iya, hihihi... saya pikir individual thanks semuanya udah dijelaskan :) 2011/4/29 <[email protected]>
> > > Sy menangkapnya si penanya berpikir bang Ian sedang membahas utk saham > secara individual..sedangkan sebenarnya bang Ian membahas IHSGnya. Gitu kali > ya :) > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: *Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > *Sender: *[email protected] > *Date: *Fri, 29 Apr 2011 09:06:05 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: *[email protected] > *Subject: *Re: [saham] Beware! Ada indikasi Bandar Sudah Open Sale! > > > > IHSG mewakili banyak saham yang terdaftar di bursa saham Indonesia. > > Katakan ada saham 2nd atau 3rd liner dengan harga 60 perak (katakan saja > turun sekitar 10% dari hari sebelumnya). Market cap nya hanya 500 milyar. > Ada volume transaksi satu milyar lembar, maka nilai perdagangannya adalah > kurang lebih katakan saja 60 milyar. > > Disisi lain, ada saham yang harganya 6000 perak (katakan naik sekitar 2% > dari penutupan sebelumnya) , market cap nya 100 triliun. Volume > perdagangannya 50 juta lembar maka katakan saja valuasi perdagangannya jadi > sekitar 300 milyar. > > Maka, kalau kita melihat volume perdagangan, maka jadi menyesatkan karena > seolah2 volumenya tinggi mencapai 1 milyar 50 juta lembar. Padahal, volume 1 > milyar itu disumbang oleh saham kecil dengan market cap kecil. Justru yg > volume kecil, 50 juta lembar malah memberikan kontribusi jauh lebih besar ke > perubahan IHSG dimana market cap nya mencapai 100 triliun sehingga bobotnya > ke IHSG lebih besar dari yg market cap nya hanya 500 milyar dan juga nilai > perdagangan juga mencapai 300 milyar. > > Moga2 sekarang makin jelas melihat poin yang saya sampaikan. > > Bila ingin menggunakan volume, lebih baik hanya ke saham saja, jangan ke > IHSG, karena kurang tepat. IHSG lebih tepat pakai valuasi perdagangan > ketimbang volume perdagangan. Hal ini karena volume perdagangan bisa > menyesatkan dan tidak menggambarkan kondisi IHSG yg sebenarnya seperti sudah > saya buatkan contohnya di atas. :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/4/29 agrilover <[email protected]> > >> >> >> Bang IAN, >> apa bedanya value trx vs vol trx? >> toh value = vol x harga sahamnya >> sama2 menyesatkan dong? >> mohon pencerahannya >> >> 2011/4/29 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> >>> >>> >>> Hati2 dengan volume transaksi di IHSG, karena bisa menyesatkan/menjebak >>> dalam pengambilang kesimpulan akhir. Lebih baik lihat value transaksi (nilai >>> perdagangan) ketimbang volume transaksi. >>> >>> Sekedar sharing saja :) >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >>> >>> 2011/4/28 Angelo Michel <[email protected]> >>> >>>> >>>> >>>> Setelah *Bullish Cage* gagal meneruskan kenaikan Indeks, *Red >>>> Arrow*memberikan sinyal jual. Upaya indeks untuk menembus ke atas >>>> *resistance* pun gagal. Ini menunjukkan ada kekuatan jual yang cukup >>>> besar. Ini diteguhkan lagi oleh volume transaksi yang besar. Jika ini benar >>>> berarti Bandar sudah Open Sale! >>>> Dibutuhkan kekuatan beli yang mampu mendorong indeks menembus * >>>> resistance* di *3815* agar kekuatan jual ini dapat dipatahkan. >>>> Maka, ini adalah pengingat agar berhati-hati karena jika tidak ada >>>> kekuatan beli yang bisa memenuhi syarat di atas, koreksi dengan penurunan >>>> akan cukup dalam. >>>> >>>> *DISCLAIMER ON* >>>> >>>> Grafik di atas adalah hasil AMTACharts (http://id.amtacharts.com) >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>> >> >> >> > >
