Setuju Bang Tiar.

Walau saya bukan orang bekasi asli, tapi udah lama tinggal dibekasi tercinta
ini. Dari dulu masalah segitiga pasar lama lapangan persikasi ga pernah
beres dan kotor. mudah2an walikota yang baru ini bisa lebih care  buat
nuntasin masalah sampah dan kebersihan bekasi.

 

with best regards 
Vanda 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Rahman, Tiar
Sent: Wednesday, 13 February, 2008 7:29 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: [sma1bks] Temporary MDD 39

 

Pemimpin Baru Kota Bekasi

 

Rasanya gatel juga kepingin nulis tentang pilkada di kota Bekasi. Sebelumnya
pengen nulis menjelang pemilihannya, tapi gak sempet. So menjelang akhir
temporary MDD ini, gue niatin pokoknya harus nulis. lis.lis.

 

Walau sudah didaftar sebagai pemilih di kota Bekasi, tapi gue gak ikut
nyoblos. Sebab tahun kemarin sudah nyoblos untuk kabupater Bekasi dan memang
sekarang berdomisili di tambun utara juga. Tapi tetep aja hubungan gue dan
kota ini gal bakalan putus, sebab kota Bekasi masih sering gue lewatin
apalagi emak gue dan adek-adek masih di kota Bekasi juga. Sejujurnya walau
gue orang Bekasi asli.... gue gak keberatan Bekasi dipimpin oleh orang bukan
asli Bekasi. Asalkan dia jujur, amanah dan tulus untuk memajukan kota ini.
Cukupkan kebutuhan hidup dengan gaji bulanan, bukan dari tunjangan yang
diada-adakan dan komisi proyek kiri-kanan. Dan inilah komen gue:

 

Pertama gue ucapkan selamat kepada pasangan M2R yang sudah memenangkan
pemilu (jagoan gue kalah euy.), walau di kiri kanan kuping gue masih
terdengar suara ketidakpuasan, hasil ini harus diterima dengan legowo. Kita
harus mendukung agar beliau-beliau ini agar bisa menjadi teladan sebagai
orang no#1 di kota Bekasi dalam membangun Bekasi. 

 

Ke-dua, Alhamdulillah juga selama kampanye dan setelah pengumuman hasil
pilkada, Bekasi aman-aman aja, ini seharusnya dijadikan contoh untuk pilkada
di daerah lainnya.

 

Ke-tiga, terus terang kita pasti menantikan realisasi janji-janji kampanye.
Apakah seperti pemilu di tempat lain juga, hanya sekedar lip service or
beneran?Menuju Bekasi sehat, aman dan cerdas (eh gitu bukan ya, spanduk
kampanye-nya).

 

Ke-empat, gue punya tantangan. untuk seratus hari setelah pelantikan, bisa
gak pasangan ini membereskan segitiga lapangan persikasi - terminal - pasar
baru Bekasi menjadi tempat lintas yang nyaman, dengan mengembalikan semua
fungsi jalan, pasar dan taman. Sayang sekali jika biaya pembuatan jalan dan
terowongan yang mahal tapi gak berfungsi maksimal. Setiap pagi, tukang
jualan sayuran memenuhi jalan depan RS Bella hingga terminal, sehingga bikin
macet walau setiap pagi ditugaskan juga polantas untuk mengatur jalan. Jadi
kerjaan rutin tanpa improvement. Belum lagi pedagang-pedagang ini seenaknya
membuang sisa sayuran busuk ke jalan, dan kemudian dinas kebersihan
membersihkannya semampunya saja. Di saat hujan seperti ini sampah itu
membusuk dan melumpur. 

 

Selain itu juga, pedagang-pedagang ini seenaknya menebar tali rapia ke
kabel-kabel listrik untuk dipasang ke tenda sementara mereka. Bahkan artis
aliran  abstrak pun pasti enggan mengakui ini sebagai karya seni, sebab ini
hanya fungsi sementara dengan mengabaikan keindahan dan yang paling penting
keamanan diri. Menengok ke pasar baru. rasanya gue enggan melaluinya lagi.
Terkenang jaman sma dulu. koasi K-12 jurusan duren jaya masih leluasa
melintasi pasar baru Bekasi dan jalan ampera hanya jalur alternatif jika
macet. Sekarang . awang banget dah gue kalo disuruh kesana. Siapa yang bisa
nyeritain gmana pasar baru sekarang?

 

Segitiga masalah ini sebenarnya sangat dekat sekali dengan kantor dan rumah
dinas pak walikota, gue harap mereka tanggap dan peka dengan persoalan ini.
Pedagang-pedagang kaki lima ini jika mau ditertibkan, ya jangan diambil
pungutan apapun dari mereka kemudian fikirkan tempat penampungan yang
kondusif untuk usaha mereka. Retribusi bukan berarti mereka bisa membuang
sampah seenaknya. Seharusnya. dengan bantuan pembantu walikota yang cakap,
cerdas dan jujur. masalah ini sangat mudah diatasi. Tentunya pedagang ybs
juga perlu diberi pengarahan dan next peringatan/hukuman jika melanggar.
Pasar rawa kalong yang di kampung aja bisa rapih kok, di Bekasi kan banyak
orang pinter masa ga bisa.

 

Selamat bertugas Bang M2 dan Bang Pepen, bawa Bekasi tinggal landas menuju
kemakmuran dan kesejahteraan.

It's only temporary, spin up your life

Tiar Rahman
Mau lihat yang lain? Silahkan mampir di www.tiarrahman.
<http://www.tiarrahman.multiply.com/journal> multiply.com/journal 

CONFIDENTIALITY NOTICE 
The information in this email may be confidential and/or privileged.
This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named
above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified
that any review, dissemination, copying, use or storage of this email
and its attachments, if any, or the information contained herein is
prohibited. If you have received this email in error, please
immediately notify the sender by return email and delete this email
from your system. Thank you.

 

Kirim email ke