Setuju pak Ricky, 
 
No crash dan no crisis untuk tahun ini, hanya pertumbuhan global yang melambat. 
(growthnya nda sesuai harapan)
coba kita tarik garis tahunan ke belakang tentang krisis, terjadi 2008 
sebelumnya1998.
 
so siklus 10 tahunan, jadi apakah mungkin ( ane nda prediksi yah ) tahun 2018 
akan terjadi seperti or mendekati keadaan 2008. di antara rentang waktu 2008 to 
2018 ada kemungkinan ( ane nda prediksi looh ) thn 2013 terjadi sedkit gejolak. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dari: ricky1group <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Selasa, 14 Juni 2011 14:39
Judul: [saham] Re: Tidak ada CRASH, No KRISIS, HANYA trauma 2008 ONLY


  
Arus eksport import barang lewat pelabuhan kan ?

Kalau ada data eksport import lewat airport juga boleh, masalahnya kan data 
dari airport agak kurang.

Semakin tinggi frekwensi arus lalu lintas manusia baik lokal maupun asing dan 
barang berarti tingkat pergerakan ekonomi sangat tinggi.

Ada yang mungkin meragukan data BPS tapi kalau sudah menyangkut data riil dari 
lembaga terkait, apa tidak lagi dipercaya ? 

Kalau banyak nya koper tambahan dibawa masuk, bukankah itu pertanda bahwa daya 
beli masyarakat negri ini sangat tinggi aka bisa juga diartikan barang yg 
dibawa mereka laku terjual di negri ini. Kan ngak mungkin beli barang mewah 
semacam parfum dan sebagainya dibeli dari luar negri kalau tak laku terjual di 
dalam negri.

Mungkin besok-besok pihak angkasapura juga mesti merilis jumlah koper masuk dan 
keluar penumpang plus beratnya juga yah ? wkwkwkwk

--- In [email protected], "Agustinus Barli" <agustinus.barli@...> wrote:
>
> Justru soetta mesti jd indikator no 1 pa ricky..
> Jd kita bs lihat apa asing pd keluar ato pd masuk,,kita lihat sbrp bnyk koper 
> yg mereka bawa..
> Ga mgkn kan koper mereka cm isi nya angin doank klo bkn duit,,
> Kerenn deh pa ricky kalo gtu caranya..
> Terminal pulo gadung ato kampung rambutan kyk nya bs juga tuh pak 
> dimasukan..haha :)
> 
> 
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: "ricky1group" <ricky1group@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 14 Jun 2011 05:14:06 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] Re: Tidak ada CRASH, No KRISIS, HANYA trauma 2008 ONLY
> 
> g tidak menggunakan pesawat sebagai indikator, karena sepertinya banyak bias, 
> bisa saja di dalamnya selain wisatawan, pebisnis, ataupun TKI dan pejiarah 
> juga termasuk dalam hitungan.
> 
> Apalagi kebijakan tiket murah sangat mempengaruhi arus penumpang pesawat yang 
> mungkin dulu menggunakan kendaraan atau angkutan darat berpindah ke pesawat. 
> Akan tetapi ilustrasi sederhana saja, pengguna pesawat banyak sehingga 
> airport terus dikembangkan dan diperbesar. Apa mungkin kalau orang tidak 
> mampu masih sanggup jalan-jalan apalagi sampai keluar negri.
> 
> Ada lagi salah satu indikator terbaik, yaitu indikator tempat spa/diskotik 
> dan paranormal. wkwkwkwkwk.
> 
> percaya ? 
> 
> kalau g percaya sekali indikator ke2 terakhir yang menandakan bakal ada 
> krisis atau tidak khususnya di Indonesia.
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "Agustinus Barli" <agustinus.barli@> wrote:
> >
> > Trauma , maybe yes maybe no ?? I dont know ...
> > 
> > Kalo trafic bandara soetta gmn pa ricky? Apa terjadi peningkatan juga ?
> > Takut nya duit saia dibawa kabur..
> > 
> > 
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: "ricky1group" <ricky1group@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Tue, 14 Jun 2011 04:39:50 
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [saham] Tidak ada CRASH, No KRISIS, HANYA trauma 2008 ONLY
> > 
> > Hitungan hari Bursa juga akan rebounce.
> > 
> > Yang ada selama ini hanya trauma kejatuhan pada 2008 saja apalagi Indonesia.
> > 
> > Laporan Pelindo jelas-jelas salah satu indikator terbaik yang nyata, Arus 
> > masuk kapal naik 59%.
> > 
> > http://industri.kontan.co.id/v2/read/1308020724/70131/Lalu-lintas-barang-di-Tanjung-Priok-naik-59
> > 
> > Memang kapal masuk bawa angin ? Kalau bukan muatan untuk barang produksi 
> > atau konsumsi yang dibeli atau digunakan.
> > 
> > Yang ada hanya kekawatiran dan kecemasan belaka.
> >
>


Kirim email ke