Ikutan donk :
1. Habis Taon Baru
2. Pastinya tambahin Doa2 baru
3. Mimpi2 baru
4. Semangat baru
5. Gaji baru
6. Rencana baru
7. Kesibukan baru
8. Temen baru
9. Pengen punya barang baru..hehhe
10. Pengen jalan2 ketempat baru..hehhe 
 
Amien... Amien.. 

  ----- Original Message ----- 
  From: tiarrahman 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, January 15, 2009 1:56 PM
  Subject: [sma1bks] Re: Noon Coffee Break : Januari


  kalo 10:
  1. Gaji baru
  2. Kerjaan baru (gaji lebih baru)
  3. semangat baru
  4. ebook baru
  5. teman baru
  6. Gigi 11 januari
  7. Hujan - Banjir
  8. Pastinya dingin
  9. pengen sekolah lagi deh.
  10. optimis juga deh

  --- In [email protected], "Lusiana M. Hevita" <mhev...@...> 
  wrote:
  >
  > JANUARI
  > 
  > Kenapa Januari? Karena tidak mau bicara soal Desember.
  > Desember adalah kemarin. Tahun lalu. Bulan yang memberikan warna 
  putih juga
  > hitam dalam lembaran hidup. Dan itu tidak mau diingat-ingat lagi, 
  meski kadang
  > kenangan itu muncul. Tidak apa-apa kalau tidak disengaja. Karena 
  manusia, punya
  > memori bergiga-giga byte.
  > 
  > Januari adalah awal. Lembaran baru. Harapan baru. Pagi pada
  > hari yang panjang. Matahari pada ufuk Timur. Dimulainya kehidupan. 
  Siapa tidak
  > suka harapan? Siapa tidak suka pagi? Saat masih ada embun yang 
  menetes, bunga
  > kuncup yang siap merekah, dan kicau burung terbang keluar sarang 
  mencari makan.
  > 
  > Ustadz pernah bilang, mengutip perkataan Nabi. Tawakal/taqwa
  > itu seperti burung yang pergi keluar sarang di pagi hari untuk 
  mencari makan,
  > dan pulang di sore hari dalam keadaan kantung penuh dengan makanan 
  dan kenyang.
  > Menyambut pagi dengan suka cita, penuh harapan, semangat. Lihat 
  saja. Belum
  > terbang saja dia berkicau, berjingkat-jingkat di dahan, mengepakan 
  sayap,
  > berkicau lagi. Memanggil anak-anaknya, atau pasangannya atau teman-
  temannya.
  > Lalu terbang bersama. Meluncur ke atas, menyambut benang-benang 
  sinar terang
  > dari Timur. Memenuhi rongga dada dan sayapnya dengan udara pagi. 
  Lepas sekali.
  > 
  > Perkara bahwa di luar sana musuh atau bahaya menghadang, dia
  > tidak ambil pusing. Tetap terbang keluar sarang. Perkara persediaan 
  biji-bijian
  > dan buah-buahan semakin menipis, dia tidak peduli. Tetap mengepak 
  ke sana-sini.
  > Perkara tak ada dahan dan batang pohon serta daun-daun yang 
  menyediakan ulat,
  > dia tidak ragu. Tetap hinggap di mana pun dia mau. Kabel telepon, 
  tiang
  > listrik, tali jemuran, antena tv atau atap-atap bangunan. 
  > 
  > "Burung tetap aja burung, dan manusia tetap manusia. Burung
  > nggak bisa melawan kalau manusia memotong lehernya." kata Ibu satu 
  ruangan,
  > dulu di pertengahan tahun 2001. Waktu saya mengamati burung-burung 
  dari kaca jendela
  > dan bilang pengen jadi binatang yang punya sayap itu. (Haha.. dasar 
  ketahuan
  > deh lagi frustasinya).
  > Sejak itu saya menganggap beliau sebagai ibu saya sendiri.
  > Hanya karena nasehatnya tentang burung..how come? Yes, but that's 
  right!
  > Manusia makluk yang `kuat', memiliki segala yang tidak dimiliki 
  binatang,
  > apalagi burung. Akal, pikiran, imajinasi, hati nurani.*halah.. 
  (kalau burung
  > kelebihannya cuma karena dia punya sayap aja simpul saya akhirnya :-
  )
  > 
  > Mengapa Januari? Karena hujan di Januari berkesan romantis
  > (Glen Fredly kalee :), sedangkan di Desember berkesan kelabu. 
  Karena Januari
  > adalah angka 1 (satu) dan Desember 12 (duabelas). Karena Januari 
  adalah awal
  > dan Desember akhir. Tapi, tidak sesederhana itu lah. Januari dan 
  Desember
  > adalah sama saja, hanya bagaimana manusia memandangnya. Tidak 
  percaya kalau
  > sama?
  > "Bapakku meninggal tanggal 16 Januari, Vit. Dan Papa-mu
  > tanggal 16 Desember. Kita sama-sama kehilangan Ayah di tahun yang 
  sama. Aku di
  > awal, kamu di akhir tahun." kata teman
  > seperjalanan dinas (dan apa saja itu).
  > Kepiluan yang sama, bukan?
  > 
  > Jadi kenapa Januari? Sekali lagi cara pandang. Dia bisa jadi
  > romantis atau kelabu. Dia bisa jadi awal yang baru, atau kelanjutan 
  dari akhir
  > yang belum berakhir. Dan, silakan memilih. 10 kata (-kata) untuk 
  Januari pilihan saya adalah: Optimisme, harapan, impian, cita-cita, 
  resolusi, lebih baik, hujan yang
  > romantis, angka 1, matahari pagi, burung dengan tawakalnya.
  > 
  > So guys, apa arti Januari bagimu?
  >



   

Kirim email ke