta daripada taruh di tabungan >>> > > > > Asal dibelikan blue chip pasti hasilnya lebih maknyus daripada >>> tabungan >>> > > > > >>> > > > > regards >>> > > > > DW >>> > > > > >>> > > > > ------------------------------ >>> > > > > *From:* Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@< >>> > > http://mc/compose?to=irwanariston@> >>> > > > > > >>> > > > > *To:* [email protected] < >>> > > http://mc/[email protected]> >>> > > > > *Sent:* Fri, March 4, 2011 7:51:28 AM >>> > > > > >>> > > > > *Subject:* Re: [saham] WB gadungan >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > Bunga tabungan di bank seperti BCA adalah 2.25% per tahun, masih >>> potong >>> > > > > pajak PPh atas bunga sebesar 20% sehingga bunga yg kita terima >>> > > bersihnya >>> > > > > sebesar 1,8% per tahun atau bila dihitung per bulan (karena bunga >>> > > dibayar >>> > > > > per bulan) maka sebesar 0,15% per bulan (karena satu bulan ada >>> beda2 >>> > > hari, >>> > > > > saya asumsikan saja sama supaya gampang menghitungnya). >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > Kalau mau di hitung untuk selama 30 tahun maka di tabungan bisa >>> > > > > menghasilkan 71,53%. >>> > > > > >>> > > > > Dengan kata lain, kalau kita memiliki uang 10 juta di tabungan di >>> bank, >>> > > > > dengan asumsi bunganya tetap terus tidak ada kenaikan dan >>> penurunan dan >>> > > > > pajak atas bunga juga tetap, maka setelah 30 tahun kira2 uangnya >>> > > menjadi >>> > > > > 17,15 juta. >>> > > > > >>> > > > > Sayangnya, tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir sebesar 8,42% >>> per >>> > > tahun. >>> > > > > Kalau kita asumsikan rata2 tingkat inflasi selama 30 tahun >>> mendatang >>> > > adalah >>> > > > > 8,42% per tahun, maka uang kita di tahun 2041 atau 30 tahun yg >>> dari >>> > > sekarang >>> > > > > yg sebesar 17,15 juta itu kalau dihitung nilainya balik ke 2011, >>> > > nilainya >>> > > > > setara dengan 1,51 juta alias lebih rendah nilai daya belinya >>> ketimbang >>> > > kita >>> > > > > invest di awal yaitu 10 juta. >>> > > > > >>> > > > > Jadi, di tabungan atau bahkan di deposito sebenarnya kita sedang >>> tidak >>> > > > > melakukan investasi karena investasi di tabungan ataupun deposito >>> dapat >>> > > > > dibilang investasi yang merugi mengingat imbal hasil yang >>> diterima saat >>> > > ini >>> > > > > di bawah tingkat inflasi rata2 6 tahun terakhir. Jadi, ketika >>> kita >>> > > menaruh >>> > > > > uang di tabungan ataupun deposito, sebenarnya kita dari awal >>> sudah >>> > > harus >>> > > > > menyadari bahwa kita merugi. >>> > > > > >>> > > > > Saya tidak mengatakan bahwa di tabungan atau deposito tidak >>> perlu. >>> > > Tetap >>> > > > > perlu karena kita dalam hidup tetap membutuhkan likuiditas >>> sehari2 atau >>> > > hal2 >>> > > > > yg bersifat rutin maupun jaga2 untuk kebutuhan mendadak. Itu >>> sebabnya, >>> > > > > dalam kehidupan, kita perlu mengatur pengalokasian penempatan >>> uang >>> > > maupun >>> > > > > aset kita. >>> > > > > >>> > > > > Untuk di saham, sebenarnya saya tidak sedang mengatakan kita >>> harus >>> > > dapat >>> > > > > cuan per hari sebesar 0,124% atau katakan saja biar gampang 0,13% >>> > > seperti >>> > > > > yang Pak Agus tuliskan. Saya sebenarnya hanya ingin mencoba >>> membuka >>> > > wawasan >>> > > > > bahwa seorang WB yg penghasilannya luar biasa itu selama 50 tahun >>> > > terakhir, >>> > > > > kalau dirata2 sebenarnya setara dengan 0,124%. Jadi, kalau kita >>> lagi >>> > > > > trading, katakanlah cuan 5%, maka artinya kita bisa istirahat >>> tidak >>> > > trading >>> > > > > dalam kurun waktu 39 hari trading ke depan bila ingin setara >>> dengan WB. >>> > > > > Misalkan kita dapat cuan 5% itu membutuhkan 3 hari trading, maka >>> > > tinggal >>> > > > > dikurangi saja jadi menjadi 36 hari trading kita