http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=147741

Jumat, 14 Desember 2007
Pemkot Targetkan 22 M
PAD 2008 

Singkawang,-  Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Singkawang, ditargetkan sebesar 
Rp22,6 miliar lebih atau meningkat sebesar Rp3,4 miliar lebih(17,66 persen) 
dari APBD tahun lalu yakni Rp19,2 miliar. 

Demikian sambutan Wali Kota Singkawang, Drs H Awang Ischak Msi ketika 
menyampaikan pidato pengantar RAPBD tahun 2008 yang dibacakan Wakil Wali Kota 
Singkawang, Drs Raymundus Sailan Msi. Perolehan pendapatan itu, menurut 
Raymundus, pendapatan pajak daerah ditargetkan Rp3,8 miliar atau meningkat 
Rp535 juta (15,69 persen) dari target tahun lalu takni Rp3,3 miliar. "Hasil 
retribusi daerah ditargetkan sebesar Rp14, miliar meningkat sebesar Rp2,3 
miliar dari tahun lalu sebesar Rp12 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah 
yang dipisahkan atau bagian laba usaha daerah ditargetkan tetap seperti tahun 
lalu yakni sebesar Rp166 juta," kata Raymundus. 

Pendapatan asli daerah lain-lain yang sah ditargetkan sebesar Rp4 miliar 
meningkat sebesar Rp550 juta dari target tahun lalu yakni Rp3,5 miliar. 
Raymundus menyebutkan komposisi dana perimbangan dalam APBD tahun anggaran 2007 
terdiri dari tiga komponen. Ketiga komponen itu antara lain, bagi hasil 
pajak/bagi hasil bukan pajak, DAU dan DAK. 

Total target pendapatan daerah dari alokasi dana perimbangan adalah, sebesar 
Rp325 miliar," kata dia. Kata Raymundus, komposisi lain-lain pendapatan daerah 
yang sah dalam RAPBD tahun 2008 terdiri dari dana bagi hasil pajak dari 
provinsi dan pemerintah daerah lainnya ditargetkan sebesar Rp5,4 miliar. Selain 
itu, jelas dia, bantuan keuangan dari provinsi dan pemda lainnya. 

"Total target pendapatan daerah dari lain-lain pendapatan daerah yang sah 
adalah sebesar Rp7,6 miliar," katanya. Menurut Raymundus, secara umum jumlah 
anggaran pendapatan daerah dalam APBD tahun 2008 sebesar Rp355 miliar atau 
meningkat Rp35,1 miliar (10,96 persen) dari pendapatan daerah pada APBD tahun 
2007 yakni sebesar Rp320,3 miliar.

Kirim email ke