Noon Coffee Break
Guys, ada yang tahu nggak kalau ternyata di Thailand berlaku larangan
merokok lho. Larangan ini katanya titah langsung dari Raja dan kemudian diikuti
oleh seluruh masyarakatnya. Jadi, kalau kalian mengunjungi negara Gajah Putih
itu, tidak ada pemandangan orang-orang bebas merokok apalagi anak-anak
sekolahnya. Hebat ya
Semua itu karena mereka bertekad ingin menghapuskan
penggunaan narkoba sejak dini dan ke akar-akarnya dengan membiasakan diri untuk
tidak (memulainya dengan) merokok.
Di Thailand, apapun yang menjadi perintah Raja, selalu dijunjung tinggi.
Keberadaannya nyaris dikultuskan, makanya nggak heran ketika terjadi kudeta
kemarin, masyarakatnya aman-aman aja selama, tentu saja, Raja mereka tidak
diganggu. Konon disana, setiap hari, pukul 8 pagi dan 6 petang ada ritual
masyarakat berdiri menghadap Raja (bisa gambar atau foto Raja ukuran sekian
R) selama beberapa menit (?). Walah
. Dan itu sudah jadi kebiasaaan yang
terinternalisasi. Jadi nggak pake perintah apalagi sanksi denda buat yang tidak
melakukannya.
Tentu ada banyak lagi kisah tentang Thailand, negara tetangga kita yang
dulunya pernah jadi jajahan Sriwijaya. Sayangnya saya belum berkesempatan ke
sana. Padahal negara itu sangat menarik, hampir seperti Bali. Penuh bunga,
budaya, panorama dan adat istiadat. Wah ngiri banget liat teman saya akan ke
sana untuk ketiga kalinya. Husnul, mahasiswa tingkat akhir jurusan kriminologi
itu berkesempatan melakukan studi banding mengenai penanganan narkoba bagi
generasi muda. Thailand hampir bisa mengatasinya. Indonesia kapan ya?
Di Indonesia tidak ada orang yang ditakuti dan disegani seperti Raja di
Thailand. Sanksi hukum, aparat penegak hukum, undang-undang, presiden, pejabat,
tokoh masyarakat dan agama, guru, orang tua bahkan mungkin Tuhan sekalipun.
Hiks
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.