mungkin yg dimaksud P Lukman adalah : biaya hidup yg ditanggung + faktor modal yg anti tergerus inflasi.
Jadi +240 jt itu utk melindungi modal dari inflasi, sedangkan +120 jt utk biaya hidup. Sehingga untuk tahun berikutnya modal menjadi 2.64 M dan biaya hidup adalah 132 jt. Bukankah realitas biaya hidup juga dipengaruhi oleh inflasi? Kalau model tidak dibuat seperti itu, uang 120 jt pada 10 tahun mendatang tidak akan bisa mengcover biaya hidup. Regards, Jimmy Gunawan On 6/3/2011 1:11 AM, Irwan Ariston Napitupulu wrote: > Ralat sedikit, maksudnya biaya hidup tahun depan bukan 131 juta > melainkan 132 juta, alias 10% lebih tinggi dari 120 juta. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/6/3 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected] > <mailto:[email protected]>> > > Kalau modal 2,4 milyar, dan perkiraan cuan 15% per tahun, maka > perkiraan cuan dalam rupiah setahun adalah Rp360 juta. > Kalau biaya hidup sekaran 120 juta per tahun, perkiraan inflasi 10% > per tahun, maka di tahun depan perkiraan biaya hidup setahun menjadi > 131 juta. > > Angka cuan 360 juta, berlipat2 dari kebutuhan yg hanya 131 juta :) > > Berarti hitungan di bawah masih belum tepat. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/6/3 <[email protected] <mailto:[email protected]>> > > > > hmm.. > sangat menarik pak lukman, > > saya jadi tau rumusnya :) > > biaya hidup > modal ideal = ------------------------ > ( return - inflasi ) > > jadi untuk bisa trading for living dengan kemampuan return hanya > 15% setahun perlu modal 2,4 M bila biaya hidup 120jt /tahun dan > tingkat inflasi 10% setahun. > > 120 jt > ------------------ = 2,4 M > (15% - 10%) > > > salam, > > > On 6/3/2011 12:05 AM, Lukman jkt wrote: >> >> Sebagai berikut : dengan asumsi Inflasi sebesar : 10 % setahun >> dengan asumsi suku bunga deposito 7 >> % setahun . (seharusnya memakai suku bunga obligasi. sayang >> nya kebanyakaan nga mengenal hal itu) >> >> Maka : bila return nya 15 % setahun saja . menjadi nga layak . >> >> >> Bila asumsi return nya 20 % setahun : >> Biaya hidup : 1.000.000 sebulan Modal : >> 120.000.000 cadangan biaya hidup setahun di muka >> : 12.000.000,- >> >> 5.000.000 >> 600.000.000 >> 60.000.000,- >> >> 10.000.000 >> 1.200.000.000 >> 120.000.000,- >> >> Bila asumsi return nya 25 % setahun : >> Biaya hidup : 1.000.000 sebulan Modal : >> 80.000.000 cadangan biaya hidup setahun di muka >> : 12.000.000,- >> >> 5.000.000 >> 400.000.000 >> 60.000.000,- >> >> 10.000.000 >> 800.000.000 >> 120.000.000,- >> >> Bila asumsi return nya 30 % setahun : >> Biaya hidup : 1.000.000 sebulan Modal : >> 60.000.000 cadangan biaya hidup setahun di muka >> : 12.000.000,- >> >> 5.000.000 >> 120.000.000 >> 60.000.000,- >> >> 10.000.000 >> 600.000.000 >> 120.000.000,- >> >> >> Semoga berguna bagi yg membutuhkan . >> >> >> >> 2011/6/2 <[email protected] <mailto:[email protected]>> >> >> >> >> sudah saya sebutkan pak lukman, >> >> 1. return setahun dalam % harus minimal 2 x inflasi >> pertahun. kalo misalnya inflasi 10% maka return minimal >> harus 20% pertahun. >> 2. dalam rupiah tetap, return harus 2 x biaya hidup saat ini. >> >> salam, >> >> >> >> On 6/2/2011 11:23 PM, Lukman jkt wrote: >>> Pak Blessing8189 >>> >>> >>> Terima kasih atas pendapat bapak. >>> >>> >>> Adapaun soal : bisakah return kita tetap konsisten dari >>> trading? >>> >>> inipun mejadi bahan yg perlu di pertimbangkan. >>> Misal nya dengan memakai asumsi setahun nya adalah : >>> >>> 20 % ----- maka harusnya = 148.83 % / 5 tahun. >>> 25 % ----- = 205.18% / 5 tahun. >>> 30 %------ = 271.29 % / 5 tahun >>> >>> itu salah satu sebabnya mengapa saya tidak memakai >>> asumsi berapa persen dalam sebulan. >>> tapi lebih memakai setahun. >>> >>> Bisa kah bapak memberikan perkiraan berapakah persentase >>> yg wajar wajar saja dalam setahun nya ? >>> >>> >>> Jawaban bapak sangat saya nantikan . >>> >>> >>> Salam >>> >>> Lukman >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> 2011/6/2 <[email protected] >>> <mailto:[email protected]>> >>> >>> ikut comment ya pak lukman, >>> menurut saya, untuk trading for living bisa saja >>> dengan syarat return dari trading minimal harus bisa >>> 2 x inflasi dan tentunya harus konsisten :) >>> >>> pak lukman tampaknya ingin mencari berapa modal ideal >>> yg di perlukan untuk trading for living ? >>> kalo saya metodenya simple saja. >>> 1. kita cari dulu biaya hidup kita berapa 1 tahun. >>> contoh: 120 jt/tahun >>> 2. return trading kita harus bisa minimal 2 x biaya >>> hidup kita. jadi return 1 tahun harus bisa 120jt x 2 >>> = 240 jt >>> 3. dari 240 jt kita bagikan dengan 2 x inflasi. >>> contoh: inflasi 10% ( 2x 10% = 20%) = 240/0.2 = 1,2 M >>> 4. jadi 1.2 M adalah modal yang ideal untuk trading >>> for living, bila biaya hidup kita adalah 120jt/tahun >>> dan kita bisa konsisten profit 2 x inflasi. >>> >>> pertanyaan yang muncul pada akhirnya : >>> bisakah return kita tetap konsisten dari trading? :) >>> >>> salam, >>> >>> >>> >>> On 6/2/2011 1:00 PM, Lukman jkt wrote: >>>> Dalam diskusi ini , >>>> No 1. Saya lebih menitik berat kan kepada kecukupan >>>> modal yg dapat di siapkan . sudah tentu ini bukan >>>> hal yg mudah di selesaikan ( padat modal) >>>> No 2. Persiapan yg harus di lakukan , sebelum >>>> terjun ke market / percobaan pengenalan market , dan >>>> disamping untuk mengetahui bakat kah pelaku nya ? . >>>> No 3. Teknik dalam trading di saham . menurut ku , >>>> harus di sesuaikan dengan karakter pelaku nya . >>>> >>>> Untuk No1. >>>> Disini saya asumsi kan kebutuhan sebulan nya hanya >>>> sejuta rp . ( tinggal di hitung saja kelipatan nya .) >>>> dengan gambar di bawah ini : >>>> Tapi kesalahan dalam perhitungan di modal nya . >>>> marilah kita bersama memecahkan masalah ini : >>> >> _._,___ >> >> >> >> >> >> -- >> Lukman >> > > > > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
