apa perlu dibuat "Gerakan Menanam Sayur Di Pekarangan Rumah?"

2008/2/14 Sri Wahyuningsih <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Emang bener Bang Tiar.
> Kalu liat tayangan di TV rasanya kita jadi takut untuk makan karena hampir
> semua makanan (baik makanan alami kayak sayuran/buah maupun makanan olahan)
> udah dicampur sama bahan2 kimia yg bisa ngerusak tubuh.
>
> Kira-kira makanan apa ya yg masih bener2 sehat untuk kita tanpa ada embel2
> campuran bahan kimia? hiks..hiks...
> sayuran/buah organik?
>
> *"Rahman, Tiar" <[EMAIL PROTECTED]>* wrote:
>
>   Orang-Orang Kejam
>   Gemes banget ngeliat tayangan investigasi di salah satu tv swasta. Ya
> kalo cuma pemalsuan produk elektronik atau spare part kendaraan (kecuali
> yang berhubungan dengan safety ya) si mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi ini
> makanan dan obat. Gilee bener. Mengorbankan keselamatan orang hanya demi
> untung banyak.
>  Berikut data yang saya ketahui
> 1.      Minyak goreng campur solar.
> 2.      Borax dan formalin digunakan untuk baso dan tahu.
> 3.      Daging ayam yang disuntik air biar beratnya bertambah.
> 4.      Somay yang menggunakan ikan sapu-sapu.
> 5.      Semangka dengan menggunakan peptisida yang berlebihan, kemudian
> disuntik zat pewarna dan pemanis.
> 6.      Saos yang menggunakan tambahan pepaya dan sayuran lain yang busuk.
> 7.      Bawang goreng yang dicampur parutan singkong dan ubi.
> 8.      Minyak sayur bekas, ditambahkan pemutih. Gilee bisa jernih dan
> bening euy.
> 9.      Obat racikan yang menggunakan bahan obat keras. Bahkan pemalsuan
> merk. Orang sakit mau sembuh kok dikasih obat palsu. Malah ada yang sampe
> meninggal karena minum obat pelangsing.
>  Mereka itu betul-betul kejam. Anak-istrinya sendiri tidak dia perkenankan
> untuk mengkonsumsi, tapi untuk orang lain mereka tega. Untung yang mereka
> dapat bisa 2-3 kali lipat, emang ujung-ujungnya duit juga. Entah doa yang
> seperti apa yang kita panjatkan untuk mereka. Padahal bisnis yang baik
> adalah bukan hanya ber-orientasi keuntungan yang besar saja (nilai duniawi),
> tapi jauh dari itu berkah dari hasil usaha kita (nilai akhirat). Apalah arti
> nilai uang yang didapat dengan menuai kesedihan n kemarahan orang yang
> dizholimi dan next kehidupan akhirat  yang kita jalani. Padahal dunia hanya
> sementara dan kehidupan selanjutnyalah  yang kekal.
>  Ya Allah bukakan hati mereka dan hati kami, ingatkan kami jika terlupa
> atau tidak berada dalam jalan yang lurus, dan karuniakan berkah bagi setiap
> tetes keringat kami. Amiin.
>
> It's only temporary, spin up your life
>
> Tiar Rahman
> Mau lihat yang lain? Silahkan mampir di
> www.tiarrahman.multiply.com/journal
>  CONFIDENTIALITY NOTICE
> The information in this email may be confidential and/or privileged.
> This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named
> above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified
> that any review, dissemination, copying, use or storage of this email
> and its attachments, if any, or the information contained herein is
> prohibited. If you have received this email in error, please
> immediately notify the sender by return email and delete this email
> from your system. Thank you.
>
>
> ------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
> now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
> 
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kurniawan.co.nr

Kirim email ke