Makasi neh budi & pren, aku renc punya jaringan sbb:
INTERNET <----> MY SYSTEM <-----> WIRELESS AP (MIKROTIK) <-------> cLIENT (Nano Station/BUllet) nah untuk internet anggap aja aku dapet 1ooMbps & Unlimit IIX , aku mau atur via MY SYSTEM untuk jumlah bandwidth tiap client, wireless AP aku pake MIkrotik, Client aku renc pake Nano or bullet, pertanyaanku ? 1. pada MY SYSTEM aku harus punya perangkat Hardware / SOftware apa aja yg "Lumayan" murah biar bisa handel 200an Klien dengan bagus, apa cukup P4 1GHz ram 1Gig ? OS nya apa neh referensinya (pasti LINUX dh) varian apa UBUNTU atau MIkrotik neh? mohon petunjuk. 2. pada sisi AP , aku renc pake Mikrotit Board dengan wireless mini PCI nya, aku masih bingung harus berapa AP yg dipake buat handel 200an klient (mungkin awal 50an dh) apa cukup 1 AP ,atau beberapa AP tapi dengan 1 Routerboard, atau ada produk lain semisal Nanostation atau Senao?? mohon petunjuk. 3.stahuku freq wireless biasanya 2,4 GHz (bisa lebih dikit klo beli lisen mikrotik), ada 5,7GHz, ada pula yg 900MHz, enak yg mana neh, kt tau 2,4GHz is very crowdied, nah jarang yg maen di 900MHz mikrotik ada produknya (yg laen jg ada sehh kyk kanopi), klo 5,7 udh mulai ada penghuninya neh di daerahku, ada saran neh fren? mohon petunjuk. 4. Klo sisi client aku coba pake bullet mungkin yg deket2 dgn antenna GRID nya, klo agak jauh pake NanoStation (jarak AP-CLient skitar 1-10Km), ada saran neh? mohon petunjuk(lagi). budi boleh jg neh tawaranya.. aku piki2 dh, khan harga teman.. salam Cahyo --- On Wed, 5/6/09, Budiwijaya <[email protected]> wrote: From: Budiwijaya <[email protected]> Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking To: [email protected] Date: Wednesday, May 6, 2009, 1:04 PM Gini mas, Sependek yang saya tahu Yang DOM lebih praktis, karena sudah sama Disk On Module. Dan lagian lisensi mikrotik ini melekat ke (hard)disk-nya. Jadi kalo beli yang install, terus diinstall ke harddisk dan harddisknya rusak, biasanya beli lisensi lagi. Terus untuk routerboard, biasanya memang sudah terinstall dengan mikrotik. Jadi harddisknya sudah embedded/sudah disolder ke boardnya. Tapi ada juga beberapa routerboard yang tidak dilengkapi OS. Jadi bisa diinstall OS lain2. Routerboard+ mikrotik biasanya dipakai untuk aplikasi wireless, sebab dari kapasitas processor dan memory tidak memungkinkan untuk traffic yang diatas 60Mbps. Kalo saya, untuk router biasanya pake PC terus diinstall linux. PC-nya pake yg P2/P3 saja, dengan memory 128mb. Di kantor saya firewall-bridging- nya pake p2 memory 64mb, untuk traffic internet 10mbps, sedang untuk bridge+qos Btw, biasanya beli dimana mas? Beli di saya juga bisa kok.. :) Tinggal dibandingkan saja mas harganya.. -- [ budiwijaya ] --- On Tue, 5/5/09, cahyo widianto <widia...@rocketmail .com> wrote: From: cahyo widianto <widia...@rocketmail .com> Subject: [stikom_tk] Tanya Networking To: stikom...@yahoogrou ps.com Date: Tuesday, May 5, 2009, 9:24 PM aku konsul dh neh, aku udh pake bebebrapa tipe wirelesss, dari CANOPY series, NanoStation2, tapi belum cuba mikrotik he2.. emang bagus yah? aku liat2 di web, ada 2 jenis 1 yg DOM ada yg diinstall, trs ada routerboard yg bisa ditancepin mini PCI, di routerboard ini udh ada OSnya apa harus nambah lagi yah? aku renc mau beli 2 unit buat coba2 aja, ada saran ? mohon penjelasan sdikit nih fren2..
