Kalo harga bensin murah kan penjualan mobil bagus, akhirnya industri mobil
bisa ekpansi pake tenaga kerja. Saya yang pas-pasan ini juga bisa pake duit
kelebihan dari bensin (karena di subsidi) buat belanja di warung indomie
depan rumah. bla..bla..bla..

nah kalau duit ini dialihkan ketempat lain (kemana?), apa betul hasilnya
bakalan lebih baik ? dalam arti menghasilkan kesejahteraan yang lebih besar
untuk lebih banyak orang (gimana ngukurnya)?.

kalo kita tidak tau jawaban atas pertanyaan diatas apa lantas kita layak
mendukung kebijakan pencabutan subsidi ? Padahal kita sendiri gak tau
apakah kebijakan ini menghasilkan kebaikan yang lebih besar untuk semua.

ps:
kok tau kalo subsidi sekarang lebih banyak dinikmati golongan menengah ke
atas ? Gimana cara ngukurnya ?
-----------
*Predictability: Does the Flap of a Butterfly's Wings in Brazil Set a
Tornado in Texas?
*Edward N. Lorenz



On Sat, Feb 25, 2012 at 2:34 PM, Franciscus B Sinartio <[email protected]
> wrote:

> **
>
>
>
> catatan tambahan :  yang lebih banyak menikmati subsidi sekarang ini
> adalah golongan menengah keatas,  nah sekarang mau dialihkan supaya
> golongan menengah ke bawah yang lebih banyak menikmati subsidi nya.
>
> sekali kali nengok ke bawah , jadi tahu efeknya ke kehidupan sehari hari
> kalau ongkos transport umum seperti bis, kereta listrik dll lebih murah,
> atau kalau tidak bisa lebih murah, lebih nyaman juga ok.
>
>
> fbs
>
>

Kirim email ke