duh Oom Komar...ini bukan pertanda kan?...
 (kidding only)  ..

--- komarudin ibnu mikam <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Pernikahan. Ini satu fase dalam hidup. Kalau memang
> bisa dipertahankan
> terus, bagus. Lakukanlah...!
> 
> Namun, dalam sejumlah kasus spesifik, berpisah
> adalah juga pilihan.
> Terkadang berpisah juga adalah demi kebaikan.
> Bayangkan.....sekali lagi
> bayangkan, imaginasikan. Pasangan yang semakin lama
> bukan semakin menyatu.
> Tapi malah saling berpisah. Seperti dua jalan kereta
> yang saling
> menjau...menjauh dan menjauh....
> 
> Sungguh lho...adakalanya satu pasangan semakin lama
> bukan semakin menyatu.
> Tapi malah punya jalan sendiri-sendiri. Dan, ketika
> bertemu yang ada adalah
> ketidakcocokan demi ketidakcocokan. Ujung-ujungnya
> adalah bertengkar.
> Jangankan soal isi sms dari siapa dan apa isinya.
> Soal naro koran salah aza
> bisa menimbulkan perang irak. Nah, bila bersatu
> hanya bertengkar, bukankah
> lebih baik berpisah.
> Bila bersatu tak mampu mendekatkan diri padaNya,
> mengapa tidak cari
> alternatif lain?
> 
> Yang terpenting adalah semuanya dalam kerangka
> ibadah. Ya, ibadah! Akankah
> bersatu mampu mendongkrak kualitas penghambaan kita
> kepada Sang Rabb. Ini
> yang penting.
> 
> Sekali lagi, berpisah atau bersatu itu gak penting.
> Yang penting adalah
> semuanya dalam kerangka ibadah dan kebaikan...
> 
> 
> Salam..!
> 



      

Kirim email ke