ikutan oot ....cuman sharing pendapat saja. Kalau saya tidak salah ingat, dikatakan bahwa TKW di arab sana ada sekitar 1,5jt orang. TKW yang bermasalah....entah berapa orang, tapi saya kira secara persentase kecil. Bukan berarti tidak banyak tidak perlu diurus, tapi perlu juga dipertimbangkan orang2 yang berhasil bangun rumah di kampung karena jadi TKW. Bagaimana nasib mereka kalau tidak boleh jadi TKW, atau orang2 yang mau berangkat jadi TKW terus gak jadi siapa yang mau mengganti potensi penghasilan mereka yang hilang. Apa tukang demo di jalanan (yang nampak begitu heroik) atau pemilik stasiun TV (yang menyiarkan betapa menderitanya TKW) ato...
Kita lihat ada beberapa TKW yang bermasalah dan terancam hukuman mati atau disiksa majikan di tv, yang tidak disiarkan di TV adalah ada jauh lebih banyak TKW yang berhasil, bisa menghidupi keluarga dan membangun rumah di kampungnya. ----------- *A man is incapable of comprehending any argument that interferes with his revenue. -- René Descartes* 2011/7/4 bdg anita <[email protected]> > ** > > > Ayo kita mulai dari sini, selanjutnya kota besar lainnya akan mengikuti > seperti Bandung, Surabaya dll.... > Pemerintah harus bekerja, jangan minta naik gaji melulu....... > Kasihan TKW disiksa, Pengangguran dimana2 yg terpaksa jadi preman... > kita butuh pertumbuhan diatas 10 % seperti china dan india utk mengatasi > pengangguran... > caranya ya itu tadi benahi infrastruktur baik dalam kota dan luar kota.... > > Maaf kalo sedikit menyimpang dari bincang2 saham. > > Tks > > Salam >
