Keberadaan FPI masih diperlukan sampai hukum benar2 ditegakan. Contoh kasus,
di Bandar Lampung perlu dibentuk FPI, kenapa ? Terminal Rajabasa terkenal
sangat rawan, seolah2 tidak ada hukum di sana, preman/tukang palak/perampok
yang berkuasa. Abang ipar saya pernah duel lawan lima preman, polisi ada,
tapi diam saja.Alhamdulillah dia menang... 

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
ACHMAD SUTRIADI
Sent: Thursday, June 12, 2008 9:09 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Re: Trs: Sikap Adil Kepada FPI

 


Pernah dengar info dari anggota FPI, bahwa sebelum mereka merazia tampat
hiburan malam mereka terlebih dahulu memberikan peringatan kepada pemilik
hiburan malam. Dan mereka juga sudah memberikan laporan kepada Pihak
Kepolisian selaku pihak yang berwenang. Namun karena lambannya pihak
Kepolisian dalam bertindak diiringi tidak kooperatifnya Pemilik Hiburan
dalam menerima masukan, akhirnya FPI bertindak sendiri dengan merazia tempat
hiburan tsb. 

Dalam hal ini, proses razia yang dilakukan FPI terhadap Tempat hiburan tsb,
apabila dilakukan dengan cara merusak tempat hiburan, memeras, itu memang
tidak bisa dibenarkan.

Namun apakah Jika Polisi Diam saja, Pemilik Tempat Hiburan tidak kooperatif
(palagi didukung centeng dari Oknum Polisi/Militer)

itu merupakan hal yang benar??

 

Bicara soal Hukum di Indonesia memang Miris....

Ada orang yang tidak tahu Hukum, sehingga melakukan tindakan melanggar
hukum...

Tapi tidak sedikit orang yang tahu Hukum, bahkan Pakar Hukum namun pura2
tidak tahu Hukum, PARAHNYA memanfaatkan HUKUM demi kepentingan segelintir
orang didalam mempertahankan kekuasaan dan kekayaan....

 

So sebagian orang menjadi Frustasi dan Apatis terhadap Hukum negeri ini dan
Juga Aparat penegak Hukum Negeri ini...

Tidak jarang bentuk Kefrustasian sekelompok masyarakat terhadap Hukum
akhirnya diapresiasikan dengan Tindakan yang melanggar Hukum juga

 

So, selama Implementasi Hukum di negeri Ini masih dinodai oleh Oknum Aparat
Hukum, kayaknya masalah2 kekerasan tidak akan pernah usai...

Jika FPI dibubarkan, toh akan ada lagi tindakan kekerasan yg dilakukan oleh
sekelompok orang yang diakibatkan kekecewaan Kondisi Hukum di negeri ini....



------- Original Message -------
Sender : Beto FLP<[EMAIL PROTECTED]>
Date : Jun 12, 2008 08:37 (GMT+07:00)
Title : Re: [sma1bks] Re: Trs: Sikap Adil Kepada FPI




 

Saya tidak setuju apabila membubarkan FPI dengan kekerasan juga, karena hal
tersebut akan membuat kita sama dengan mereka, sedangkan kita berbeda.
Seperti post saya sebelumnya, saya kasihan kepada simpatisan mereka yang
kebaykan pemuda dan remaja yang telah dibutakan matanya. Mereka tidak tahu
kalau FPI hanyalah "device" yang digerakan oleh pejabat2x atas. Tujuannya
tidak murni membela ajaran Islam, itu bisa saya pastikan. Kita harus bisa
membedakan mana ajaran, mana orangnya. FPI hanyalah sekumpulan orang yang
digerakan dengan suatu alat pemersatu yaitu membela ajaran Islam, DENGAN
CARA KEKERASAN. Meskipun alasannya adalah jalan terakhir, TINDAK KEKERASAN
TIDAK DAPAT DIBENARKAN DI NEGERI INI, kalau mau di hutan rimba amazon sana.

Saya tidak setuju dengan Playboy, tempat hiburan malam, tempat perjudian,
bahkan saya tidak setuju apabila rokok diperjualbelikan untuk anak dibawah
umur. Tapi tidak dengan cara kekerasan seperti itu. Sekali lagi FPI harus
menghormati hukum di Indonesia, apabila tidak bisa menghormati hukum yang
berlaku di Indonesia, mereka boleh meninggalkan negeri ini pidah ke negara
luar.

Last but not least, saya hanya kasihan dengan simpatisan FPI yang
dimanfaatkan oleh orang2x tertentu yang memiliki tujuan pribadi atau
kelompok.

"Hate the sin, but don't hate the sinner" (Mahatma Gandhi)

----- Original Message ----
From: avicena.qisthi <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 12, 2008 2:30:55 AM
Subject: [sma1bks] Re: Trs: Sikap Adil Kepada FPI

Ganyang dan Bubarkan FPI?
Ganyang diapain nih? di uber-uber terus di usek usek, digebukin di
sikat habis secara kekerasan juga? Sama juga dong kekerasan?
Bubarkan? Wah nanti gampang muncul organisasi baru, gantinya FPI.
Padahal itu-itu juga.
Mungkin perlakuan terbaik adalah, IMHO, dialog dengan FPI, kita
ingatkan mereka. Amar Ma'ruf nahi Mungkar Yes!, Tapi tidak dengan
kekerasan.

Dan untuk golongan AKKBB dengan kawan-kawannya juga, kita harus tuntut
mereka mengurangi kekerasan secara psikologis terhadap umat ini.
Jangan mentang-mentang media mereka kuasai, dengan seenaknya mereka
bisa memutarbalikan fakta, memprovokasi umat. we have it satt and
enough! Kalau aqidah mau mereka jual, demi setumpuk dollar. Silahkan
lakukan! Tapi tidak berdiri di atas penistaan agama yang dibawa oleh
Rasul Terakhir, Muhammad SAW ini. 

Apip Kamil
fis 3 - 91

 

 

 

 

  
 

Achmad Sutriadi 

 

Strategy and Planning Procurement

OMS Division

PT Samsung Electronics Indonesia       

 

vStrategic Sourcing, SCM Process, Supplier Partnershipv

 

 

 

 

 

Kirim email ke