Waalaikumsalam Wr. Wb.
   
  Memang sedih sekali ketika ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang 
hendak memisahkan kita sebagai umat islam, mereka dengan berbagai cara hendak 
mengadu domba umat islam.
   
  Salah satu diantaranya seperti kejadian tersebut, banyak yang mengaku muslim 
tapi mereka malah ngancurin agama islam. mereka peringati maulid dengan cara 
yang tidak islami (dengan hura-hura/ nyanyi2). Tapi apa salah ketika banyak 
diantara kaum muslimin yang ngerayain maulid dengan diisi oleh puji2an kepada 
Allah SWT, Sholawat kepada nabi Muhammad SAW dan Tholabul `ilmi. 

  Kembali kepada keimanan kita, semoga kita tidak termasuk kedalam 72 golongan 
yang akan masuk kedalam neraka. Mudah-mudahan Allah SWT selalu membimbing kita 
semua.
   
  Mudah-mudahn kita tidak termasuk kedalam golongan yang sangat toleran, 
sampai2 semua agama dianggap benar, juga semoga kita tidak termasuk golongan 
yang anti toleransi, sampai2 yang baca sholawat, yang tahlil yang memperingati 
maulid dengan cara yang baik (tholabul ilmi) disesatkan.
   
  Nauzubillah.
   
  Wassalam.
   
  
Ketut Junaedi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        v\:* {behavior:url(#default#VML);}  o\:* {behavior:url(#default#VML);}  
w\:* {behavior:url(#default#VML);}  .shape {behavior:url(#default#VML);}        
st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }                Assalamu’alaykum wr wb,
   
  Saya sedih dengan apa yang terjadi di Negeri Indonesia……., sesuatu kebudayaan 
turun temurun…dijadikan hal yang wajib…,
   
  Contoh : ada yang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengarak Beduk 
pusaka yang notabene merupakan peninggalan kerajaan Hindu…, ada yang 
memperingatinya dengan hura-hura muda-mudi dan itu di siarkan di televisi 
(kalo’ tidak salah di NTT), ada stasiun TV yang merayakan maulid Nabi SAW 
dengan nyanyian-nyanyian dan para penyanyi nya tidak menutup aurat , bahkan ada 
yang memperebutkan sesajian yang katanya penuh berkah……
   
  Mari kita kembali Intropeksi diri…....bahwa Ilmu yang paling Benar itu adalah 
Ilmu Allah SWT ( Al-Qur’an) dan teladan yang benar adalah Rasulullah SAW 
(As-Sunnah),
   
  Hukum Islam hanya ada dua , Al-Qur’an dan As-Sunnah, barang siapa mengamalkan 
keduanya, maka InsyaAllah selamatlah Dunia dan Akhirat,
   
  Mari kita perbaiki dan laksanakan yang Wajib dan kerjakan yang Sunnah, jangan 
kita mendahulukan hal yg lain di atas kedua hal tersebut,  
   
  Wassalamu’alaykum wr wb.
   
     
   
   
   
   

      
---------------------------------
  
  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
lucky firmansyah
Sent: Saturday, April 05, 2008 11:12 AM
To: kesehatan islam; syiar-islam OOT; iim marlina; irma; hana saina; solihati; 
Supra yitno; dini; eni nuraini; zi kalem; ela; jeny
Subject: [syiar-islam] Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (Habib Rizik Syihab)

   
        Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW


oleh: 
Habib Rizik Syihab (Ketua Front Pembela Islam)

Assalamualaikum Wr. Wb.

“Katakanlah: Dengan Karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka 
bergembira…" (QS. Yunus: 58), 

Bismillaairrahmaanirrahiim,
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT Yang Maha 
Kuasa, Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Baginda Besar Nabi Muhammad 
SAW, keluarganya, para tabiit tabiin, sohabat dan kita sekalian sebagai umatnya.

Kaum muslimin rahimakumullah, ada dua kelompok yang mengaku islam tetapi 
kedunya yang malah bisa merusak ukhuwah islamiyah. Mana saja kelompok yang bisa 
merusak Ukhuwah kita sebagai umat islam? saya akan jelaskan secara singkat 
saja. Kedua kelompok yang mengatas namakan islam tapi malah merusak ukhuwah 
islam itu antara lain:

1. Kelompok yang sangat Toleransi terhadap Agama. Saking toleransinya, semua 
agama dia anggap benar.
2. Kelompok yang tidak Toleransi terhadap Agama. Saking tidak toleransinya, dia 
menganggap saudaranya sendiri (yang merayakan maulid, yang tahlil, yang 
sholawat, yang talking mayat dsb) adalah murtad dan sesat.

Itulah dua kelompok yang bisa merusak ukhuwah islamiyah kita.

