kalo memang ada perhitungan yang baku, sungguh beruntung kalo pak irwan mau share :) saya cuma pakai kalkulator dagang saja pak, plus sedikit simulasi di excel sheet. dan tidak mengerti finance yg komplek.

untuk hitungan di excel, modal untuk tahun2 berikutnya sudah dikurangi dengan biaya hidup koq pak..
mungkin pak irwan belum memperhatikan formulanya saja. :)

buat yang punya rumus yang lebih tokcer, boleh dong di sharing.

NB: rumus saya hanya rumus pedagang, bukan rumus finance baku. thx.

salam,


On 6/3/2011 9:24 AM, Irwan Ariston Napitupulu wrote:

Betul Pak, perhitungan harus benar. Jangan berlebih jangan juga kekurangan. Itu sebabnya ada ilmu finance yg bisa menghitung kasus seperti itu. Saya pernah tampilkan di Indovision channel 95 tentang perhitungan persiapan pensiun dengan kondisi yg lebih kompleks. Rumusan seperti itu bisa juga dipakai untuk kasus yg dibicarakan disini, menentukan berapa modal yg dibutuhkan. Ada rumusan finance nya.

Kalau menghitung real return itu bukan dengan cara perkiraan keuntungan dikurangi dengan perkiraan tingkat infilasi, melainkan dengan rumus:

1+ perkiraan cuan
------------------------ - 1 = perkiraan real return
1+perkiraan inflasi

Itu rumus finance nya.

By the way, hitungan Pak Blessing yg di excel itu kurang tepat.
Kalau mau hitung tahun per tahun, maka hitunglah perkiraan untung dari modal yg ada, lalu dikurangi dengan biaya hidup, maka sisanya akan menjadi modal trading di tahun berikutnya. Jadi, angka modal tidak terlihat terus bertambah seperti di tabel tersebut, karena memang hasilnya harus dikurangi biaya hidup tahun yg berikutnya. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2011/6/3 <[email protected] <mailto:[email protected]>>



    memang betul pak irwan, kalo ada lagi variabel "berapa lama
    perkiraan umur hidup", beda lagi ceritanya :)

    point yang ingin kita coba cari di sini kan angka idealnya pak irwan.
    arti ideal bagi saya, bisa menutupi kebutuhan hidup, dan dari
    tahun ke tahun ada peningkatan kesejahteraan hidup itu sendiri.

    saya sendiri juga baru tersadar setelah ada topik pak lukman yang
    kritis ini. ternyata kita tidak boleh meremehkan the power of
    inflation :)
    dan kita juga tidak boleh asal YAKIN bilang misalnya: "saya punya
    modal 200 jt, return setahun bisa sampai 30% konsisten, biaya
    hidup saya cuman 45jt/ petahun, jadi masih ada saving 15 jt. saya
    bisa trading for living "
    ternyata tidak betul. karena dengan data di atas, tidak bisa
    trading for living, tapi bisanya trading for 15 year saja sebelum
    bangkrut. dan dalam 15 tahun trading itupun taraf kesejahteraannya
    malah makin menurun.

    saya lampirkan saja hasil coret2 xls saya buat yang ingin tahu dan
    utak atik.
    1. yg di arsir kuning, adalah variabel yg bisa di input sendiri..
    ditambah atau di kurangi.
    2. coba perhatikan kalo modal ideal dikurangi 10% saja, dan lihat
    hasilnya.. kalo saya sih tidak mau trading tapi gak sejahtera2,
    dapat capeknya aja :)
    3. coba perhatikan pula bagaimana kalo return dikurangi ?
    4. biaya hidup di tambahkan 10% ?

    salam,



    On 6/3/2011 2:22 AM, Irwan Ariston Napitupulu wrote:

    Saya paham maksudnya, tapi perhitungan seperti itu tidak bisa
    dibenarkan secara finance.
    Ada kekurangan kriteria dalam soal, yaitu sampai berapa lama
    perkiraan hidupnya.

    Hal ini karena, bila ternyata harapan hidup orang tersebut masih
    lebih
    dari 53 tahun lagi, maka di tahun ke 54, walau dengan modal 2,4
    milyar, maka di tahun ke 54 tidak akan cukup lagi membiayai termasuk
    modalnya juga ludas dimakan biaya hidup.

    Tapi, bila harapan hidupnya hanya tinggal 20 tahun lagi, maka dia
    cukup punya modal sekitar Rp1.555.000.000.

    Bila harapan hidupnya tinggal 10 tahun lagi, maka dia cukup punya
    modal sekitar Rp948 juta.

