--- On Thu, 5/7/09, Budiwijaya <[email protected]> wrote:
From: Budiwijaya <[email protected]>
Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking
To: [email protected]
Date: Thursday, May 7, 2009, 3:58 PM
Kalo wireless sendiri saya kurang mahir mas. Jadi saya mungkin bisa kasih saran
yg pertanyaan nomor 1.
Untuk b/w limiter atau shaping, bisa menggunakan linux dan htb. Nah untuk
hardwarenya, kalo misal b/wnya 10mbps saja masih bisa ditangani oleh Pentium
II. Jadi kalo sekalian buat jaga-jaga sapa tau usahanya sukses dan bisa
mencapai 50mbps atau lebih, pasang saja p4, memory 1GB. Dan supaya lebih sip
dan susah di hack, dibuat mode bridge atau invisible.
Kalo dibuat ascii-network- diagramnya kayak gini:
[INTERNET] -- [system] -- [b/wshaping] -- [wless-ap] -- [client]
Nah sebaiknya [system] sama b/wshaping dipisah saja. Kalo saya tebak, [system]
itu core-router ya mas?
Kalo butuh bantuan setting, saya siap kerja secara remote. :)
--
[ budiwijaya ]
--- On Wed, 5/6/09, cahyo widianto <widia...@rocketmail .com> wrote:
From: cahyo widianto <widia...@rocketmail .com>
Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking
To: stikom...@yahoogrou ps.com
Date: Wednesday, May 6, 2009, 10:24 PM
Makasi neh budi & pren,
aku renc punya jaringan sbb:
INTERNET <----> MY SYSTEM <-----> WIRELESS AP (MIKROTIK) <-------> cLIENT (Nano
Station/BUllet)
nah untuk internet anggap aja aku dapet 1ooMbps & Unlimit IIX , aku mau atur
via MY SYSTEM untuk jumlah bandwidth tiap client, wireless AP aku pake
MIkrotik, Client aku renc pake Nano or bullet, pertanyaanku ?
1. pada MY SYSTEM aku harus punya perangkat Hardware / SOftware apa aja yg
"Lumayan" murah biar bisa handel 200an Klien dengan bagus, apa cukup P4 1GHz
ram 1Gig ? OS nya apa neh referensinya (pasti LINUX dh) varian apa UBUNTU atau
MIkrotik neh? mohon petunjuk.
2. pada sisi AP , aku renc pake Mikrotit Board dengan wireless mini PCI nya,
aku masih bingung harus berapa AP yg dipake buat handel 200an klient (mungkin
awal 50an dh) apa cukup 1 AP ,atau
beberapa AP tapi dengan 1 Routerboard, atau ada produk lain semisal
Nanostation atau Senao?? mohon petunjuk.jawabanku : - pertama saran saya pakai
mikrotik RB 433ah sebagai AP, disitu tersedia 3 slot untuk mini pci, sehingga
bisa dipakai 3 AP sekaligus.masalahnya, berapa AP yang dipasang itu tergantung
pada bagus tdk nya signal strenght dan quality/CCQ( kalau dlm mikrotik) diisisi
client kita, semakin signal strengh(semakin kecil semakin bagus -60 kebawah)
dan quality(100%) bagus maka troughput yang dihasilkan juga bagus, jadi
pemasangan AP itu bisa juga karena letak client yang tidak bisa tercover oleh
AP yang sudah ada
3.stahuku freq wireless biasanya 2,4 GHz (bisa lebih dikit klo beli lisen
mikrotik), ada 5,7GHz, ada pula yg 900MHz, enak yg mana neh, kt tau 2,4GHz is
very crowdied, nah jarang yg maen di 900MHz mikrotik ada produknya (yg laen jg
ada sehh kyk kanopi), klo 5,7 udh mulai ada penghuninya neh di daerahku, ada
saran neh fren? mohon petunjuk.jawabanku: Ini usahanya berijin ngga ?
masalahnya kalau kita pakai frekuensi selain 2,4 kan kudu punya ijin, malah
denger2 2,4 bakalan ngga free lagi(tapi blm tahu perkembangan selanjutnya
karena ngga update informasi),kalau boleh tahu ini didaerah mana? kalau dari AP
ke Client sayarasa 2,4 sudah cukup. kalau untuk PTP/koneksi antar BTS 2,4 sudah
tdk mungkin, gunakan saja 5,8,kalau memang sudah banayak interferensi didaerah
anda gunakan saja 5,8 saya rasa ini sudah cukup.
4. Klo sisi client aku coba pake bullet mungkin yg deket2 dgn antenna GRID nya,
klo agak jauh pake NanoStation (jarak AP-CLient skitar 1-10Km), ada saran neh?
mohon petunjuk(lagi) .
jawabanku : kalau di daerah yg crowded bullet maaksimal cuma bisa 5km,ngga tahu
didaerah anada, coba aja dulu dengan parameter signal strenght dan CCQ tadi,
lalu tes troughput.
semoga berguna
coba saja anda ber
budi boleh jg neh tawaranya.. aku piki2 dh, khan harga teman..
salam
Cahyo
--- On Wed, 5/6/09, Budiwijaya <budi...@yahoo. com> wrote:
From:
Budiwijaya <budi...@yahoo. com>
Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking
To: stikom...@yahoogrou ps.com
Date: Wednesday, May 6, 2009, 1:04 PM
Gini mas,
Sependek yang saya tahu
Yang DOM lebih praktis, karena sudah sama Disk On Module. Dan lagian lisensi
mikrotik ini melekat ke (hard)disk-nya. Jadi kalo beli yang install, terus
diinstall ke harddisk dan harddisknya rusak, biasanya beli lisensi lagi.
Terus untuk routerboard, biasanya memang sudah terinstall dengan mikrotik. Jadi
harddisknya sudah embedded/sudah disolder ke boardnya.
Tapi ada juga beberapa routerboard yang tidak dilengkapi OS. Jadi bisa
diinstall OS lain2.
Routerboard+ mikrotik biasanya dipakai untuk aplikasi wireless, sebab dari
kapasitas processor dan memory tidak memungkinkan untuk traffic yang diatas
60Mbps.
Kalo saya, untuk router biasanya pake PC terus diinstall linux. PC-nya pake yg
P2/P3 saja, dengan memory 128mb.
Di kantor saya firewall-bridging- nya pake p2 memory 64mb, untuk traffic
internet 10mbps, sedang untuk bridge+qos
Btw, biasanya beli dimana mas? Beli di saya juga bisa kok.. :) Tinggal
dibandingkan saja mas harganya..
--
[ budiwijaya ]
--- On Tue, 5/5/09, cahyo widianto <widia...@rocketmai l .com> wrote:
From: cahyo widianto <widia...@rocketmai l .com>
Subject: [stikom_tk] Tanya Networking
To: stikom...@yahoogrou ps.com
Date: Tuesday, May 5, 2009, 9:24 PM
aku konsul dh neh,
aku udh pake bebebrapa tipe wirelesss, dari CANOPY series, NanoStation2, tapi
belum cuba mikrotik he2.. emang bagus yah? aku liat2 di web, ada 2 jenis 1 yg
DOM ada yg diinstall, trs ada routerboard yg bisa ditancepin mini PCI, di
routerboard ini udh ada OSnya apa harus nambah lagi yah?
aku renc mau beli 2 unit buat coba2 aja, ada saran ? mohon penjelasan sdikit
nih fren2..