Boleh sharing nih bang Ian?

Mana yang lebih beresiko??

Kalau pendapat saya pribadi sih, malah jangan melihat dari sisi resikonya bang 
Irwan? tapi alangkah baiknya pertanyaannya diganti menjadi mana yang paling 
menguntungkan? :)

Karena secara tidak langsung terbawa ke alam bawa sadar kita bahwa berinvetasi 
baik di sektor riil atau sektor saham adalah penuh dengan resiko buesar.

Kalau menurut pengalaman saya sih kita akan dapat membedakan atau menentukan 
mana yang lebih menguntungkan (mana yg lebih bersiko) antara bisnis riil dengan 
invest saham? kita dapat menjawabnya jika kita pernah melakukan keduanya dengan 
modal dan time frame yang sama. Jadi membandingkannya bisa fair dan benar2 
terukur.

Malah kalau saya pribadi masih dalam tahap membandingkan mana antara bisnis 
riil dengan saham yg paling menguntungkan, coz saya masih belum genap 5 bulan 
memulai invest saham. Dan malah saya pun masih mencari2 style mana yang cocok 
dan memberikan gain yg optimal antara trading or full invest (buy and hold 
selama sekian tahun).

Saya baru start mendaftar salah satu sekuritas pada 11 Nopember 2010, sampai 
kemaren per tgl 31-3-2011 total gain yang saya dapat +- 5,8% dan menurut saya 
masih kurang optimal jika dibandingkan bisnis riil yang pernah saya geluti 
beberapa tahun lalu di Jkt yaitu jual beli mobil bekas.
Atau mungkin hasil yg sy dapat selama ini emang kurang maksimal krn saya masih 
menggunakan sistem semi trading, bukan full invest, atau mungkin time framenya 
yg kurang lama yg hanya sekitar 4 bulanan.

Tapi dari 4 (empat) bulanan saya menggeluti invest saham, saya bisa menarik 
kesimpulan yang mungkin belum dapat dipakai acuan krn masih sedikitnya time 
frame tadi, yaitu :

-keuntungan bermain saham selain dari hasilnya yaitu kita lebih bisa 
berkonsentrasi dalam pekerjaan utama kita yaitu sebagai pekerja kantoran spt 
saya.
-dibandingkan bisnis riil (jual beli mobil) saya lebih minim resiko yaitu 
resiko terhadap mobil itu sendiri spt khawatir mobilnya ternyata butuh 
perbaikan, resiko keabsahan suratnya, kehilangan dsb jika dibandingkan saham 
kita tdk perlu tempat, atau pegawai (jika mempunyai pegawai), pengeluaran 
perawatan dsb.
- tetapi yang tidak ada di invest saham dibandingkan dg bisnis riil yaitu kita 
akan kehilangan sentuhan/approach dg orang lain yang bisa jadi merupakan seni 
atau kepuasan tersendiri dalam bisnis yg kita geluti spt saat tawar 
menawar(nego), saat transaksi, membayar gaji pegawai dsb, karena bisnis atau 
invest saya yakin tidak hanya melulu uang atau keuntngan yg kita cari yaitu 
adanya kepuasan tersendiri dalam menjalankan bisnis kita misalnya bisa ketemu 
orng lain atau bisa menggaji orang lain.

Tapi dari itu semua menurut saya yang penting apakah kita nyaman atau tidak 
dengan invest atau bisnis riil yg akan atau sudah kita geluti....kembali ke 
pribadi kita masing-masing....Saya pun jika ada kesempatan kembali tugas ke jkt 
saya akan membagi dua yaitu antara bisnis riil dan tetep invest saham krn 
keduanya menurut saya menarik dan menjanjikan.

Begitu saja bang Ian sharing saya, mohon maaf kalau kepanjangan 
ya....he...he....


Salam,

Taufik - Medan



 



  



Kirim email ke