dear mas Oni, ada beberapa foto kakatua masalembo yang aku dapat dapat dilihat di website www.indonesian-parrot-project.org
salam --- On Thu, 2/11/10, oni purwoko basuki <[email protected]> wrote: From: oni purwoko basuki <[email protected]> Subject: Re: [SBI-InFo] Konservasi Kakatua-kecil jambul-kuning di Kepulauan Masalembo To: [email protected] Date: Thursday, February 11, 2010, 3:00 PM wah menarik sekali itu mba, bisakah kita dapat hasil penelitian kakatua itu dan kalau ada foto dari kakatua masalembo, karena selama ini kita hanya tahu bahwa kakatua kecil jambul kuning di masalembo merupakan salah satu sub jenis dari beberapa sub jenis kakatua kecil jambul kuning yang ada matursuksma Pada tanggal 10/02/10, Irma Dana <[email protected]> menulis: > Konservasi Kakatua-kecil jambul-kuning di Kepulauan Masalembo > > [image: > Cetak]<http://www.gibbon-indonesia.org/index.php?view=article&catid=16%3Aberita-oks&id=78%3Akonservasi-kakatua-kecil-jambul-kuning-di-kepulauan-masalembo&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=42〈=id>[image: > Surel]<http://www.gibbon-indonesia.org/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=aHR0cDovL3d3dy5naWJib24taW5kb25lc2lhLm9yZy9pbmRleC5waHA%2Fb3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD03OCUzQWtvbnNlcnZhc2kta2FrYXR1YS1rZWNpbC1qYW1idWwta3VuaW5nLWRpLWtlcHVsYXVhbi1tYXNhbGVtYm8mY2F0aWQ9MTYlM0FiZXJpdGEtb2tzJkl0ZW1pZD00MiZsYW5nPWlk〈=id>Rabu, > 10 Februari 2010 02:41 > > Kepulauan Masalembo yang berada di Kabupaten Sumenep mempunya kisah menarik > khusunya untuk konservasi Kakatua-kecil jambul-kuning. Dudi Nandika, dari > Indonesia Parrot Project berbagi cerita di Obrolan Kamis Sore mengenai Upaya > Konservasi Kakatua-kecil jambul-kuning di Pulau Masakambing. > > Pulau Masakambing juga salah satu bagian dari pulau-pulau yang ada di > wilayah Kabupaten Sumenep. Jarak tempuh dari Sumenep ke Pulau Masa Kambing > hampir 12 jam lamanya. > > Luas Pulau asakambing *+* 500 hektar dan digunakan sebagai pemukiman > dengan jumalah penduduk *+* 1.400 jiwa. Baik di tengah maupun di pinggir > pulau, ipenuhi dengan mangrove dan tambak. Sebagian besar juga perkebunan > kelapa, cengkeh dan palawija, seperti jagung. > > Dudi menjelaskan bahwa penelitian kakatua berdasarkan baseline penelitian > BirdLife Internasional tahun 1994 – 1999. Dengan melakukan monitoring > status, Kakatua-kecil jambul-kuning anya bisa ditemukan di Dusun Ketapang > (Barat Laut). Pada tahun 2008, ditemukan 10 ekor (4 pasang dan 2 anak). Dan > di ahun 2009 cenderung menurun, hanya ditemukan 8 ekor (3 pasang dan 2 > remaja). > > Padahal banyak sekali pakan Kakatua kecil jambul kuning di Pulau > Masakambing, seperti: > > 1. Kelapa, *Cocos nucifera *à buah > > 2. Belimbing Wuluh, *Averrhoa bilimbi *à buah > > 3. Lontar, *Brassus sp* à bunga jantan > > 4. Sukun, *Artocarpus communis *à bunga jantan > > 5. Kedondong, *Spondias pinnata *à buah & bunga > > 6. Kapuk, *Ceiba petandra *à bunga > > 7. Kelor, *Moringa oleifera *à buah > > 8. Tanjang, *Bruguiera ymnorrhiza *à buah (mangrove) > > 9. Keduduk, *Lumnitzera racemosa *à bunga (mangrove) > > 10. Galompe (nama lokal) à bunga > > 11. Asem, *Tamarindus Indica *à buah > > 12. Pidada, *S. alba* & *S. aseolaris* à buah (mangrove) > > 13. Jagung,* Zea mays* à tongkol/biji > > 14. Rumbia, *Matroxylon sp. *à bunga > > Ternyata bukan karena pakan yang menyebabkan populasinya menurun, tapi > ancaman yang dilakukan oleh manusia, seperti: Pengambilan anak > kakatua untuk dijual; memotong pohon sarang dan pakan (kelapa), karena > dianggap ama terhadap kelapa, sehingga masyarakat tidak peduli terhadap > keberadaan Kakatua; rendahnya opulasi pohon-pohon berukuran besar; dan > kondisi alam yang ekstrim. > > Untuk mengatasinya, ada upaya konservasi dengan melibatkan masyarakat lokal > dan mahasiswa. Antara lain dibuatnya perlindungan hukum, bahkan sudah > lengkap, sayangnya tidak berjalan baik. Memfasilitasi pembuatan peraturan > desa untuk melindungi kakatua. Sosialisasi dengan instansi pemerintah di > tingkat kecamatan dan tingkat lebih tinggi, termasuk sosialisasi perundangan > terkait seperti UU No. 5 tahun 1990. Bahkan di Kabupaten Sumenep sudah ada > peraturan daerah untuk perlindungan kakatua, namun tidak dilaksanakan. > Selain monitoring status Kakatua, dilakukan pula kunjungan ke sekolah. Hal > ini > dilakukan untuk menumbuhkan rasa bangga dengan adanya kakatua di sekitar > tempat mereka tinggal, juga dan menerangkan pentingnya Kakatua-kecil > jambul-kuning di alam dengan melakukan pengamatan burung. Terakhir, membuat > sarang kakatua buatan di tempat atau pohon-pohon yag biasa dihinggapi > kakatua. > > Ada pertanyaan menarik dari ahrul, Burung Indonesia mengenai oknum penangkap > kakatua apakah sudah teridentifikasi, mengingat kawasan P. Masakambing tidak > terlalu luas dan kakatua semakin sedikit. Apakah mungkin menempatkan nest > box di kawasan lindung desa? > > “Banyak oknum yang terkait, selain itu rendahnya kepedulian masyarakat > terhadap kakatua, karena masih dianggap hama. Pejabat-pejabat di kabupaten > pun sering minta oleh-oleh setelah kunjungan kerja. Atau upeti saat masuk > PNS. Banyak juga oknum yang memesan dari luar pulau. Selain itu, penangkap > kakatua sudah diidentifikasi dan telah didekati, diberi pengertian, termasuk > oleh aparat desa”, Dudi menjelaskan upaya-upaya pencegahan terhadap > berkurangnya populasi kakatua di Kepulauan Masalembo. > > Dari upaya-upaya tadi, Camat Masalembo termasuk yang peduli, bahkan sudah > mengeluarkan ultimatum untuk menjaga kakatua. Dan pemberian bonus > sebesar satu juta rupiah bagi penduduk yang berhasil menjaga mulai dari > telur hingga kakatua hingga bisa terbang. Luar biasa upaya Camat Masalembo > untuk konservasi Kakatua-kecil jambul-kuning ini. [Irma Dana] > > > -- > Irma Dana > http://dawala.wordpress.com [lagi belajar nulis > -- oni purwoko basuki 08164706344 http://burungkecilku.blogspot.com ------------------------------------ Untuk informasi tentang burung-burung Indonesia silahkan kunjungi http://www.sbi-info.org.Yahoo! Groups Links
