salah sebut apa salah tulis?
mungkin di laporan dalam satuan ribu.. jadi 3 angka dihilangkan, dan dalam
konferensi pers salah sebut?
Masa, dalam satu hari laporan keuangan di revisi??

ND

2011/3/31 Saham Gorengan <[email protected]>

>
>
>   sumber :
> http://www.detikfinance.com/read/2011/03/31/064518/1605326/6/direvisi-bakrie-brothers-ternyata-rugi-rp-7-triliun-di-2010?f9911023
>
> *Jakarta* - Manajemen PT Bakrie & Brothers Tbk melakukan revisi atas rilis
> laporan keuangannya. Rugi tahun 2010 yang semula ditulis Rp 7,64 miliar
> ternyata yang benar adalah Rp 7,64 triliun. Aha!
>
> Dalam rilis yang disampaikan manajemen BNBR pada Rabu (30/3/2011),
> dikatakan bahwa akibat pelepasan saham, BNBR menderita net loss sebesar Rp
> 7.640.918.548<http://www.detikfinance.com/read/2011/03/30/204915/1605249/6/bakrie-brothers-ngaku-cuma-rugi-rp-76-miliar?f9911013>di
>  penghujung 2010.
>
> "Seharusnya ditulis... senilai Rp 7.640.918.548.000 (tujuh triliun enam
> ratus miliar sembilan ratus juta lima ratus empat puluh delapan ribu) atau
> disingkat  Rp 7,64 triliun," jelas Direktur BNBR Siddharta Moersjid dalam
> siaran persnya, Kamis (31/3/2011).
>
> "Atas kesalahan ini kami sampaikan permohonan maaf," tambah Siddharta.
>
> Angka kerugian tersebut berarti melonjak hingga 370% dibandingkan kerugian
> tahun 2009 yang 'hanya' Rp 1,627 triliun.
>
> Menurut BNBR, setelah tahun buku 2010, kerugian investasi akan turun tajam.
> Dengan demikian, beban potensi kerugian investasi tahun 2008 yang selama ini
> dipikul oleh BNBR telah terealisir, dan diharapkan tidak akan berdampak
> terhadap kinerja BNBR di tahun 2011.
>
> "Karena itu, saya sangat optimis, tahun 2011 ini dan juga tahun tahun
> selanjutnya, BNBR dapat menunjukkan kinerja keuangan yang akan meningkat
> pesat dan jauh lebih baik," kata Presiden Direktur & CEO BNBR Bobby Gafur
> Umar dalam siaran persnya.
>
> Dalam rilis sebelumnya juga dikatakan, perseroan mencatatkan perolehan
> pendapatan bersih sebesar Rp 13,2 triliun, naik hampir 72% jika dibandingkan
> pendapatan bersih tahun 2009 sebesar Rp. 7,6 triliun.
>
> Tahun lalu, BNBR juga merampungkan proses pelunasan pinjaman ke sejumlah
> kreditur melalui mekanisme debt buyback. Proses ini menurunkan posisi
> pinjaman BNBR senilai Rp 2,3 triliun.
>
> Sepanjang tahun 2010, harga saham BNBR ikut terkoreksi, dari Rp 84 per
> lembar di akhir tahun 2009 turun % menjadi Rp 65 per lembar.
>
> Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham BNBR ditutup stagnan di Rp
> 66 per lembar. Sahamnya diperdagangkan 2.595 kali dengan volume 482.114 lot
> senilai Rp 15,715 miliar.
>
> waduhhh.... gimana saham BNBR nih ???
> apa bakal mentok di 50 lagi ???
> 
>



-- 
add FB dengan email: [email protected]

Kirim email ke