    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu

    2011/6/3 Jimmy Gunawan <[email protected]
    <mailto:dailymp3%40gmail.com>>:
    > mungkin yg dimaksud P Lukman adalah :
    > biaya hidup yg ditanggung + faktor modal yg anti tergerus inflasi.
    >
    > Jadi +240 jt itu utk melindungi modal dari inflasi, sedangkan
    +120 jt
    > utk biaya hidup.
    >
    > Sehingga untuk tahun berikutnya modal menjadi 2.64 M dan biaya
    hidup
    > adalah 132 jt.
    >
    > Bukankah realitas biaya hidup juga dipengaruhi oleh inflasi?
    > Kalau model tidak dibuat seperti itu, uang 120 jt pada 10 tahun
    > mendatang tidak akan bisa mengcover biaya hidup.
    >
    >
    >
    > Regards,
    >
    > Jimmy Gunawan
    >
    >
    >
    > On 6/3/2011 1:11 AM, Irwan Ariston Napitupulu wrote:
    >> Ralat sedikit, maksudnya biaya hidup tahun depan bukan 131 juta
    >> melainkan 132 juta, alias 10% lebih tinggi dari 120 juta.
    >>
    >> jabat erat,
    >> Irwan Ariston Napitupulu
    >>
    >> 2011/6/3 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]
    <mailto:irwanariston%40gmail.com>
    >> <mailto:[email protected] <mailto:irwanariston%40gmail.com>>>
    >>
    >>     Kalau modal 2,4 milyar, dan perkiraan cuan 15% per tahun, maka
    >>     perkiraan cuan dalam rupiah setahun adalah Rp360 juta.
    >>     Kalau biaya hidup sekaran 120 juta per tahun, perkiraan
    inflasi 10%
    >>     per tahun, maka di tahun depan perkiraan biaya hidup
    setahun menjadi
    >>     131 juta.
    >>
    >>     Angka cuan 360 juta, berlipat2 dari kebutuhan yg hanya 131
    juta :)
    >>
    >>     Berarti hitungan di bawah masih belum tepat.
    >>
    >>     jabat erat,
    >>     Irwan Ariston Napitupulu
    >>
    >>     2011/6/3 <[email protected]
    <mailto:blessing8189%40gmail.com> <mailto:[email protected]
    <mailto:blessing8189%40gmail.com>>>
    >>
    >>
    >>
    >>         hmm..
    >>         sangat menarik pak lukman,
    >>
    >>         saya jadi tau rumusnya :)
    >>
    >>                                    biaya hidup
    >>         modal ideal = ------------------------
    >>                                   ( return - inflasi )
    >>
    >>         jadi untuk bisa trading for living dengan kemampuan
    return hanya
    >>         15% setahun perlu modal 2,4 M bila biaya hidup 120jt
    /tahun dan
    >>         tingkat inflasi 10% setahun.
    >>
    >>             120 jt
    >>         ------------------ = 2,4 M
    >>         (15% - 10%)
    >>
    >>
    >>         salam,
    >>
    >>
    >>         On 6/3/2011 12:05 AM, Lukman jkt wrote:
    >>>
    >>>         Sebagai berikut :  dengan asumsi Inflasi  sebesar :
    10 % setahun
    >>>                                   dengan asumsi suku bunga
    deposito 7
    >>>         % setahun . (seharusnya memakai suku bunga obligasi.
    sayang
    >>>         nya kebanyakaan nga mengenal hal itu)
    >>>
    >>>         Maka : bila return nya 15 %  setahun saja . menjadi
    nga layak .
    >>>
    >>>
    >>>         Bila asumsi return nya 20 % setahun :
    >>>         Biaya hidup  :  1.000.000 sebulan             Modal :
    >>>         120.000.000             cadangan biaya hidup setahun
    di muka
    >>>         :   12.000.000,-
    >>>
    >>>         5.000.000
    >>>         600.000.000
    >>>         60.000.000,-
    >>>
    >>>         10.000.000
    >>>         1.200.000.000
    >>>         120.000.000,-
    >>>
    >>>         Bila asumsi return nya 25 % setahun :
    >>>         Biaya hidup  :  1.000.000 sebulan             Modal :
    >>>         80.000.000             cadangan biaya hidup setahun
    di muka
    >>>         :   12.000.000,-
    >>>
    >>>         5.000.000
    >>>         400.000.000
    >>>         60.000.000,-
    >>>
    >>>         10.000.000
    >>>         800.000.000
    >>>         120.000.000,-
    >>>
    >>>         Bila asumsi return nya 30 % setahun :
    >>>         Biaya hidup  :  1.000.000 sebulan             Modal :
    >>>         60.000.000             cadangan biaya hidup setahun
    di muka
    >>>         :   12.000.000,-
    >>>
    >>>         5.000.000
    >>>         120.000.000
    >>>         60.000.000,-
    >>>
    >>>         10.000.000
    >>>         600.000.000
    >>>         120.000.000,-
    >>>
    >>>
    >>>         Semoga berguna bagi yg membutuhkan .
    >>>
    >>>
    >>>
    >>>         2011/6/2 <[email protected]
    <mailto:blessing8189%40gmail.com> <mailto:[email protected]
    <mailto:blessing8189%40gmail.com>>>
    >>>
    >>>
    >>>
    >>>             sudah saya sebutkan pak lukman,
    >>>
    >>>             1. return setahun dalam % harus minimal 2 x inflasi
    >>>             pertahun. kalo misalnya inflasi 10% maka return
    minimal
    >>>             harus 20% pertahun.
    >>>             2. dalam rupiah tetap, return harus 2 x biaya
    hidup saat ini.
