Iya, harusnya Singkawang mendapatkan penghargaan tuh akan kepeduliaannya 
terhadap lingkungan :) / penghematan energi maupun air :)




________________________________
From: ardy prasetya <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, March 30, 2009 1:40:36 AM
Subject: RE: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita

Heheheh. Ironis yang berdarah-darah.


Regards.

________________________________
To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Sun, 29 Mar 2009 16:59:49 +0000
Subject: Re: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita


Benar, Bung Ardy..

Makanya saya tidak ikutin aksi keep earth kemarin, abis tiap 5 hari rumahku 
dapat jatah pemadaman 3-4 jam, lebih lama dari aksi keep earth kemarin, he-he.. 
Saya pun dari dulu tidak pakai genset, yang Honda punya mahal sih, ngak 
kejangkau..

Salam,
Hendra Bong.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

________________________________
From: ardy prasetya 
Date: Sun, 29 Mar 2009 23:56:17 +0700
To: <singkaw...@yahoogro ups.com>
Subject: RE: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita


Hm ? Bukannya di Singkawang memang sering ada Earth Hour bergilir ?


________________________________
To: singkaw...@yahoogro ups.com
From: w...@singkawang. us
Date: Sat, 28 Mar 2009 19:23:45 +0700
Subject: [Singkawang] [PP] Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita




Sabtu, 28 Maret 2009 , 10:16:00
Aksi Keep Earth, 1 Jam Singkawang Gelap Gulita


SINGKAWANG – Organisasi pecinta lingkungan sedunia melakukan sebuah voting di 
internet dengan dua tema terkait penyelamatan bumi dari kehancuran dan 
kepunahan, akibat penggunaan energi fosil bahan bakar listrik. Yakni Global 
Warming dan Keep Earth. Dari dua vote tersebut, terpilihlah Keep Earth. Salah 
satu aksi yang dilakukan menindaklanjuti itu, adalah dengan mematikan listrik 
selama satu jam pemakaian. Pemerintah Kota Singkawang lewat Badan Lingkungan 
Hidup pun bereaksi. BLH mengajak masyarakat untuk bersama-sama mematikan 
penggunaan listrik pada Sabtu (28/3) mulai dari jam 22.00 sampai dengan 23.00 
WIB. “Kalau di dunia mulai dari pukul 20.30 sampai dengan 21.30 WIB. Namun, 
kita sesuaikan dengan kondisi Kota Singkawang pada malam minggu. Makanya pada 
tanggal 28 Maret mulai jam 22.00 sampai dengan 23.00 WIB kita bersama mematikan 
penggunaan listrik,” kata Kepala BLH Kota Singkawang Ramzy Nurdin kepada 
wartawan di ruang kerjanya kemarin. 

Mengapa tanggal 28 malam? Ramzy menjelaskan, hal itu sudah merupakan 
kesepakatan seluruh dunia sebelumnya dalam pertemuan yang diadakan di Bali 
beberapa waktu lalu yang membahas masalah lingkungan hidup. Meskipun, hari 
lingkungan hidup sedunia jatuh pada tanggal 5 Juni. Ia menambahkan, tujuan 
mematikan penggunaan listrik selama satu jam tersebut, merupakan wujud 
solidaritas terhadap penghematan energi yang tak terbarukan, yang selama ini 
digunakan untuk mesin pembangkit tenaga listrik. 
“Energi fosil merupakan sumber energi yang tak terbarukan. Kalau digunakan 
terus maka akan habis,” jelas Ramzy. Ia menambahkan, hal itu juga untuk 
menggugah kepedulian masyarakat kepada bumi. Dan juga agar masyarakat bisa 
melakukan tindakan nyata dalam rangka menyelamatkan bumi. Ramzy berharap, jika 
sudah dimatikan nanti, jangan ada masyarakat yang menggunakan mesin genset. 
“Genset juga menggunakan bahan bakar dari sumber energi fosil. Lagipula, 
mematikan penggunaan listrik tersebut hanya satu jam saja,” katanya. Menurut 
dia, pemerintah sudah memberikan surat edaran kepada Struktur Kerja Perangkat 
Daerah yang ada di Singkawang terkait masalah ini. Ia mengungkapkan, hal itu 
supaya bisa diketahui oleh seluruh pegawai negeri dan keluarganya. 

Menurutnya lagi Pemkot Singkawang sudah bekerjasama dengan PLN Cabang 
Singkawang. Katanya, PLN diajak untuk mengkoordinasi mematikan listrik selama 
satu jam tersebut. Jika pun listrik masih dihidupkan, maka masyarakat harus 
tetap mematikan sendiri listrik di rumah masing-masing. Wali Kota Singkawang 
Hasan Karman melalui Kepala BLH mengimbau kepada semua masyarakat untuk 
bersama-sama mendukung langkah ini. “Kepada semua masyarakat Singkawang dan 
sekitarnnya, pada Malam Minggu tanggal 28 Maret 2009, untuk mematikan listrik 
mulai dari pukul 22.00 sampai dengan 23.00 WIB di rumah, toko tempat hiburan 
dan lainnya. Kita ingin menggugah hati masyarakat, untuk sama-sama agar bisa 
menyelamatkan bumi dari kepunahan dengan cara melakukan penghematan bahan bakar 
yang bersumber dari energi fosil yang tak terbarukan. Mari bersama-sama 
melakukannya, agar nanti anak cucu kita tidak kehabisan sumber energi 
tersebut,” imbau Wali Kota melalui BLH. (ody) 


________________________________
Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you want. 
Windows Live


________________________________
Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you want. 
Windows Live 





      

Kirim email ke