--http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Pilkada&id=147777
Sabtu, 15 Desember 2007
Disbudpar Akan Tetap Tampikan Even Budaya
Sukseskan VIY 2008 

Pontianak,-  Dalam upaya menyukseskan Visit (Kunjungan) Indonesia Year (VIY) 
2008, dimana Indonesia termasuk Kalbar, akan tetap menampilkan berbagai event 
wisata menarik, seperti Cap Go Meh kaitan perayaan Imlek di Singkawang dan 
Pontianak, acara Robok-robok di Kabupaten Pontianak, Gawai Dayak dan Nyobeng di 
Bengkayang, juga tampilkan Festival Seni Budaya Melayu. 

"Semua even budaya itu untuk menyukseskan VIY 2008, dan dijadikan paket wisata 
yang dapat disajikan, sekaligus mendukung suksesnya VIY 2008 tersebut," tegas 
Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalbar, Rihat Natsir Silalahi 
SE MM, kepada koran ini, kemarin. 

Semua paket wisata tersebut, menurut Rihat, juga akan dijadikan paket wisata 
andalan dalam mempersiapkan Tahun Kunjungan Wisata (TKW) Kalbar Tahun 2010 
nanti, dimana tahun itu nanti daerah ini akan lebih siap menjadi tuan rumah. 
"Mengenai TKW Kalbar Tahun 2010 itu, belum lama ini telah di luncurkan Bapak 
Gubernur Kalbar," terang dia. 

Bahkan seluruh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) se 
Kalbar telah bersepakat mempersiapkan diri untuk menyukseskan TKW Kalbar Tahun 
2010. "Kami melibatkan Pemkab dan Pemkot dengan landasan hukum yang mengacu 
pada Inpres Nomor 16 Tahun 2006, tentang kebijakan pembangunan kebudayaan dan 
pariwisata," ujar Rihat. 

Kaitan hal ini, ungkap dia, tiap pemkab dan pemkot masing-masing mengemas dan 
memersiapkan objek wisata 3 (tiga) sampai 5 (lima) buah, baik dari daya tarik 
wisata maupun sarana dan prasarananya. Bila sampai tahun 2010 nanti, diharapkan 
minimal ada 3 objek wisata yang siap dan dikemas dengan sempurna. 

"Jadi semuanya nanti, akan ada sejumlah 36 objek wisata menarik dan 
representatif. Hal inilah yang akan dikemas travel biro atau Biro Perjalanan 
Wisata (BPW) di daerah ini untuk dijadikan sebagai objek wisata menarik dan 
potensial," papar dia. 

Dijelaskan Rihat, mengenai objek wisata dimaksud, memang belum sampai tahap 
pemasaran, tapi baru dalam tahap persiapan. Namun demikian, kalau sudah siap, 
maka pihak terkait akan meneruskannya ke Perwakilan RI di luar negeri untuk 
dipromopsikan ke mancanegara. "Makanya Kalbar harus lebih siap. Kalau ditanya 
saat ini, memang kita akui belum siap," ujar dia terus terang. 

Menurut dia, bila semua persiapan termasuk sarana dan prasarana suah siap, 
selanjutnya akan dilakukan Kampanye Sadar Wisata di lokasi objek wisata 
tersebut, yang intinya Sapta Pesona. "Maksud Sapta Pesona itu adalah, keamanan, 
ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan dan keramahan serta kenangan," 
terang dia seraya menambahkan, Sapta Pesona ini juga penting dan harus 
diujudkan di Kalbar.(mzr)

Kirim email ke