Saran saya jauhi semua saham Bakrie krn banyak sekali intrik2 yg ga jelas. Pilih saham yang benar-benar sehat saja.
Best Regards, On Mar 31, 2011, at 16:27, Wahyu Yulianto Wibowo <[email protected]> wrote: > ya pak. sudah saya baca. > sudah saya cut loss saja dahulu. besok lihat2 saham yang baik > > Dari: panda <[email protected]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Jum, 1 April, 2011 13:22:41 > Judul: Re: Bls: [saham] Direvisi, Bakrie Brothers Ternyata Rugi Rp 7 Triliun > di 2010 > > > Maaf pak, turut prihatin, tapi beritanya bukan dar saya :p hehehe, kalo mau > cek di detik finance hari ini ada kok beritanya > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > From: Wahyu Yulianto Wibowo <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 31 Mar 2011 13:41:29 +0800 (SGT) > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Bls: [saham] Direvisi, Bakrie Brothers Ternyata Rugi Rp 7 Triliun di > 2010 > > > pak Panda apakah benar rugi Rp 7 triliun . bukan Rp7 milyar > di etrading news, rugi Rp7 milyar > mohon Pak penjelasan, karena saya nyangkut di harga 75 an. > ingin cutloss sudah tangung kepalang 8 bulan min > > terimakasih > wybowo > > > Dari: panda <[email protected]> > Kepada: [email protected] > Terkirim: Jum, 1 April, 2011 09:24:36 > Judul: Re: [saham] Direvisi, Bakrie Brothers Ternyata Rugi Rp 7 Triliun di > 2010 > > > kalo turun dalem mungkin mau dijeblosin dulu baru mau diangkat > Bandarnya maruk > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > From: Browry <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 31 Mar 2011 09:13:39 +0700 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Direvisi, Bakrie Brothers Ternyata Rugi Rp 7 Triliun di > 2010 > > > Setuju tuh Pak.. Nariknya kencang lagi. :). > > > 2011/3/31 jkunci <[email protected]> > > Waahh... Bisa2 ntar malah ditarik!! Bd bakrie emang laen dari yg laen.... :)) > > Salam, > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > From: Saham Gorengan <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Wed, 30 Mar 2011 17:33:04 -0700 (PDT) > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: [saham] Direvisi, Bakrie Brothers Ternyata Rugi Rp 7 Triliun di 2010 > > > sumber : > http://www.detikfinance.com/read/2011/03/31/064518/1605326/6/direvisi-bakrie-brothers-ternyata-rugi-rp-7-triliun-di-2010?f9911023 > > Jakarta - Manajemen PT Bakrie & Brothers Tbk melakukan revisi atas rilis > laporan keuangannya. Rugi tahun 2010 yang semula ditulis Rp 7,64 miliar > ternyata yang benar adalah Rp 7,64 triliun. Aha! > > Dalam rilis yang disampaikan manajemen BNBR pada Rabu (30/3/2011), dikatakan > bahwa akibat pelepasan saham, BNBR menderita net loss sebesar Rp > 7.640.918.548 di penghujung 2010. > > "Seharusnya ditulis... senilai Rp 7.640.918.548.000 (tujuh triliun enam ratus > miliar sembilan ratus juta lima ratus empat puluh delapan ribu) atau > disingkat Rp 7,64 triliun," jelas Direktur BNBR Siddharta Moersjid dalam > siaran persnya, Kamis (31/3/2011). > > "Atas kesalahan ini kami sampaikan permohonan maaf," tambah Siddharta. > > Angka kerugian tersebut berarti melonjak hingga 370% dibandingkan kerugian > tahun 2009 yang 'hanya' Rp 1,627 triliun. > > Menurut BNBR, setelah tahun buku 2010, kerugian investasi akan turun tajam. > Dengan demikian, beban potensi kerugian investasi tahun 2008 yang selama ini > dipikul oleh BNBR telah terealisir, dan diharapkan tidak akan berdampak > terhadap kinerja BNBR di tahun 2011. > > "Karena itu, saya sangat optimis, tahun 2011 ini dan juga tahun tahun > selanjutnya, BNBR dapat menunjukkan kinerja keuangan yang akan meningkat > pesat dan jauh lebih baik," kata Presiden Direktur & CEO BNBR Bobby Gafur > Umar dalam siaran persnya. > > Dalam rilis sebelumnya juga dikatakan, perseroan mencatatkan perolehan > pendapatan bersih sebesar Rp 13,2 triliun, naik hampir 72% jika dibandingkan > pendapatan bersih tahun 2009 sebesar Rp. 7,6 triliun. > > Tahun lalu, BNBR juga merampungkan proses pelunasan pinjaman ke sejumlah > kreditur melalui mekanisme debt buyback. Proses ini menurunkan posisi > pinjaman BNBR senilai Rp 2,3 triliun. > > Sepanjang tahun 2010, harga saham BNBR ikut terkoreksi, dari Rp 84 per lembar > di akhir tahun 2009 turun % menjadi Rp 65 per lembar. > > Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham BNBR ditutup stagnan di Rp 66 > per lembar. Sahamnya diperdagangkan 2.595 kali dengan volume 482.114 lot > senilai Rp 15,715 miliar. > > waduhhh.... gimana saham BNBR nih ??? > apa bakal mentok di 50 lagi ??? > >
