http://www.equator-news.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=70154

*Senin, 18 Februari 2008*
*Puncak Perayaan Cap Go Meh Dihadiri Menperindag
*
*Pontianak,-*  Sejumlah pejabat pusat akan menghadiri puncak peringatan Cap
Go Meh yang dipusatkan di Kota Singkawang. Selain Menteri Perindustrian dan
Perdagangan (Memperindag), Mari Elka Pangestu dan Dewan Pertimbangan
Presiden, Dr Syahrir, juga dihadiri Dirjen Departemen Kebudayaan dan
Pariwisata RI.

"Puncak perayaan Cap Go Meh Kota Singkawang sudah sangat siap. Sejak 15
Januari yang lalu, saya sudah mengeluarkan SK Panitia Induk Perayaan Imlek
sampai dengan Cap Go Meh selama dua minggu. Jadi, panitia inilah yang
mengorganisir semua persiapan event tersebut," ungkap Wali Kota Singkawang
Hasan, Karman ditemui di Kantor Gubernur Sabtu (16/2) lalu.

Menurut Hasan Karman untuk kunjungan wisatawan yang begitu membludak, saat
ini hotel yang ada di Kota Singkawang full booking (sudah penuh, red). Untuk
mengatasi kondisi tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota
Singkawang bekerjasama dengan panitia mencoba melibatkan masyarakat.
Caranya, menyebarluaskan pengumumkan ke masyarakat, siapa saja yang memiliki
rumah kosong atau kos agar melapor ke panitia dan Disbudpar. Nantinya, data
tersebut akan ditindaklanjuti dengan menginformasikan ke hotel-hotel.
"Ketika wisatawan datang, dan tidak mendapatkan hotel, maka mereka bisa
mendapatkan ganti dengan menginap di rumah tersebut. Tarifnya telah
ditentukan," jelasnya.

Hasan Karman mengatakan, meski baru dimulai pada tahun ini, tapi Pemerintah
Kota Singkawang sangat siap, namun terkendala beberapa faktor seperti
infrastruktur yang belum memadai. "Jika dibandingkan dengan tahun lalu,
perayaan tahun ini lebih besar. Maka untuk tahun depan kita akan
mempersiapkan jauh-jauh hari," katanya.

Sedangkan untuk atraksi yang dipersiapkan pada puncak perayaan Cap Go Meh,
sebenarnya sejak hari pertama malam Imlek sudah ada panggung gembira
kemudian kembang api yang diperuntukkan bagi masyarakat dan pengunjung.
"Kemudian pada 14 Februari lalu ada pembukaan pameran grand opening Naga
Raksasa pemecah rekor MURI dan Dunia, yang dipamerkan pada 14-21 Februari
nanti. Sedangkan pada 19 Februari malam, akan ada pawai lampion. Semua mobil
dihiasi dengan lampion, ada Naga Bulan dari Kuching Serawak yang dimainkan
oleh orang yang berpakaian hitam-hitam," paparnya.

Lebih lanjut Hasan Karman mengatakan, pada tanggal 20 Februari akan ada
empat panggung rakyat untuk hiburan. Pada hari H, tanggal 21 Februari
sebagai puncak perayaan Cap Go Meh, akan ada sekitar 400 tatung yang akan
meramaikan Kota Singkawang. "Untuk pengamanan Kota Singkawang, saya rasa
sangat kondusif. Sebab antara Kapolres Singkawang sebagai penanggungjawab,
pengarah dan panitia induk sudah menggelar kesiapan pengamanan. Kebetulan
waktu pagelaran, kesiapan pengamanan saya yang menjadi inspektur upacara
semuanya sudah siap," katanya mantap. (ian)

Kirim email ke