Sudahlah sebagai umat MUSLIM kita sudah sepantasnya saling bermaaf
maafan, 
ga pantas di milist Syiar Islam ini saling menyalahkan satu sama
lainnya, apalagi kita sesama Muslim yang seiman.
 
Wassalam,
 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of adji ekawarman
Sent: Thursday, July 05, 2007 11:12 PM
To: Junaidi; [email protected]; 'Erwin Budi Sulistyo'
Subject: [syiar-islam] Re: Mari bersikap lebih bijaksana
Importance: High



pak JUNAIDI..
maksud anda ini apa, sih..?
anda marah/tersinggung saya memforward postingan2 yg menjelekkan ISLAM
dan mentertawakan si poster yg mengaku sbg ny. MUSLIM binti MUSKITAWATI
alias Hafsah Salim itu ya..?
sehingga dengan mudahnya anda telah memfitnah saya sebagai
non-muslim..!!

justeru karena saya seorang MUSLIM makanya saya tidak suka dgn
postingan2 dia,
tapi kok malah saya yang disalahkan begini..?
memangnya dimana ada kata2 saya bahwa saya telah menghina agama saya
sendiri..?
apakah postingan saya juga menghina Rasulullah SAW, para sahabat dan
juga saudara2 saya se-ISLAM..?
kok bisa2nya anda beranggapan bahwa saya bukan seorang muslim..?
dari mana anda bisa menilai saya seperti itu..??????

mungkin saya tidak berilmu agama yg cukup tinggi seperti anda,
barangkali aya tidak se-alim anda dalam beribadah,
tapi bukan berarti anda berhak memfitnah saya..!!

apa pula tujuan anda (dengan paragraf tulisan anda yg sengaja saya ubah
menjadi warna merah) umtuk mengajak saudara2 saya se-ISLAM utk menyikapi
apa yang tidak saya lakukan ?

saya sangat tidak mengerti dengan sikap anda ini..!!
apalagi melakukannya dengan terbuka ke milis..
sangat keji..!!
SAMPAI KAPANPUN SAYA TIDAK AKAN BISA TERIMA DENGAN APA YANG TELAH ANDA
FITNAHKAN DI DEPAN FORUM INI..!!

jika saya bicara keras seperti ini tidak bisa diterima oleh rekan2
lainnya,
saya mohon maaf kepada saudara2-ku se-ISLAM di milis Syiar Islam ini..

wassalam,

adji

----- Original Message ----- 
From: Junaidi 
To: syiar-islam@ <mailto:syiar-islam%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
; adjiekawarman@ <mailto:adjiekawarman%40hotmail.com> hotmail.com ;
'Erwin Budi Sulistyo' 
Sent: Thursday, July 05, 2007 5:12 PM
Subject: Mari bersikap lebih bijaksana

Menanggapi E-mail dari adji ekawarman [adjiekawarman@
<mailto:adjiekawarman%40hotmail.com> hotmail.com]

Mas Adji yang saya hormati ( selaku anda sebagai ciptaan Allah) 

Saya tahu anda bukan seorang Muslim. Oleh karena itu saya memahami bahwa
anda tidak tahu bagaimana nikmatnya menjalani hidup dalam Islam. Untuk
itu saya akan mengulas sedikit tentang hal-hal yang sangat mendasar
dalam Islam.

1.. Dalam Islam tidak ada perbedaan yang mendasar, perselisihan pendapat
dalam Islam adalah rahmat. 
2.. Seorang Muslim Sangat menghargai otoritas pendapat orang lain. 
Contoh kasus 1.

Pada saat kejayaan pemerintahan Islam (Daulah Islamiyah), pemerintah
pernah memberi saran pada Imam Malik (Imam tertua dari 4 mashab). Saat
itu pemerintah meminta Imam Malik untuk mendeklarasikan Kitab Mu'atto'
(karangan Imam Malik) untuk dijadikan kitab ketiga sebagai pegangan umat
Islam. Namun saat itu juga Imam Malik menyatakan bahwa cukup Alqur'an
dan Hadist sebagai kitab pegangan umat Islam yang diwariskan baginda
Rasulullah sallallahu'alaihi wasalam. Alasan Imam Malik pada saat itu
adalah : " Sahabat-sahabat Rasulullah sangat banyak dan sudah bepergian
keseluruh penjuru dunia untuk menyampaikan da'wah, seandainya mereka
menulis kitab seperti yang saya tulis untuk dijadikan kitab ketiga maka
apa yang akan terjadi pada umat Islam? Jadi cukuplah Alqur'an & Hadist
sebagai pegangan umat Islam. Jika ada yang mempunyai pendapat untuk
menganalisa tentang makna dalam Alqur'an dan Hadist dengan dalil dan
pemikiran ilmiah marilah sama-sama kita hargai". 

Contoh kasus 2.

Dari ke empat Imam / mashab ( Maliki, Syafi'I, Hambali & Hanafi) sangat
menghargai perbedaan pendapat. Dan mereka saling belajar, saling
memberi, saling mengisi untuk kebaikan umat Islam. Mereka tidak pernah
bertentangan, mereka menganjurkan kita sesama manusia untuk membuka
diri, untuk belajar mendalami suatu analisa kasus untuk mendapatkan
kebenaran yang hakiki.

Jadi disini tidak ada pertentangan didalam Islam.

3.. Perlu Mas Adji ketahui : 
Islam tidak pernah mengajarkan kebencian bagi siapapun termasuk tumbuhan
maupun hewan. Perlu anda ketahui Nabi Muhammad s.a.w melarang kita
sebagai manusia pipis/buang air kecil dilubang semut sekalipun.
Begitulah halusnya ajaran Islam untuk memberi kenyamanan & kasih sayang
terhadap semua makhluk. Coba anda bayangkan hewan aja, jika mau dipotong
harus kita hargai, caranya minta izin pada Allah SWT selaku pencipta
baru dipotong. Bahkan ketika mau dimasak dan dimakan kita juga minta
izin pada Allah caranya, kita baca : artinya "Dengan nama Allah yang
Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. 

Mas Adji perlu merenung!! Saya sangat heran, mengapa umat Yahudi &
Nashrani Sangat benci terhadap ajaran yang di anut umat Islam, sepert
Amerika Serikat yang mempropaganda antara Sunni & Syiah, seperti
didikan-didikan Yahudi terhadap anak-anak mereka untuk membenci umat
Islam?? Kenapa tidak ada kebebasan berfikir untuk menghargai sesama
makhluk ciptaan Allah? Mengapa harus mengikuti dogma-dogma yang tidak
bisa dicerna secara ilmiah. Islam sangat menghargai kebebasan berfikir,
kebebasan menganalisa, kebebasan berbuat yang didasari oleh nila-nilai
kesucian, tidak merusak alam, tidak merugikan orang lain. Subhannallah
indahnya hidup dalam Islam.

Islam penuh kasih sayang. Islam penuh dengan keikhlasan & kesabaran.
Bagi kami umat Islam, siapapun kami cintai tidak ada perbedaan yang
mendasar. Disini saya juga ingin menghimbau teman-teman sesama Muslim
untuk menyikapi dengan bijaksana untuk orang-orang seperti Mas Adji.
Mari kita satukan langkah untuk mempelajari & mengkaji Islam lebih jauh
dengan mencontoh suri tauladan Rasulullah s.a.w dan para Sahabat Beliau.

Khusus yang mau mempelajari Teologi & terkhusus lagi bagi Mas Adji, saya
sarankan untuk mencari buku karangan Dr. Maurice Buchaile ( Muslim
berkebangsaan Spanyol) dengan judul " Bibel, Qu'an & Science Modern "
(edisi terjemahan). Atau anda bisa menghubungi Bapak Insan Mokoginta (
seorang Mualaf dan menjabat sebagai Ketua DDII cabang Depok) untuk
alamatnya nanti anda bisa saya bantu. Dari Bapak insan, anda bisa
berdiskusi lebih banyak tentang injil & Al'quran. Bahkan jika anda bisa
mejawab pertanyaan-pertanyaan Beliau anda akan diberi hadiah 10 juta
bahkan disediakan juga mobil BMW jika anda bisa menjawab pertanyaan
special tentang Injil. Dari Pak Insan anda bisa pesan buku-buku maupun
VCD tentang dialog antara Mu'alaf vs Murtaddin. Dan saya sarankan agar
anda juga mempelajari buku-buku karangan Bapak Antón Medan tentang
perjalanan hidupnya ketika mempelajari Injil & Alqur'an. 