bisa isitirahat >>> tidak >>> > > > > trading. Sekedar catatan 5 hari trading setara dengan 7 hari >>> kalender >>> > > alias >>> > > > > 36 hari trading setara dengan 7 minggu kalender atau 2 bulan >>> kurang >>> > > satu >>> > > > > minggu kita bisa santai2 tidak trading :) >>> > > > > >>> > > > > Kalau kita cuan 10% katakan dalam 2 minggu kalender atau 10 hari >>> > > trading >>> > > > > berhubung market lagi bullish katakanlah, maka kita bisa nganggur >>> > > selama >>> > > > > 77-10 hari = 67 hari trading. Kalau diterjemahkan ke tanggalan >>> kalender >>> > > > > kurang lebih setara dengan 13,4 minggu atau 3 bulan lebih kita >>> bisa >>> > > nganggur >>> > > > > tidak trading :) >>> > > > > >>> > > > > Jangan diartikan saya hendak mengatakan setelah cuan sekian >>> persen maka >>> > > > > kita nganggur sekian lama. Tapi poin penting yg ingin saya >>> sampaikan >>> > > adalah >>> > > > > sebenarnya di dunia trading saham, kita tidak harus setiap hari >>> > > trading, >>> > > > > tidak juga harus setiap minggu trading. Dengan cuan katakan 5%, >>> > > sebenarnya >>> > > > > kita bisa istirahat hampir dua bulan. Walau demikian, dalam >>> praktek >>> > > > > lapangan, biasanya kita tidak perlu menunggu sampai 2 bulan untuk >>> > > mendapat >>> > > > > sinyal buy lagi. Dengan demikian, tradingnya jadi bisa lebih >>> bersabar >>> > > > > menunggu peluang. Begitu lho maksud saya yang sebenarnya :) >>> > > > > >>> > > > > Semoga bermanfaat ya. >>> > > > > >>> > > > > jabat erat, >>> > > > > Irwan Ariston Napitupulu >>> > > > > >>> > > > > 2011/3/4 agus saputra <agus008saputra@< >>> > > http://mc/compose?to=agus008saputra@> >>> > > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > kalo melihat performance 0,13 % / hari, spt yg bang Ian katakan >>> > > > > bagi trader spt saya yg amat nubie ini pun masih kesulitan >>> > > > > karena ada embel2 yg nempel secara kasat mata, yaitu KONSISTEN >>> > > > > itu yg blm bisa dicapai >>> > > > > mk saya coba tuk simpan di tabungan biasa sebesar 2 jt / bln, >>> secara >>> > > > > KONSISTEN >>> > > > > bg saya ini lbh mudah saya lakukan >>> > > > > bisa bantu itung, dgn bunga tab yg kecil di indo, contohnya, bca >>> dah, >>> > > brp >>> > > > > hasil yg di dpt setelah 30 thn?? >>> > > > > krn dibutuhkan proses bunga berbung / compound, kayanya bank >>> masuk dalm >>> > > > > sistem bunga berbunga >>> > > > > thanx >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > -- >>> > > > > Lukman >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > >>> > > > -- >>> > > > Lukman >>> > > > >>> > > >>> > > >>> > > >>> > > >>> > > ------------------------------------ >>> > > >>> > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar >>> saham. >>> > > >>> > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN >>> ADMIN >>> > > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU >>> MENJUAL >>> > > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK >>> > > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. >>> > > >>> > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham >>> > > [email protected] untuk bergabung ke milis saham >>> > > Yahoo! Groups Links >>> > > >>> > > >>> > > >>> > > >>> > >>> > >>> > -- >>> > Lukman >>> > >>> >>> >>> >>> >>> ------------------------------------ >>> >>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. >>> >>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN >>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL >>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK >>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. >>> >>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham >>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham >>> Yahoo! Groups Links >>> >>> >>> >>> >> >> >> -- >> Lukman >> >> >> >> >> >> >> -- >> Lukman >> >> > > > -- Lukman
