Sebagai berikut : dengan asumsi Inflasi sebesar : 10 % setahun
dengan asumsi suku bunga deposito 7 % setahun .
(seharusnya memakai suku bunga obligasi. sayang nya kebanyakaan nga mengenal
hal itu)
Maka : bila return nya 15 % setahun saja . menjadi nga layak .
Bila asumsi return nya 20 % setahun :
Biaya hidup : 1.000.000 sebulan Modal :
120.000.000 cadangan biaya hidup setahun di muka :
12.000.000,-
5.000.000
600.000.000
60.000.000,-
10.000.000
1.200.000.000
120.000.000,-
Bila asumsi return nya 25 % setahun :
Biaya hidup : 1.000.000 sebulan Modal :
80.000.000 cadangan biaya hidup setahun di muka :
12.000.000,-
5.000.000
400.000.000
60.000.000,-
10.000.000
800.000.000
120.000.000,-
Bila asumsi return nya 30 % setahun :
Biaya hidup : 1.000.000 sebulan Modal :
60.000.000 cadangan biaya hidup setahun di muka :
12.000.000,-
5.000.000
120.000.000
60.000.000,-
10.000.000
600.000.000
120.000.000,-
Semoga berguna bagi yg membutuhkan .
2011/6/2 <[email protected]>
>
>
> sudah saya sebutkan pak lukman,
>
> 1. return setahun dalam % harus minimal 2 x inflasi pertahun. kalo misalnya
> inflasi 10% maka return minimal harus 20% pertahun.
> 2. dalam rupiah tetap, return harus 2 x biaya hidup saat ini.
>
> salam,
>
>
>
> On 6/2/2011 11:23 PM, Lukman jkt wrote:
>
>
> Pak Blessing8189
>
>
> Terima kasih atas pendapat bapak.
>
>
> Adapaun soal : bisakah return kita tetap konsisten dari trading?
>
> inipun mejadi bahan yg perlu di pertimbangkan.
> Misal nya dengan memakai asumsi setahun nya adalah :
>
> 20 % ----- maka harusnya = 148.83 % / 5 tahun.
> 25 % ----- = 205.18% / 5 tahun.
> 30 %------ = 271.29 % / 5 tahun
>
> itu salah satu sebabnya mengapa saya tidak memakai asumsi berapa persen
> dalam sebulan.
> tapi lebih memakai setahun.
>
> Bisa kah bapak memberikan perkiraan berapakah persentase yg wajar wajar
> saja dalam setahun nya ?
>
>
> Jawaban bapak sangat saya nantikan .
>
>
> Salam
>
> Lukman
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 2011/6/2 <[email protected]>
>
>> ikut comment ya pak lukman,
>> menurut saya, untuk trading for living bisa saja dengan syarat return dari
>> trading minimal harus bisa 2 x inflasi dan tentunya harus konsisten :)
>>
>> pak lukman tampaknya ingin mencari berapa modal ideal yg di perlukan untuk
>> trading for living ?
>> kalo saya metodenya simple saja.
>> 1. kita cari dulu biaya hidup kita berapa 1 tahun. contoh: 120 jt/tahun
>> 2. return trading kita harus bisa minimal 2 x biaya hidup kita. jadi
>> return 1 tahun harus bisa 120jt x 2 = 240 jt
>> 3. dari 240 jt kita bagikan dengan 2 x inflasi. contoh: inflasi 10% ( 2x
>> 10% = 20%) = 240/0.2 = 1,2 M
>> 4. jadi 1.2 M adalah modal yang ideal untuk trading for living, bila biaya
>> hidup kita adalah 120jt/tahun dan kita bisa konsisten profit 2 x inflasi.
>>
>> pertanyaan yang muncul pada akhirnya :
>> bisakah return kita tetap konsisten dari trading? :)
>>
>> salam,
>>
>>
>>
>> On 6/2/2011 1:00 PM, Lukman jkt wrote:
>>
>>
>> Dalam diskusi ini ,
>> No 1. Saya lebih menitik berat kan kepada kecukupan modal yg dapat di
>> siapkan . sudah tentu ini bukan hal yg mudah di selesaikan ( padat modal)
>> No 2. Persiapan yg harus di lakukan , sebelum terjun ke market /
>> percobaan pengenalan market , dan disamping untuk mengetahui bakat kah
>> pelaku nya ? .
>> No 3. Teknik dalam trading di saham . menurut ku , harus di sesuaikan
>> dengan karakter pelaku nya .
>>
>> Untuk No1.
>> Disini saya asumsi kan kebutuhan sebulan nya hanya sejuta rp . ( tinggal
>> di hitung saja kelipatan nya .)
>> dengan gambar di bawah ini :
>> Tapi kesalahan dalam perhitungan di modal nya . marilah kita bersama
>> memecahkan masalah ini :
>>
>> _._,___
>
>
>
>
--
Lukman