Anggito Abimanyu membenarkan hitungan Pak Kwik di acara Indonesia Lawyers Club 
di TV One. Di acara yg sama pun Karni Ilyas menanyakan hal yg serupa dgn mas 
cuantraderidx pertanyakan. Dan jwbn Kwik, "saya menolak. Dan krn saya menolak 
itulah makanya saya diganti dr posisi saya sbg menko ekuin dan Kepala bappenas."
Lebih kurang spt itulah jawabannya.
Best Regards,
gS
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 26 Mar 2012 00:00:17 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung

Tapi dulu kenapa Ibu Megawati naikin bbm yang notabene Kwik merupakan
Anggota menteri saat itu?

Ah udah lah uda, lupa kalo uda senen, bahas saham lebi seru

Sent from my BlackBerry® hasil cuan

-----Original Message-----
From: "Gito Sibarani" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 25 Mar 2012 20:37:55 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung

Tapi lucunya itung2an Kwik Kian Gie itu diamini sama Anggito Abimanyu yg 
notabene adl Kepala Fiskal Kementrian Keuangan! Gimana donk?
Agus Marto dan Jero Wacik sendiri hanya bisa koar2 klo BBM ga naik APBN bakal 
jebol tanpa ada data2 yg meyakinkan.
Jgn kan data hitung2an, data jumlah penduduk miskin saja Agus Marto melenceng 
jauh!! Apa kata dunia?
Best Regards,
gS
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Oguds <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 26 Mar 2012 03:08:39 
To: frans suwardi<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung


Ah, tulisan si Oneng itu cuma copas dari hitung2an Kwik Kian Gie. Lagu
lama, setiap ada kenaikan bbm hitung2an ini keluar lagi. Sama seperti
rumor saham yg itu lagi itu lagi. Too good to be true lah. Itu penuh
dengan asumsi2, realitasnya boleh jadi jauh. Wamen ESDM khan orangnya
urakan juga, toh gak ada hitung2an seperti itu.


Monday, March 26, 2012, 1:04:13 AM, you wrote:

fs> Dari dulu2 saya merasa ada sesuatu yang selalu disembunyikan oleh
fs> pemerintah dibalik hitungan2 subsidi minyak ini. Mudah2an dengan
fs> meleknya rakyat akan hitungan2 ini dugaan saya akan terkuak.
fs> Terima kasih bung Gito telah memforwardkan.

fs> --- On Sun, 3/25/12, Gito Sibarani <[email protected]> wrote:

fs> From: Gito Sibarani <[email protected]>
fs> Subject: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung
fs> To: [email protected]
fs> Date: Sunday, March 25, 2012, 11:05 AM

fs>   

fs> Best Regards,
fs> gS
fs> Powered by Telkomsel BlackBerry®
fs> From: Koko Tobing <[email protected]> 
fs> Sender: [email protected] 
fs> Date: Sun, 25 Mar 2012 19:59:28 +0800 (SGT)
fs> To: [email protected]<[email protected]>
fs> ReplyTo: [email protected] 
fs> Subject: [Batak_Gaul] Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung

fs>   

fs> Apakah ada tanggapannya saudara/???

fs> Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung
fs> Saya Rieke Diah Pitaloka, sekedar mengingatkan 13 hari lagi
fs> adalah keputusan kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY,
fs> kenaikan tersebut adalah untuk menyelamatkan APBN supaya tidak jebol.
fs> Berikut saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan
fs> kepada rakyat, hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak
fs> mengurangi subsidi dan tidak menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak jebol.
fs> Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber,
fs> terutama dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib!
fs> °       Indonesia menghasilkan 930.000 Barel/hari, 1 Barel = 159 liter
fs> °       Harga Minyak Mentah = 105 USD per Barel
fs> °       Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) 10 USD per Barel
fs> °       = (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter
fs> °       Biaya LRT untuk 63 Milyar Liter
fs> °       = 63 Milyar x Rp.566,- = Rp. 35,658 trilyun
fs> °       Lifting = 930.000 barel per hari,
fs> °       atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun
fs> °       Hak Indonesia adalah 70%, maka = 237,615 Juta Barel per tahun
fs> °       Konsumsi BBM di Indonesia = 63 Milyar Liter per tahun,
fs> °       atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun
fs> °       Pertamina memperoleh dari Konsumen :
fs> °       = Rp 63 Milyar Liter x Rp.4500,-
fs> °       = Rp. 283,5 Trilyun
fs> °       Pertamina membeli dari Pemerintah
fs> °       = 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
fs> °       = Rp. 224,546 Trilyun
fs> °       Kekurangan yang harus di IMPOR
fs> °       = Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = 
158,611 Juta barel
fs> °       = 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
fs> °       = Rp. 149,887 Trilyun
fs> KESIMPULAN: ‎
fs> 1.      Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak
fs> 63 Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.
fs> 2.      Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun
fs> 3.      Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun
fs> 4.      Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-
fs> 4.      = Rp. 35,658 Trilyun
fs> 5.      Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun 
fs> 6.      Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar
fs> kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut 
“SUBSIDI”
fs> 7.      Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah
fs> pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM 
kebutuhan di Indonesia
fs> 7.      = Rp. 410,091 trilyun – Rp. 283,5 Trilyun
fs> 7.      = Rp. 126,591 trilyun
fs> 8.      Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan
fs> juga kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari
fs> pemerintah) sebesar Rp. 224,546 trilyun. Catatan Penting: hal
fs> inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat.
fs> 9.      Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan
fs> uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina –
fs> kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi)
fs> 9.      = Rp. 224,546 Trilyun – Rp. 126,591 Trilyun
fs> 9.      = Rp. 97,955 Trilyun
fs> Artinya, APBN tidak Jebol justru saya jadi bertanya: dimana sisa
fs> uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp. 97,955 trilyun, itu baru
fs> hitungan 1 tahun. Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY
fs> jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya?
fs> JANGAN MAU DIBOHONGI LAGI, mohon bantu berikan penyadaran kepada
fs> rakyat, tolak kenaikan BBM, Tolak BLT sebab itu adalah akal
fs> muslihat agar subsidi dicabut akibatnya SBY UNTUNG RAKYAT BUNTUNG!
fs>  
fs>  
fs> Jakarta 16 Maret 2012
fs> Salam Juang
fs>  
fs>  
fs>  
fs> Rieke Diah Pitaloka


-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]


Kirim email ke