Justru soetta mesti jd indikator no 1 pa ricky.. Jd kita bs lihat apa asing pd keluar ato pd masuk,,kita lihat sbrp bnyk koper yg mereka bawa.. Ga mgkn kan koper mereka cm isi nya angin doank klo bkn duit,, Kerenn deh pa ricky kalo gtu caranya.. Terminal pulo gadung ato kampung rambutan kyk nya bs juga tuh pak dimasukan..haha :)
-----Original Message----- From: "ricky1group" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 14 Jun 2011 05:14:06 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: Tidak ada CRASH, No KRISIS, HANYA trauma 2008 ONLY g tidak menggunakan pesawat sebagai indikator, karena sepertinya banyak bias, bisa saja di dalamnya selain wisatawan, pebisnis, ataupun TKI dan pejiarah juga termasuk dalam hitungan. Apalagi kebijakan tiket murah sangat mempengaruhi arus penumpang pesawat yang mungkin dulu menggunakan kendaraan atau angkutan darat berpindah ke pesawat. Akan tetapi ilustrasi sederhana saja, pengguna pesawat banyak sehingga airport terus dikembangkan dan diperbesar. Apa mungkin kalau orang tidak mampu masih sanggup jalan-jalan apalagi sampai keluar negri. Ada lagi salah satu indikator terbaik, yaitu indikator tempat spa/diskotik dan paranormal. wkwkwkwkwk. percaya ? kalau g percaya sekali indikator ke2 terakhir yang menandakan bakal ada krisis atau tidak khususnya di Indonesia. --- In [email protected], "Agustinus Barli" <agustinus.barli@...> wrote: > > Trauma , maybe yes maybe no ?? I dont know ... > > Kalo trafic bandara soetta gmn pa ricky? Apa terjadi peningkatan juga ? > Takut nya duit saia dibawa kabur.. > > > > -----Original Message----- > From: "ricky1group" <ricky1group@...> > Sender: [email protected] > Date: Tue, 14 Jun 2011 04:39:50 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [saham] Tidak ada CRASH, No KRISIS, HANYA trauma 2008 ONLY > > Hitungan hari Bursa juga akan rebounce. > > Yang ada selama ini hanya trauma kejatuhan pada 2008 saja apalagi Indonesia. > > Laporan Pelindo jelas-jelas salah satu indikator terbaik yang nyata, Arus > masuk kapal naik 59%. > > http://industri.kontan.co.id/v2/read/1308020724/70131/Lalu-lintas-barang-di-Tanjung-Priok-naik-59 > > Memang kapal masuk bawa angin ? Kalau bukan muatan untuk barang produksi atau > konsumsi yang dibeli atau digunakan. > > Yang ada hanya kekawatiran dan kecemasan belaka. >
