Guds, gw sepaham sama loe. 100% agree. Pada 3 Juli 2011 20:42, Oguds <[email protected]> menulis:
> > KRL sudah lama jalan bos, hanya anda mau pakai tidak? Saya tiap hari > naik KRL. Busway juga sudah ada, dan kian hari kian penuh. Jangan > bicara nanti nanti nanti, kalau kalau kalau, sampai lebaran kuda juga > tidak ada yg benar2 sesuai keinginan kita. Mari kita nikmati > prosesnya. Semua pihak harus mendukung dan terlibat sejak awal. > > Saya sepakat, bahwa target subsidi harus tepat. Misalnya, angkutan > umum tetap dapat subsidi. Ini agar masyarakat, terutama golongan > menengah dan bawah, beralih ke sana dan mendapat insentif. Misalnya > busway, harga Rp 2000 (pagi) dan 3500 itu cukup murah, bisa dari ujung > ke ujung Jakarta. Mau muter2 sampai mabok silakan. > > Konon kerugian akibat macet di Jakarta mencapai 46 trilyun per tahun. > Kita selalu ngeluh kurang dana untuk buat membangun infrastruktur, > tapi setiap hari duit dibakar di jalan2. Solusinya bukan jalan bebas > hambatan, kenapa pola pikirnya masih aneh begitu. Memangnya kalau > jalan tol diperbanyak, kendaraan bisa dilipat begitu sampai tujuan? > Contoh kecil bahwa paradigma berpikir yg salah ini yg membuat > pembangunan infrastruktur di Jakarta dan tanah air kacau balau. > > > Sunday, July 3, 2011, 8:06:25 PM, you wrote: > > ba> setuju banget cabut subsidi BBM utk Jakarta, kec Umum dan sepeda motor, > ba> tapi dilaksanakan kalo monorel dan KRLnya udah bener... > ba> jadi uang subsidi BBM dijadiin ke jalan bebas hambatan. > ba> walau BBM mahal 2 x lipat kalo ngga macet ttp lbh hemat koq... > > ba> TKs > > ba> 2011/7/2 positif 01 <[email protected]> > ba> > > ba> ADB Nasehati Indonesia Hapus Subsidi BBM > ba> Subsidi sebaiknya dialihkan untuk program yang langsung menyasar warga > miskin. > ba> > ba> '+' > ba> > ba> http://bisnis.vivanews.com/news/read/170112-adb--hapus-subsidi-bbm > ba> > ba> VIVAnews - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyarankan pemerintah > ba> agar menghapus subsidi bahan bakar minyak yang hampir mencapai > ba> seratusan triliun rupiah. Subsidi sebaiknya dialihkan untuk > ba> program yang langsung menyasar warga miskin. > > ba> Demikian salah satu poin rekomendasi kajian Indonesia: Critical > ba> Development Constraints yang dikeluarkan oleh ADB, Bank > ba> Pembangunan Islam (IDB), dan Organisasi Buruh Internasional (ILO). > > ba> "Subsidi umum sebaiknya diganti dengan subsidi khusus yang > ba> memberikan dampak langsung kepada masyarakat miskin," kata ekonom > ba> ADB, Muhammad Ekhsan Khan, di Jakarta, Selasa 10 Agustus 2010. > ba> Dalam Anggaran Pendatapan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) > ba> 2010, subsidi BBM tercacat sebesar Rp89,3 triliun. Subsidi ini > ba> naik Rp20,6 triliun dari alokasi awal APBN 2010, sebesar Rp68,7 > triliun. > ba> Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan > ba> Nasional Lukita Dinarsyah Tuwo mengungkapkan, pemerintah telah > ba> merancang subsidi agar tidak salah sasaran. Rancangan ini terdapat > ba> dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014. "Seperti > ba> kenaikan TDL (tarif dasar listrik), kan tidak semua lapisan > ba> masyarakat mengalami kenaikan," ujar Lukita. > > ba> Pemerintah, menurut Lukita, terus mengembangkan energi alternatif > ba> yang ramah lingkungan seperti panas bumi dan tenaga surya. > ba> Pemerintah juga terus berupaya memperbaiki sistem subsidi yang > ba> telah ada. "Jadi orang yang membutuhkan yang berhak mendapatkan > subsidi," katanya. > > > > > > ba> > > > -- > Tertanda, > Oguds [960000031] > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > >
