Dari Moderator: Menurut saya memang perdebatan itu, apalagi kalau sudah sampai taraf ghibah / menceritakan kejelekan sesama muslim maka sudah jadi makruh/haram. Sebaiknya dihentikan.
Seharusnya perintah Allah itu untuk dilaksanakan. Bukan diperdebatkan. 8. Al Anfaal 46. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Wassalam Sudahlah, mujadalah seperti ini lewat japri aja, sampai tangan kalian pegel-pegel barang kali!!! Tidakbisanya kendalikan diri dan hati dalam mujadalah, yang menang bias SOMBONGGGGGGGGGGGGGGG, yang kalah gak tahu tuh bisa apa, minder kali., -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of suhana hana Sent: Friday, August 31, 2007 4:21 PM To: Bango Samparan; [email protected] Subject: Re: Balasan: [syiar-islam] Re:Masalah Khilafah dan HT Bango Samparan <[EMAIL PROTECTED] <mailto:bsamparan%40yahoo.com> com> wrote: Assalaamu'alaikum wr. wb. wa'alaykum salam wr.wb --- suhana032003 wrote: Harakah dalam pandangan saya bukan atribut:-) Harakah tuh organisasi, yang didirikan oleh sebagian orang-orang yang merasa terpanggil untuk menegakkan dienul Islam secara lebih efektif dan efisien. Sementara sebagian yang lainnya, tetap dengan kesadaran yang sama, ada yang membentuk organisasi semacam Yayasan, pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga ZIS, dll. Jadi, apa masalahnya dengan harakah? Bukankah pemerintahan (negara) juga sebuah organisasi? Eh, rasanya saya juga nggak pernah bertanya, Anda ini atributnya apa:-) Anda kan menyatakan sendiri atribut Anda adalah "tak beratribut". Tentang khawarij, saya kan hanya mencontohkan: "saya tak perlu menuduh anggota HTI, PKS, MMI, dll. sebagai khawarij, hanya karena saya nggak bersetuju dengan mereka". Bagi saya mereka tetep saudara Muslim saya:-) ===>> lho..anda dari pertama bicaranya muter2 terus sich??pertama kali anda yg memulai mengatakan, bahwa semua orang tidak lepas dari atribut? lho..koq sekarang jadi bicara balik lagi, malasah harakah bukan atribut?? anda yg mulai katakan itu, anda pula yg tolak statment itu?? coba cek ulang tulisan anda sendiri dech.? kalau masalah yg tidak sepemahan dengan ku, dan tetap saudaraku seiman, itu semua orang juga sepakat. hmm..mungkin JIL dan sejenisnya aja yg nda sepakat Manfaat dan tak manfaatnya tentu saja bagi diri kita sendiri:-) Kita kan tak menanggung pahala atau dosa orang lain? ====>>iya..tapi masalahnya aku nda mau menjadi penyebab awal orang buat dosa, gara2 diskusi kita yg muter2 dan buat mereka bingung dan akhirnya salah tangkap, dan salah kaprah. Eh, ngomong-ngomong soal bersih dari kepentingan, kalau menurut Anda sendiri mereka itu gimana sih? Belum-belum kok kelihatannya sudah curiga? Menakar kepentingan tuh soal susah lho:-) Ini yang justru sering bikin kita silang sengkarut:-) ===>> walahhh..anda ini senang banget sich muter2 dan buruk sangka mulu?? lho..dari mana anda tahu, kalau aku spt statment anda?? bukannya dari awal dah aku tanyain? yakinnnn..bersih dari niat dan untuk kepentingan yg tepat?? Lha semuanya justru saling lempar pihak lain punya kepentingan. Bango Samparan punya kepentingan. Hana, tentu saja, juga punya kepentingan:-) Jadi, siapa yang sebenarnya punya kepentingan dan tidak punya kepentingan? ===>>Nah itulah..memang semua pasti punya kepentingan. yg perlu dikritisi adalah kepentingannya siapa?? kepentingan hana? kepentingan bango? kepentingan HTI, PKS, FPI, or apalah??kepentingannya siapa?? faktanya..dari kemarin semua terjebak dengan kepentingan kelompoknya? apa hanya itu yg ingin dibela mati2an??? itu yg harus jelas dulu? kepentingannya siapa?? > itu yg perlu > dikoreksi dan kritisi. terutama pada diri sendiri, dan sept yg anda > katakan, bahwa hasil final disisi Allah siapa yg tahu??:) menurutku > JIL, Ahmadiyah juga sedang berjuang keras for becoming to be a > wholesome muslim?^_^ dan pertanyaanku akan berulang, bermanfaat untuk > siapa? muslim yg mana? Apa bisa sih Ahmadiyah, JIL, dan sejenisnya disamakan dengan PKS, HTI, JI, dan sejenisnya:-). Rasanya saya tidak pernah menyebut JIL dan Ahmadiyah sejenis dengan PKS, HTI, dll:-) Contohnya, jangan lalu ekstrem banget dong:-) ===>>lho..aku kan berkomentar mengikuti alur komentarmu toch..?? kan sebelumnya anda bilang, kalau semua ingin berjuang keras agar manfaat bagi muslim lainnya. hmm..memang anda pikir, JIL or Ahmadiyah juga nda merasa spt itu?? terlepas dari sudah jelas salahnya mereka, karena keluar dari akidah,:) makanya perlu kritis dalam murnikan niat *_^ urusan kasih contoh itu kan urusanku..koq kamu jadi ikutan ngatur contohnya..:-) Lha kembalikan saja ke faktanya, orang kafir saat ini paling gerah kepada siapa? Dengan aktivis harakah dengan segala dinamika aktivitasnya (salah satunya diskusi menang-menangan) atau dengan rekan-rekan yang mengambil sikap seperti Anda. Well, moga-moga sama gerahnya ya:-) ==>> meneketehe?? hmm..aku jadi pingin tahu, memangnya anda masukin aku ke dalam kelompok yg mana nich?? yg buat gerah or yg buat adem orang kafir?? lihat sikon dong..anda dari tadi muter terus sich?? harus bisa tentukan pada posisi yg tepat dong..jangan hantam kromo gitu??kalau buat gerah muslim sendiri, aku nda minat..kecuali ada yg mancing2 begini..^_^ He .. he, level Anda apa kalau gitu apa? Well, mungkin gelombang cinta atau jemanii ya? Saya sendiri merasa level saya sama saja dengan bawahan saya. Sama-sama muslim, yang lagi belajar becoming. Atasan dan bawahan, kan hanya karena hirarki pekerjaan di kantor. Dalam beraktivitas, kami sering kok cengengesan, berenang, makan, ke masjid bersama-sama:-) ===>> lha dalahhhh..ternyata anda itu dah suudzon plus sensitif nda jelas ya..?:)anda yg mulai mengkait2kan aku dengan anak buah anda yg hobi tahdzir, jelas aja itu nda level ku yg begituan, dan terang aku protes, kalau anda kaitkan dengan kebiasaan buruk bawahan anda itu, dan bukan berarti aku alergi dekat2 sama orang bawahan?? wong aku sendiri bawahan jehhhh??? sial banget dech nasib anda..dah punya bawahan, yg punya hobi buruk gethoo..??:-) > HN Said : > > iyalah..aku pun lakukan itu, habis ngomong pergi dech..hanya anda aja > nich yg tahan aku untuk tetap ngomong terus.. :-) Lho, kalau situ mau cabut. Yo enggak opo-opo:-) Diskusi di sini kan sukarela. ===>>yeeeee..gimana mau cabut, kalau masih ada pikiran buruk yg muter2 mulu dikepala anda ttg statmentku. > contoh : orang awam yg disampaikan informasi, bahwa pemimpin kita > tidak islam dan tidak syar'i maka kita mengikuti kepemimpinan thogut > dan haram hukumnya. lalu..si awam yg nda ngerti apa2 kemudian dengar > spt itu dan menangkapnya berdasarkan keawamannya, tiba2 ambil parang, > pergi cari SBY untuk penggal kepalanya presiden dan mengkudeta (untuk > kelompok besar) terus gimana dong??? sedangkan ada hadist yg katakan, > haram menumpahkan darah seorang muslim, namun dia tidak pernah tahu > ada hadist spt itu dan hadist lain yg menjurus untuk lebih taat pada > pemimpin walau dzolim, dan bukan untuk penggal kepala presiden, itu > piyeeeee..???? kepikir nda sama mereka..yg terus2an teriakkan itu dan > ditangkap sept analogi yg aku berikan?? Ooo, ini ekstrapolasi Anda, atau ada buktinya nih? Sejauh yang saya tahu, aktivis harakah cukup punya tahapan dalam mendidik mereka yang awam. Lagipula, kan sama tho, masak orang awam juga disampaikan informasi mengenai ini-itu khawarij, sururiyah, ikwaniyah, pemberontak (bughot), dll. Gimana kalau orang awam lalu memerangi si ini-itu karena menganggapnya khawarij??????? Bukankah Ali RA, dulu memerangi khawarij. Eh, ini hanya contoh juga lho:-) ===>>> imam samudra, nurdin M top, amrozi, dll itu belum cukup bukti? kalau ternyata ada orang2 awam yg jadi spt itu karena dakwah belum bener?? waduuhhh..anda senang amat sich muter2?? lha..memang itu yg aku khawatirkan?? lha..kalau orang awam yg didakwahi punya pemikiran bahwa ada pemimpin2 kita sejenis khawaritz, terus main hantam gimana..?? singkong di ragiin..tape dech..ngomong sama kamu..cape dech..*_* BTW, sejarah pergantian kepemimpinan dalam Islam - pelajari serius nih - juga seringkali terjadi karena kudeta-mengkudeta. Para ulama toh, akhirnya mengakui umara baru yang memperoleh kekuasaannya dari kudeta. ===>> lho..menurut anda..apa yg spt itu benar??apa yg spt itu yg harus diikutin? He .. he, tapi ini memang topik yang sulit, soalnya masalahnya juga bisa dibalik. Gimana kalau yang justru suka menyembelih orang muslim, kebetulan adalah penguasa muslim:-) ===>>menurut anda sendiri gimana..?:-) Hati-hati saja deh, soalnya kita bisa jatuh ke dua ekstrem: Khawarij atawa Murjiah. Saya nggak mau jadi dua-duanya, hii ... ===>>> hiiii..emang anda pikir, aku mau jadi dua2nya?? ^_^ kan..suudzon lagi??? Kalau pilihan perjuangan Anda seperti itu, saya salut dan angkat topi:-) Selamat berjuang! Tapi, yang tidak ngikut Anda, kan juga tidak lalu salah toh:-) ==>>itu mah ide..kalau aku yg kebetulan jadi salah satu ulama di MUI, aku pasti datangin pak SBY dech..?lha..kalau aku ujug2 datang kesana, siapa looo?? (kata SBY) lha..iyalah..dari awal jadi aku bicara gitu toch??yg nda ikut aku ya belum tentu salah lhaaaaa..?? Saya kebetulan pengajar, ilmu saya dalam banyak hal lebih tinggi dan banyak dibanding dengan murid-murid saya. Gimana menurut Anda kalau dalam mengajar, tiap saat saya mencaci murid saya sebagai goblok, malas, dll. Saya seakan ndak ingat, bahwa saya dulu juga murid, sama goblok, malas, dll-nya seperti mereka. ===>>>ya nda boleh lahhh..mosok pendidik, ngajar goblok2an sama muridnya?? :) Moga-moga, sekarang Anda paham maksud saya ketika saya menyebut proses:-) Para salaf, ketika mengajar setahu aku juga sangat lembut kepada para penuntut ilmu. ===>>>hehehe..dari pertama juga aku dah ngerti maksud arah pembicaranmu..:) lho..memang menurut anda..anda sudah lembut berbicara penuh suudzon dan membingungkan yg lainnya gitu??-:) > :) oke yg ini aku sepaham..memang seharusnya seperti itu. jangan > memperuncing masalah, dengan tetap mengungguli simbolnya dari simbol > yg lain, itu akan timbulkan banyak masalah. sept yg aku bilang, > kacamata yg dipake untuk melihat kan beda2, dan masih banyak orang yg > tidak paham akan perbedaan yg masih bisa ditolerir dan sekedar > ingatkan aja, dan bukan diperucing or malah dijadikan alat pada pihak > lain untuk pecah belah. rasanya..masih banyak yg nda sadar, kalau > kita > selalu diintai musuh untuk pecah belah kita. itu aja bagiku. > > sekali lagi..mohon maaf kalau ada kata2ku yg nda sopan, sekarang > ini..aku memang lebih suka diam..,karena kalau ada yg mancing2 > bicara..aku khawatir nda sopanku sering keluar (ngocol kalau kata > guruku)^_^ hehehe jadi..aku lebih suka menjaga diriku, dari > kengocolanku sendiri. *_* kepada saudara2ku sekalin..mohon maaf > kalau ada kata2ku yg salah, karena memang aku tempat salah dan dosa, > dan bila ada sesuatu yg aku sampaikan itu benar adanya, sesungguhnya > itu semua hanya datang dari Allah. Kenapa sih pilihannya "nggak bicara tapi cool-cool saja:-)" ===>> kenapa sich..anda senangnya ngatur aku aja..:-) salam hana Wassalaamu'alaikum wr. wb. B. Samparan __________________________________________________________ Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links. http://mobile. <http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC> yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC --------------------------------- Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today! [Non-text portions of this message have been removed] This message has been scanned by the Trend Micro InterScan Security Module and found to be free of known security risks. [Non-text portions of this message have been removed]

