Sekedar info CSR BRI memang sejalan dengan bisnisnya sehingga bukan sekedar 
buang buang duit contoh yg dilaksanakan adlah BRI farm yang bantu peternak yg 
terkena erupsi merapi coba baca infobank mei, terus ada program peduli pasar 
rakyat tentu program ini sejalan dg fokus bisnis bri di bid umkm. Jadi ujungnya 
yg untung ya stake holder dan stock holder juga, masih banyak contoh lain ttg 
csr di BMRI,BBNI dll
Salam
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: agrilover <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 9 May 2011 07:36:05 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Re: BBRI0605

Saya sependapat dgn ibu fatma,
IMHO, fungsi CSR bukan bagi duit cuma2 dari helikopter, tp sudah mengarah ke
peningkatan marketing share, branding position, menurunkan biaya ops (iklan,
hadiah), meningkatkan citra perushaan dsb. tentunya harus dipikirkan matang2
untuk obyek target CSR nya agar tepat sasaran.

Khusus BRI, lebih effective untuk membangun pasar rakyat bg pedagang2,
membuka peluang usaha baru sehingga pedagang pun ambil kredit drsana
,dibanding membuat iklan milyaran di tv, bagi2 hadiah.
Berbeda dengan BBCA mmg harus bagi2 hadiah mobil > 1 M untuk promosi karena
nasabah bs dikatakan menengah ke atas. BBRI bagi sepeda motor aja nasabahnya
sudah seneng langsung potong kambing :D


2011/5/9 Fatmawati S <[email protected]>

>
>
> Dangkal sekali pemahaman Anda tentang CSR (corporate social
> responsibility). Konteks pemahaman Anda atas CSR yang sifatnya terbatas
> kepada filantropi itu adalah konsep CSR zaman purba yang kurang lebih
> sifatnya derma atas dasar iba. Lebih update sedikit dengan kemajuan zaman
> sekarang, CSR itu cakupannya lebih luas daripada sekadar amal bakti sosial,
> dan sudah memiliki indikator tersendiri yang dapat mempengaruhi kinerja
> bisnis usaha. Jangan bayangkan CSR cuma bagi-bagi duit ke pengemis, tapi
> bayangkan CSR itu adalah upaya langsung/tidak langsung yang akan
> berimplikasi kepada pencitraan perusahaan. Bayangkan dengan ber-CSR
> perusahaan sedang melakukan suatu kampanye.
>
> Dalam akuntansi keuangan, biaya pencitraan kurang lebih substansinya Anda
> bisa persamakan dengan biaya 'marketing'/iklan. Jadi, uang perusahaan tidak
> ada yang hilang. CSR for profit.
>
> fatma.
> 2011/5/7 i0n_n0i <[email protected]>
>
>>
>>
>> kalau RUPS Tahunan Bank Mandiri pada 23 Mei 2011 juga melakukan hal yang
>> sama dengan Bank BRI, saya akan melikuidasi seluruh portofolio BMRI dan BBRI
>> yang totalnya mencapai 55% dari seluruh portofolio pribadi saya berapapun
>> harganya. Saya tidak mau menjadi orang "bego" yang mana sudah mengeluarkan
>> modal tapi hanya dibagi 20% sedang alokasi CSR menjadi 4% yang jika dihitung
>> mencapai 20% (4/20=20%) dari jatah yang mesti saya terima yang mana juga
>> dari 20% deviden yang saya terima juga harus dipotong pph 10%.
>>
>> Kepedulian sosial wajib, tapi kan semua ada jalurnya. Seperti tulisan saya
>> sebelumnya, ketimbang naikin CSR mending pertajam kwalitas kredit seperti
>> adanya tanda kelulusan dari lembaga lingkungan hidup dan lembaga analisis
>> dampak usaha mikro sekitar areal objek usaha tempat kredit diberikan.
>>
>> Bank tidak boleh memberi kredit pada dunia usaha yang merusak lingkungan,
>> begitupun bank tidak boleh memberikan kredit pada dunia usaha yang mana bila
>> pengusaha melakukan usaha spt proposal kredit maka usaha mikro sekitar
>> tempat usaha akan tutup/lemah.
>>
>> Model demikian jauh lebih efektif ketimbang program CSR. Mungkin program
>> CSR lebih tepat diberikan untuk korban bencana alam langsung, dan jumlahnya
>> bisa dimintakan kepada pemegang saham dalam RUPS berikut tanpa harus
>> dipotong lebih dulu sekian persen dari perolehan perseroan.
>>
>>
>> --- In [email protected], tsunamizawa tsunamizawa <tsunamizawa@...>
>> wrote:
>> >
>> > still in BEARISH ZONE.................
>> >
>>
>>
>  
>

Kirim email ke