Chart untuk trading, valuasi untuk investasi. Just in case anda belum bisa membedakan antara trading vs investasi :)
Pertumbuhan rata2 4 tahun yg 56,5% itu adalah data masa lalu. Data ini saya gunakan untuk membuat perkiraan ke masa mendatang, dimana saya proyeksinya bertumbuh hanya 30% (saya diskon dari data historical) yg tujuannya untuk melihat perhitungan valuasi di masa mendatang. Just in case anda ngga baca dengan benar tulisan saya, bahwa valuasi yg saya gunakan itu adalah valuasi untuk masa mendatang dengan memperhitungan perkiraan laba di masa mendatang :) BBNI sendiri pasang target sekitar 25%. Manajemen biasa bikin target yg konservatif, supaya kinerjanya kalau melewati akan terlihat baik. :) Soal optimis atau tidak terserah asumsi masing2 sajalah. Toh saya bukan sekali ini saja bikin target soal perbankan. Tahun lalu dan dua tahun lalu khan juga sudah bikin valuasi harga wajar saham dan rata2 tercapai target2nya :) Ketimbang anda komentar saja, mending anda buatlah perkiraan anda sendiri seperti apa soal perbankan dan hitung2an sederhananya. Ini jauh lebih baik ketimbang anda mengkritisi hal2 yg anda kurang pahami :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2012/2/13 Oguds <[email protected]>: > > Katanya fokus ke chart masing2, memang BBNI bagaimana chartnya? Btw, > di bawah anda bilang, "Pertumbuhan rata2 selama 4 tahun sebesar 56,5% > per tahun." Ini masa depan atau masa lalu? Adakah yg tahu berapa BBNI > sendiri memasang target di 2012? BBRI yg saya baca hanya 15%. Jangan > pasang target terlalu optimis, padahal emiten yg bersangkutan saja > tidak. Akan lebih baik, lihat target 2011 dan realisasinya berapa. > > > Monday, February 13, 2012, 10:27:53 AM, you wrote: > > IAN> Sekedar saya coba sharingkan sedikit pengetahuan. > > IAN> PE bukanlah ukuran yg sifatnya apple to apple dalam > IAN> membandingkan dua perusahaan atau lebih, juga bukan ukuran yg > IAN> bisa melihat suatu perusahaan murah atau tidaknya di harga pasar. > > IAN> Sebagai contoh berikut ini: > IAN> Perusahaan A, PER nya 15x. > IAN> Perusahaan B, PER nya 15x. > > IAN> Manakah dari dua perusahaan tersebut yg lebih murah? > IAN> Bila hanya data itu yg dimiliki, tentunya kita akan bila keduanya sama. > > IAN> Tapi kalau datanya ditambah: > > IAN> Perusahaan A, PER nya 15x, growth nya 10% > IAN> Perusahaan B, PER nya 15x, growth nya 20% > > IAN> Sekarang, manakah dari dua perusahaan tersebut yg lebih murah? > IAN> Maka dengan cepat tentunya kita akan pilih B yg lebih murah > IAN> karena di PER yg sama, growth nya lebih tinggi. > IAN> Kalau dihitung PEG nya, maka perusahaan A PEG nya adalah 1,5 > IAN> sementara perusahaan B PEG nya 0,75. > > IAN> Jadi, hanya dengan melihat PEG perusahaan A yg 1,5, dan PEG > IAN> perusahaan B yg 0,75, dengan cepat kita bisa membandingkan > IAN> keduanya bahwa perusahaan B lebih murah. > IAN> Untuk ukuran saham di AS, bila PEG nya di bawah 1, artinya > IAN> sangat murah. Kalau PEG nya 1-3, netral. Kalau PEG nya di atas 3, mahal. > > IAN> Jadi, kalau sebuah perusahaan PER nya 30x pun tapi kalau growth > IAN> nya masih di atas 30%, maka saham itu PEG nya masih di bawah 1 sehingga > masuk kategori murah. > IAN> Tapi kalau