Waduh.mellow..banget sech

 

with best regards 
Vanda 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
komarudin ibnu mikam
Sent: Friday, 16 January, 2009 4:24 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Re: Noon Coffee Break : Januari

 

Januari - Glenn Fredly

berat bebanku meninggalkanmu
separuh nafas jiwaku sirna

bujan salahmu apa dayaku
mungkin benar cinta sejati 
tak berpihak pada kita

reff: kasihku sampai di sini kisah kita
jangan tangisi keadaannya
bukan karena kita berbeda

dengarkan, dengarkan lagu-lagu ini
melodi rintihan hati ini
kisah kita berakhir di januari

  selamat tinggal kisah sejatiku
  ooo pergilah

 

2009/1/15 Lulu Olivia <luluo...@rad. <mailto:[email protected]> net.id>

Ikutan donk :

1. Habis Taon Baru

2. Pastinya tambahin Doa2 baru

3. Mimpi2 baru

4. Semangat baru

5. Gaji baru

6. Rencana baru

7. Kesibukan baru

8. Temen baru

9. Pengen punya barang baru..hehhe

10. Pengen jalan2 ketempat baru..hehhe 

 

Amien... Amien.. 

 

----- Original Message ----- 

From: tiarrahman <mailto:[email protected]>  

To: sma1...@yahoogroups <mailto:[email protected]> .com 

Sent: Thursday, January 15, 2009 1:56 PM

Subject: [sma1bks] Re: Noon Coffee Break : Januari

 

kalo 10:
1. Gaji baru
2. Kerjaan baru (gaji lebih baru)
3. semangat baru
4. ebook baru
5. teman baru
6. Gigi 11 januari
7. Hujan - Banjir
8. Pastinya dingin
9. pengen sekolah lagi deh.
10. optimis juga deh

--- In sma1...@yahoogroups <mailto:[email protected]> .com, "Lusiana
M. Hevita" <mhev...@...> 
wrote:
>
> JANUARI
> 
> Kenapa Januari? Karena tidak mau bicara soal Desember.
> Desember adalah kemarin. Tahun lalu. Bulan yang memberikan warna 
putih juga
> hitam dalam lembaran hidup. Dan itu tidak mau diingat-ingat lagi, 
meski kadang
> kenangan itu muncul. Tidak apa-apa kalau tidak disengaja. Karena 
manusia, punya
> memori bergiga-giga byte.
> 
> Januari adalah awal. Lembaran baru. Harapan baru. Pagi pada
> hari yang panjang. Matahari pada ufuk Timur. Dimulainya kehidupan. 
Siapa tidak
> suka harapan? Siapa tidak suka pagi? Saat masih ada embun yang 
menetes, bunga
> kuncup yang siap merekah, dan kicau burung terbang keluar sarang 
mencari makan.
> 
> Ustadz pernah bilang, mengutip perkataan Nabi. Tawakal/taqwa
> itu seperti burung yang pergi keluar sarang di pagi hari untuk 
mencari makan,
> dan pulang di sore hari dalam keadaan kantung penuh dengan makanan 
dan kenyang.
> Menyambut pagi dengan suka cita, penuh harapan, semangat. Lihat 
saja. Belum
> terbang saja dia berkicau, berjingkat-jingkat di dahan, mengepakan 
sayap,
> berkicau lagi. Memanggil anak-anaknya, atau pasangannya atau teman-
temannya.
> Lalu terbang bersama. Meluncur ke atas, menyambut benang-benang 
sinar terang
> dari Timur. Memenuhi rongga dada dan sayapnya dengan udara pagi. 
Lepas sekali.
> 
> Perkara bahwa di luar sana musuh atau bahaya menghadang, dia
> tidak ambil pusing. Tetap terbang keluar sarang. Perkara persediaan 
biji-bijian
> dan buah-buahan semakin menipis, dia tidak peduli. Tetap mengepak 
ke sana-sini.
> Perkara tak ada dahan dan batang pohon serta daun-daun yang 
menyediakan ulat,
> dia tidak ragu. Tetap hinggap di mana pun dia mau. Kabel telepon, 
tiang
> listrik, tali jemuran, antena tv atau atap-atap bangunan. 
> 
> "Burung tetap aja burung, dan manusia tetap manusia. Burung
> nggak bisa melawan kalau manusia memotong lehernya." kata Ibu satu 
ruangan,
> dulu di pertengahan tahun 2001. Waktu saya mengamati burung-burung 
dari kaca jendela
> dan bilang pengen jadi binatang yang punya sayap itu. (Haha.. dasar 
ketahuan
> deh lagi frustasinya).
> Sejak itu saya menganggap beliau sebagai ibu saya sendiri.
> Hanya karena nasehatnya tentang burung..how come? Yes, but that's 
right!
> Manusia makluk yang `kuat', memiliki segala yang tidak dimiliki 
binatang,
> apalagi burung. Akal, pikiran, imajinasi, hati nurani.*halah.. 
(kalau burung
> kelebihannya cuma karena dia punya sayap aja simpul saya akhirnya :-
)
> 
> Mengapa Januari? Karena hujan di Januari berkesan romantis
> (Glen Fredly kalee :), sedangkan di Desember berkesan kelabu. 
Karena Januari
> adalah angka 1 (satu) dan Desember 12 (duabelas). Karena Januari 
adalah awal
> dan Desember akhir. Tapi, tidak sesederhana itu lah. Januari dan 
Desember
> adalah sama saja, hanya bagaimana manusia memandangnya. Tidak 
percaya kalau
> sama?
> "Bapakku meninggal tanggal 16 Januari, Vit. Dan Papa-mu
> tanggal 16 Desember. Kita sama-sama kehilangan Ayah di tahun yang 
sama. Aku di
> awal, kamu di akhir tahun." kata teman
> seperjalanan dinas (dan apa saja itu).
> Kepiluan yang sama, bukan?
> 
> Jadi kenapa Januari? Sekali lagi cara pandang. Dia bisa jadi
> romantis atau kelabu. Dia bisa jadi awal yang baru, atau kelanjutan 
dari akhir
> yang belum berakhir. Dan, silakan memilih. 10 kata (-kata) untuk 
Januari pilihan saya adalah: Optimisme, harapan, impian, cita-cita, 
resolusi, lebih baik, hujan yang
> romantis, angka 1, matahari pagi, burung dengan tawakalnya.
> 
> So guys, apa arti Januari bagimu?
>




-- 
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply <http://komarmikam.multiply.com> .com
0818721014-33113503
karya-karya ;
Novel Intelijen SOA (luxima)
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)

 

Kirim email ke