    >>>
    >>>             salam,
    >>>
    >>>
    >>>
    >>>             On 6/2/2011 11:23 PM, Lukman jkt wrote:
    >>>>             Pak Blessing8189
    >>>>
    >>>>
    >>>>             Terima kasih atas pendapat bapak.
    >>>>
    >>>>
    >>>>             Adapaun soal : bisakah return kita tetap
    konsisten dari
    >>>>             trading?
    >>>>
    >>>>             inipun mejadi bahan yg perlu di pertimbangkan.
    >>>>             Misal nya  dengan memakai asumsi setahun nya
    adalah :
    >>>>
    >>>>             20 % ----- maka  harusnya = 148.83 % / 5 tahun.
    >>>>             25 % -----                         =  205.18% /
    5 tahun.
    >>>>             30 %------                         =  271.29 % /
    5 tahun
    >>>>
    >>>>             itu salah satu sebabnya mengapa saya tidak memakai
    >>>>             asumsi  berapa persen dalam sebulan.
    >>>>             tapi lebih memakai setahun.
    >>>>
    >>>>             Bisa kah bapak memberikan perkiraan berapakah
    persentase
    >>>>             yg wajar wajar saja dalam setahun nya ?
    >>>>
    >>>>
    >>>>             Jawaban bapak sangat saya nantikan .
    >>>>
    >>>>
    >>>>             Salam
    >>>>
    >>>>             Lukman
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>             2011/6/2 <[email protected]
    <mailto:blessing8189%40gmail.com>
    >>>> <mailto:[email protected]
    <mailto:blessing8189%40gmail.com>>>
    >>>>
    >>>>                 ikut comment ya pak lukman,
    >>>>                 menurut saya, untuk trading for living bisa saja
    >>>>                 dengan syarat return dari trading minimal
    harus bisa
    >>>>                 2 x inflasi dan tentunya harus konsisten :)
    >>>>
    >>>>                 pak lukman tampaknya ingin mencari berapa
    modal ideal
    >>>>                 yg di perlukan untuk trading for living ?
    >>>>                 kalo saya metodenya simple saja.
    >>>>                 1. kita cari dulu biaya hidup kita berapa 1
    tahun.
    >>>>                 contoh: 120 jt/tahun
    >>>>                 2. return trading kita harus bisa minimal 2
    x biaya
    >>>>                 hidup kita. jadi return 1 tahun harus bisa
    120jt x 2
    >>>>                 = 240 jt
    >>>>                 3. dari 240 jt kita bagikan dengan 2 x inflasi.
    >>>>                 contoh: inflasi 10% ( 2x 10% = 20%) =
    240/0.2 = 1,2 M
    >>>>                 4. jadi 1.2 M adalah modal yang ideal untuk
    trading
    >>>>                 for living, bila biaya hidup kita adalah
    120jt/tahun
    >>>>                 dan kita bisa konsisten profit 2 x inflasi.
    >>>>
    >>>>                 pertanyaan yang muncul pada akhirnya :
    >>>>                 bisakah return kita tetap konsisten dari
    trading? :)
    >>>>
    >>>>                 salam,
    >>>>
    >>>>
    >>>>
    >>>>                 On 6/2/2011 1:00 PM, Lukman jkt wrote:
    >>>>>                 Dalam diskusi ini ,
    >>>>>                 No 1.  Saya lebih menitik berat kan kepada
    kecukupan
    >>>>>                 modal yg dapat di siapkan .  sudah tentu
    ini bukan
    >>>>>                 hal yg mudah di selesaikan ( padat modal)
    >>>>>                 No 2.  Persiapan yg harus di lakukan , sebelum
    >>>>>                 terjun ke market / percobaan pengenalan
    market , dan
    >>>>>                 disamping untuk mengetahui bakat kah pelaku
    nya ? .
    >>>>>                 No 3.  Teknik dalam trading di saham .
     menurut ku ,
    >>>>>                 harus di sesuaikan dengan karakter pelaku nya .
    >>>>>
    >>>>>                 Untuk No1.
    >>>>>                 Disini saya asumsi kan kebutuhan sebulan
    nya  hanya
    >>>>>                 sejuta rp .  ( tinggal di hitung saja
    kelipatan nya .)
    >>>>>                 dengan gambar di bawah ini :
    >>>>>                 Tapi  kesalahan dalam perhitungan di modal
    nya .
    >>>>>                 marilah kita bersama memecahkan masalah ini :
    >>>>
    >>>             _._,___
    >>>
    >>>
    >>>
    >>>
    >>>
    >>>         --
    >>>         Lukman
    >>>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >>
    >
    >
    >
    > ------------------------------------
    >
    > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi
    seputar saham.
    >
    > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN
    BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK
    MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI
    MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
    >
    > [email protected]
    <mailto:saham-unsubscribe%40yahoogroups.com> untuk berhenti dari
    milis saham
    > [email protected]
    <mailto:saham-subscribe%40yahoogroups.com> untuk bergabung ke
    milis saham
    > Yahoo! Groups Links
    >
    >
    >
    >





Kirim email ke