perusahaan walau PER nya 5x sekalipun, tapi growth > IAN> nya minus, maka saham tersebut mahal dan harga akan cenderung turun. > > IAN> Jadi, jangan tertipu dengan data PER yg sebenarnya kurang > IAN> bermanfaat dalam menghitung valuasi. Fokuslah di PEG. PER hanya > IAN> digunakan untuk mempercepat perhitungan saja krn kebanyakan > IAN> disini data yg tersedia adalah PER, sementara di otak tetap > IAN> otomatis harus melihat growth dan memperhitungkannya dengan > IAN> cermat. Itu sebabnya, saya suka kasih PER yg berbeda2 untuk suatu > IAN> perhitungan valuasi wajar perusahaan karena saya memeprhitungkan > IAN> juga perkiraan growth nya di tahun2 mendatang. Urusan investasi > IAN> adalah lebih ke urusan future, bukan urusan history atau masa > IAN> lalu. PER bicara masa lalu, PEG bicara masa mendatang. > > IAN> Semoga bermanfaat. > > IAN> jabat erat, > IAN> Irwan Ariston Napitupulu > > IAN> 2012/2/13 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > IAN> Itu target 12 bulan, Pak. Jadi, kalau dilihat targetnya dengan future > PE, maka hanya 15x :) > IAN> Selain itu kesalahan kita disini suka terlalu fokus di PE, > IAN> padahal dalam investasi itu yg lebih dipentingkan adalah PEG, > IAN> bukan PE. Kalau PE 10x tapi growth rata2 5 tahun ke depan hanya > IAN> 10%, dan saham lain dengan PE20x tapi dengan growth rata2 5 tahun > IAN> ke depan adalah 30%, maka saham yg kedua yg PE nya 20x itulah yg > IAN> lebih murah ketimbang yg PE nya 10x. > > IAN> Investor asing lebih suka pakai PEG karena soal investasi kita > IAN> bicara soal future, bukan soal yg telah lewat/lalu. :) > > > IAN> jabat erat, > IAN> Irwan Ariston Napitupulu > > IAN> 2012/2/13 PH <[email protected]> > > > IAN> Numpang tanya average PE untuk sektor Banking berapa yah? > > IAN> Kapan terakhir kali Banking ada di PE 20x+? > > IAN> Thanks :) > > IAN> Sent from my BlackBerryŽ > IAN> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > IAN> Sender: [email protected] > IAN> Date: Mon, 13 Feb 2012 09:23:27 +0700 > IAN> To: <[email protected]> > IAN> ReplyTo: [email protected] > IAN> Subject: [saham] Analisa BBNI (FA singkat) > > IAN> > IAN> Laba BBNI tahun 2007, 0,898T. > IAN> Laba BBNI tahun 2011, 5,39T. > IAN> Pertumbuhan rata2 selama 4 tahun sebesar 56,5% per tahun. > > IAN> Penutupan harga Jumat, 10 Pebruari 2011, 3450. > IAN> PER = 11,81x (2011) > > IAN> Valuasi wajar BBNI di 5800 (potensi cuan 68%) di PER 20x. > > IAN> Asumsi growth BBNI rata2 5 tahun ke depan adalah 30%, maka di harga > IAN> sekarang 3450 PEG nya hanya 0,39. Di harga 5800 PEG nya 0,67. > IAN> Hanya FM yg ngga paham soal keuangan dan investasi saja yang ngga akan > IAN> beli BBNI. > > IAN> Asumsi laba di tahun 2012 bertumbuh 30%, maka laba 2012 menjadi 7T. > IAN> Harga 3450 setara dengan PER 9x (2012) > IAN> Harga 5800 setara dengan PER 15,3x (2012). > > IAN> STRONG BUY BBNI di 3450 untuk investasi (minimal 1 tahun, ideal > IAN> minimal 3 tahun, atau hold terus sampai lapkeunya menunjukkan > IAN> penurunan laba dan harganya sudah overvalue). > > IAN> jabat erat, > IAN> Irwan Ariston Napitupulu > > > > > > > > IAN> > > > -- > Tertanda, > Oguds [960000031] > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
