Aduh jadi malu .... hehhehe sorry yang bro atau lebih tepatnya bang
----- Original Message ---- From: Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, June 28, 2008 5:15:35 AM Subject: Re: [sma1bks] Re: Trs: Sikap Adil Kepada FPI He..he.e.e.e. Boss Avip itu lelaki tulen lho...he..he. .e.e Salam, Morry Infra +966-533214840 On 6/28/08, Beto FLP <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Sorry mba, kayaknya mba salah paham deh. Kenapa yach sewaktu ada kata-kata militan dan fanatis itu selalu dikaitakan dengan hal2x yang negatif. Saya setuju dengan pendapat bung Dicky, malahan seharusny akita menjadi orang2x yang militan dalam menjalankan keyakinan kita, dalam hal ini yang dimaksud dengan militan bukan berarti mengganggap rendah agama lain. Sikap yang militan maksudnya adalah membela percaya kepada keyakinan agamannya dan hidup sesuai dengan ajaran agamanya. Saya setuju dengan pendapat bung Dicky ahmadiyah sampai kapanpun akan tetap membela kepercayaannya, meskipun sudah ada yang "ditobatkan" meskipun (IMHO) "pertobatan" seperti itu juga salah karena dilakukan akibat adanya paksaan dan tekanan, kalau tidak akan disiksa, di adili masa, dll. Sekali lagi, kata-kata militan dan fanatisme saya rasa tidak harus selalu negatif, selama tidak dibawa kedalam wacana tindakan yang melanggar hak-hak orang lain dan menimbulkan kekerasan. Toh itu juga hanya kata-kata. Mana yang lebih baik, seorang atheis yang menghormati hukum dan hak-hak orang lain, atau seorang pemuka agama yang melecehkan hak-hak orang lain berdasarkan penafsirannya sendiri? yach.. tidak ada yang baik semuanya pasti pernah berbuat dosa, tapi itu dimata sang pencipta tapi di mata hukum, jelaslah yang menghormati hukum yang dianggap lebih baik. ----- Original Message ---- From: avicena.qisthi <avicena.qisthi@ yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] .com Sent: Friday, June 27, 2008 9:54:08 PM Subject: [sma1bks] Re: Trs: Sikap Adil Kepada FPI Once more..bukan agamanya ...tapi pelaku yang menafsirkan salah akan agamanya yang menyalahgunakan bisa melahirkan kesan bahwa agam tertentu hanya membawa fanatisme dan bla bla whatever. Paradox lo bilang agama islam rahmatan lila'lamin tapi lo sebut juga bisa melahirkan fanatisme. Get that point? Apip Kamil