Sebagai bahan renungan yang kedua

Dalam Islam tidak ada paksaan & tidak pernah mempolitisir sesuatu
bantuan untuk merekruit non muslim untuk memeluk agama Islam.

Orang Islam yang murtad banyak didasari oleh permasalahan halusinasi.
Mereka keluar dari Islam bukan didasari oleh pengkajian ilmiah.
Kebanyakan karena himpitan ekonomi dan tidak sabar dalam menjalani hidup
dalam cobaan. Untuk kasus halusinasi seperti datangnya seberkas sinar
atau apapun bentuk dan gambaran bahwa datangnya kebenaran harus didasari
oleh ilmu yang memang benar-benar ilmiah.

Disini bisa saya berikan satu contoh kasus yang terjadi pada Sheikh
Abdul Kadir Jailani dalam bermunajat/ bermeditasi untuk mendekatkan diri
pada Sang Pencipta (Allah SWT). Saat itu datang seberkas sinar yang
sangat terang dan berkata akulah tuhanmu dan mulai hari ini kuhalalkan
semua yang haram untukmu. Sudah jelas Syeikh Abdul kadir Jailani bisa
menjawab bahwa tuhan tidak sama dengan apa yang Ia ciptakan & Tuhan
tidak akan pernah menjabut apa-apa yang sudah dia tetapkan. Saat itu
sinar tersebut mengatakan bahwa Syeikh Abdul kadir jailani hebat bisa
menangkal ujian darinya dengan ilmu dan ilmu telah menolong Sheik Abdul
Kadir Jailani. Maka saat itu juga Sheik Abdul Kadir Jailani mengatakan
bahwa yang menolongnya adalah Allah SWT bukan ilmunya, kemudian Sheikh
abdul Kadir Jailani mengusir syaitan yang menggodanya. 

Jadi bagi kita kaum Muslim harus benar-benar menyikapi apa-apa yang kita
alami didasarkan oleh ilmu sembari memohon pertolongan Allah untuk
menjalani hidup yang diridhoinya. 

Mas Adji coba pelajari juga, apa yang melatarbelakangi seorang non
Muslim untuk memeluk agama Islam. Anda tidak akan pernah menjumpai tipe
orang yang kekurangan ekonomi atau mengalami gangguan halusinasi Dan
sudah dapat dipastikan orang-orang yang tertarik dan langsung memeluk
agama Islam karena manisnya kasih sayang yang ditunjukkan umat Islam
atas ridho Alllah SWT. Dan anda akan menjumpai orang-orang pintar yang
benar-benar mengkaji secara ilmiah apa yang terkandung dalam Al'qu'an
dan Injil serta kitab lainnya. Mereka memang benar-benar mengkaji dengan
hati yang lapang sikap terbuka & bebas berfikir tanpa dogma-dogma yang
tidak masuk akal secara ilmiah.

Maaf Mas Adji saya sedíh membaca tulisan anda karena saya tahu anda
belum mengenal ajaran Islam. Apa yang anda tulis jauh dari kebenaran.
Kalau anda ingin belajar tentang kehidupan Rasulullah beserta keluarga &
para Sahabatnya saya akan bantu. Dan saya yakin setelah anda tahu anda
pasti akan merindukan kehadiran Rasulullah bserta keluarga dan
sahabatnya bahkan mungkin akan bertanya-tanya dimana bisa anda jumpai
indahnya akhlak Rasulullah pada para pengikutnya. Semoga Anda bisa
membuka hati dan fikiran untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki.

Alhamdulillah segala kebaikan datang dari Allah SWT. Saya mohon maaf
atas kekurangan yang ada pada saya. Semoga rekan-rekan mau memaafkan
atas kekurangan saya. Dan kepada Allah SWT saya mohon ampun.

Semoga bermanfaat. 

"Saya akan selalu membuka diri untuk kebaikan dan kebenaran"

Thanks

Written by

Junaidi

Piping Engineer

PT Truba Jurong Engineering

Jakarta

[Non-text portions of this message have been removed]



 

This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security
Module and found to be free of known security risks.





This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security Module and 
found to be free of known security risks.


This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security Module and 
found to be free of known security risks.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke