Mat Aziz & Budi Thx a lo...
opo maneh iku mode bride & invisible gk mudeng aku  :)
overall ak ngerti dh, mungkin ke detil lg dh..

u/wireless,lokasi AP ku lumayan bagus diatas bukit, 200dpl, tp udh ada skitar 7 
antenna grid 2,4 Ghz dan ada 3 yg 5,8 GHz ( yg dipake PLN buat SOPP, yg spt 
kasus d jatim itu).
klo license bisa "diatur" lah, selama masih di daerahku :) . jd apa masih bisa 
ake ,4GHz yah? ato aku coba scanning dulu mana ada yg kosong kanalnya.
oh iya aku kmaren liat produk mikrotik(sekilas) sejenis HUB/switch skitar 6ato 
8 port, kt org tsb switch tsb bisa diatur per portnya sebagai 
hub/switch/router? maksudnya apa yah, ada yg ngerti neh? ( aku sungkan nanya2 
ke dia, soale gk ngerti banyak he2)



oh iya budi,brarti aku butuh 2 PC , satu untuk router satu lagi buat bandwidth 
shaping nya (bener yah) ? untuk awal bisa gk di setting buat 1 PC dulu (aku mau 
trial dulu) murah2an,
ato udh bisa dilakukan di roterboard mikrotik??, klo PC brarti butuh minim P2, 
2 NIC, HDD ?, ram 128?? , OS pake apa neh(yg mudah2 aja, pasti bukan windows!, 
sippp  )  biar aku cari & coba install?





--- On Thu, 5/7/09, mat aziz <[email protected]> wrote:

From: mat aziz <[email protected]>
Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking
To: [email protected]
Date: Thursday, May 7, 2009, 6:11 AM











    
            
            


      
      

sorry jawabannya ada dibawah bro
--- On Thu, 5/7/09, mat aziz <matazi...@yahoo. com> wrote:

From: mat aziz <matazi...@yahoo. com>
Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking
To: stikom...@yahoogrou ps.com
Date: Thursday, May 7, 2009, 4:30 PM








    
      
      


--- On Thu, 5/7/09, Budiwijaya <budi...@yahoo. com> wrote:

From: Budiwijaya <budi...@yahoo. com>
Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking
To: stikom...@yahoogrou ps.com
Date: Thursday, May 7, 2009, 3:58 PM








    
      
      

Kalo wireless sendiri saya kurang mahir mas. Jadi saya mungkin bisa kasih saran 
yg pertanyaan nomor 1.



Untuk b/w limiter atau shaping, bisa menggunakan linux dan htb. Nah untuk 
hardwarenya, kalo misal b/wnya 10mbps saja masih bisa ditangani oleh Pentium 
II. Jadi kalo sekalian buat jaga-jaga sapa tau usahanya sukses dan bisa 
mencapai 50mbps atau lebih, pasang saja p4, memory 1GB. Dan supaya lebih sip 
dan susah di hack, dibuat mode bridge atau invisible.



Kalo dibuat ascii-network- diagramnya kayak gini:



[INTERNET] -- [system] -- [b/wshaping] -- [wless-ap] -- [client]



Nah sebaiknya [system] sama b/wshaping dipisah saja. Kalo saya tebak, [system] 
itu core-router ya mas?



Kalo butuh bantuan setting, saya siap kerja secara remote. :)



--



[ budiwijaya ]



--- On Wed, 5/6/09, cahyo widianto <widia...@rocketmail .com> wrote:

From: cahyo widianto <widia...@rocketmail .com>

Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking

To: stikom...@yahoogrou ps.com

Date: Wednesday, May 6, 2009, 10:24 PM



Makasi neh budi & pren,



aku renc punya jaringan sbb:



INTERNET <----> MY SYSTEM <-----> WIRELESS AP (MIKROTIK) <-------> cLIENT (Nano 
Station/BUllet)



nah untuk internet anggap aja aku dapet 1ooMbps & Unlimit IIX , aku mau atur 
via MY SYSTEM untuk jumlah bandwidth tiap client, wireless AP aku pake 
MIkrotik, Client aku renc pake Nano or bullet, pertanyaanku ?



1. pada MY SYSTEM aku harus punya perangkat Hardware / SOftware apa aja yg 
"Lumayan" murah biar bisa handel 200an Klien dengan bagus, apa cukup P4 1GHz 
ram 1Gig ? OS nya apa neh referensinya (pasti LINUX dh) varian apa UBUNTU atau 
MIkrotik neh? mohon petunjuk.



2. pada sisi AP , aku renc pake Mikrotit Board dengan wireless mini PCI nya, 
aku masih bingung harus berapa AP yg dipake buat handel 200an klient (mungkin 
awal 50an dh) apa cukup 1 AP ,atau

 beberapa AP tapi dengan 1 Routerboard, atau ada produk lain semisal 
Nanostation atau Senao?? mohon petunjuk.jawabanku : - pertama saran saya pakai 
mikrotik RB 433ah sebagai AP, disitu tersedia 3 slot untuk mini pci, sehingga 
bisa dipakai 3 AP sekaligus.masalahnya, berapa AP yang dipasang itu tergantung 
pada bagus tdk nya signal strenght dan quality/CCQ( kalau dlm mikrotik) diisisi 
client kita, semakin signal strengh(semakin kecil semakin bagus -60 kebawah) 
dan quality(100% ) bagus maka troughput yang dihasilkan juga bagus, jadi 
pemasangan AP itu bisa juga karena letak client yang tidak bisa tercover oleh 
AP yang sudah ada



3.stahuku freq wireless biasanya 2,4 GHz (bisa lebih dikit klo beli lisen 
mikrotik), ada 5,7GHz, ada pula yg 900MHz, enak yg mana neh, kt tau 2,4GHz is 
very crowdied, nah jarang yg maen di 900MHz mikrotik ada produknya (yg laen jg 
ada sehh kyk kanopi), klo 5,7 udh mulai ada penghuninya neh di daerahku, ada 
saran neh fren? mohon petunjuk.jawabanku: Ini usahanya berijin ngga ? 
masalahnya kalau kita pakai frekuensi selain 2,4 kan kudu punya ijin, malah 
denger2 2,4 bakalan ngga free lagi(tapi blm tahu perkembangan selanjutnya 
karena ngga update informasi),kalau boleh tahu ini didaerah mana? kalau dari AP 
ke Client sayarasa 2,4 sudah cukup. kalau untuk PTP/koneksi antar BTS 2,4 sudah 
tdk mungkin, gunakan saja 5,8,kalau memang sudah banayak interferensi didaerah 
anda gunakan saja 5,8  saya rasa ini sudah cukup. 



4. Klo sisi client aku coba pake bullet mungkin yg deket2 dgn antenna GRID nya, 
klo agak jauh pake NanoStation (jarak AP-CLient skitar 1-10Km), ada saran neh? 
mohon petunjuk(lagi) .

jawabanku : kalau di daerah yg crowded bullet maaksimal cuma bisa 5km,ngga tahu 
didaerah anada, coba aja dulu dengan parameter signal strenght dan CCQ tadi, 
lalu tes troughput.
semoga berguna
coba saja anda ber

budi boleh jg neh tawaranya.. aku piki2 dh, khan harga teman..



salam



Cahyo



--- On Wed, 5/6/09, Budiwijaya <budi...@yahoo. com> wrote:



From:

 Budiwijaya <budi...@yahoo. com>

Subject: Re: [stikom_tk] Tanya Networking

To: stikom...@yahoogrou ps.com

Date: Wednesday, May 6, 2009, 1:04 PM



Gini mas,

Sependek yang saya tahu



Yang DOM lebih praktis, karena sudah sama Disk On Module. Dan lagian lisensi 
mikrotik ini melekat ke (hard)disk-nya. Jadi kalo beli yang install, terus 
diinstall ke harddisk dan harddisknya rusak, biasanya beli lisensi lagi.



Terus untuk routerboard, biasanya memang sudah terinstall dengan mikrotik. Jadi 
harddisknya sudah embedded/sudah disolder ke boardnya. 



Tapi ada juga beberapa routerboard yang tidak dilengkapi OS. Jadi bisa 
diinstall OS lain2.



Routerboard+ mikrotik biasanya dipakai untuk aplikasi wireless, sebab dari 
kapasitas processor dan memory tidak memungkinkan untuk traffic yang diatas

 60Mbps.



Kalo saya, untuk router biasanya pake PC terus diinstall linux. PC-nya pake yg 
P2/P3 saja, dengan memory 128mb.



Di kantor saya firewall-bridging- nya pake p2 memory 64mb, untuk traffic

 internet 10mbps, sedang untuk bridge+qos

Btw, biasanya beli dimana mas? Beli di saya juga bisa kok.. :) Tinggal 
dibandingkan saja mas harganya.. 

--



[ budiwijaya ]



--- On Tue, 5/5/09, cahyo widianto <widia...@rocketmai l .com> wrote:

From: cahyo widianto <widia...@rocketmai l .com>

Subject: [stikom_tk] Tanya Networking

To: stikom...@yahoogrou ps.com

Date: Tuesday, May 5, 2009, 9:24 PM



aku konsul dh neh,

aku udh pake bebebrapa tipe wirelesss, dari CANOPY series, NanoStation2, tapi 
belum cuba mikrotik he2.. emang bagus yah? aku liat2 di web, ada 2 jenis 1 yg 
DOM ada yg diinstall, trs ada routerboard yg bisa ditancepin mini PCI, di 
routerboard ini udh ada OSnya apa harus nambah lagi yah?



aku renc mau beli 2 unit buat coba2 aja, ada saran ?  mohon penjelasan sdikit 
nih fren2..



         

        

        




 

      


         
        
        


      
 

      


         
        
        


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke