Pernikahan. Ini satu fase dalam hidup. Kalau memang bisa dipertahankan
terus, bagus. Lakukanlah...!

Namun, dalam sejumlah kasus spesifik, berpisah adalah juga pilihan.
Terkadang berpisah juga adalah demi kebaikan. Bayangkan.....sekali lagi
bayangkan, imaginasikan. Pasangan yang semakin lama bukan semakin menyatu.
Tapi malah saling berpisah. Seperti dua jalan kereta yang saling
menjau...menjauh dan menjauh....

Sungguh lho...adakalanya satu pasangan semakin lama bukan semakin menyatu.
Tapi malah punya jalan sendiri-sendiri. Dan, ketika bertemu yang ada adalah
ketidakcocokan demi ketidakcocokan. Ujung-ujungnya adalah bertengkar.
Jangankan soal isi sms dari siapa dan apa isinya. Soal naro koran salah aza
bisa menimbulkan perang irak. Nah, bila bersatu hanya bertengkar, bukankah
lebih baik berpisah.
Bila bersatu tak mampu mendekatkan diri padaNya, mengapa tidak cari
alternatif lain?

Yang terpenting adalah semuanya dalam kerangka ibadah. Ya, ibadah! Akankah
bersatu mampu mendongkrak kualitas penghambaan kita kepada Sang Rabb. Ini
yang penting.

Sekali lagi, berpisah atau bersatu itu gak penting. Yang penting adalah
semuanya dalam kerangka ibadah dan kebaikan...


Salam..!

Kirim email ke