Sebelum kita membahas tentang Maulid Nabi Muhammad, sekarang kita akan membahas 
terlebih dahulu tentang 2 bagian ajaran dalam Islam.

1. Usuluddin. 
Usul artinya dasar/ pokok, sedangkan Din artinya Agama. jadi Usuluddin artinya 
Pokok-pokok ajaran Agama. Dalam masalah usuludin, itu tidak boleh berbeda, 
karena ini adalah ajaran pokok, (Syahadat, Sholat, Puasa, Zakat, Haji).kalau 
berbeda otomatis iu sudah keluar dari ajaran pokok agama islam (murtad/ kafir) 

2. Furu`uddiin.
Furu` artinya cabang, sedangkan Din artinya agama. Jadi Furu`uddin artinya 
cabang-cabang dalam ajaran agama. Berbeda dalam furu`uddin itu tidak apa-apa, 
karena ini bukan ajaran pokok, asalkan mereka yang berbeda itu punya dalil yang 
bisa dipertanggung jawabkan. (cabang2 dari rukun yang 5, dll)

RUMUS: 
BEDA USUL TIDAK BOLEH, 
BEDA FURU` WAJIB TIDAK APA-APA ASAL PUNYA DALIL.

Mana Saja yang termasuk ke dalam Usuludin dan furu`udin? saya akan kasih contoh 
dua saja. 

Pertama, dalam Peristiwa Isra Mi`raj, peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad itu 
adalah kisah nyata, bukan fiktif, bukan hayalan bukan juga dongeng, sebab 
disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran, juga dijelaskan oleh Nabi dalam 
Hadits. Ini merupakan Usuludin (ajaran pokok dalam Islam) semua orang Islam 
wajib mengimaninya dan wajib mempercayainya. Yang tidak mengimaninya itu bukan 
Islam.

Tetapi dalam peristiwa tersebut ada furu`udinnya juga, misalnya sebagian 
berpendapat bahwa dalam perstiwa isra mi`raj, Nabi isra mi`raj itu hanya ruhnya 
saja (mereka tidak asal berpendapat, mereka punya dalil) tetapi ada juga yang 
mengatakan bahwa nabi isra mi`raj itu ruh dan jasadnya (mereka yang mengatakan 
hal ini juga punya dalil yang bisa di pertanggung jawabkan). 

Kedua, Sholat merupakan ajaran pokok dalam Islam (usuludin) semua harus 
mengakui kalau solat 5 waktu itu wajib dilaksanakan, kalau ada umat islam yang 
tidak mewajibkan solat, berarti ia tidak termasuk muslim (murtad/ kafir). 
Tetapi dalam solat ada furu`udinnya juga, misalnya : ada yang melafalkan niat/ 
ada yang tidak, ada yang mengacung-acungkan jari ketika tasyahud/ ada yang 
tidak, ada yang qunut/ ada yang tidak, dsb. Kembali kepada rumus, bahwa berbeda 
dalam usul itu tidak boleh, tetapi berbeda dalam furu` itu tidak apa-apa asal 
punya dalil.

Sekarang kita akan membahas tentang Peringatan Maulid Nabi SAW, Maulid ini 
termasuk persoalan Furu` bukan Usul, ada yang mengatakan boleh ada yang 
mengatakan Mustahap (baik dan dianjurkan), ada yang mengatakan tidak boleh, 
karena Nabi sendiri tidak melakukannya, (bagi yang tidak memperingati, ente 
tidak usah memperingati maulid, maka sudah urusan selesai kenapa diperpanjang 
dan ente jangan kafirkan orang2 yang memperingatinya). 

Mereka yang memperingati Maulid itu tidak asal, mereka punya dalil, Friman 
Allah, “Katakanlah: Dengan Karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu 
mereka bergembira…" (QS. Yunus: 58), saya ambil garis besarnya saja, dalam ayat 
ini, Allah SWT memerintahkan kepada Nabi SAW untuk bergembira, senang dengan 
rahmat Allah. Apasaja yang termasuk rahmat Allah, banyak sekali dan satu yang 
terpenting adalah rahmat atas diutusnya Rasulullah Muhammad SAW. Allah SWT 
berfirman : “Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk 
(menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS 21: 107).

Nah, Sekarang kita pikirkan kalau Allah mewajibkan kita untuk bergembira atas 
rahmat yang Allah berikan dan dalam ayat lain Allah menerangkan bahwa Dia 
mengutus Nabi Muhammad untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Jadi 
kesimpulannya wajib kita bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad SAW dan 
diutusnya Beliau sebagai Rasul. Itulah yang menjadi dalil mengapa banyak umat 
islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan kepada yang tidak 
memperingatinya jangan sekali-kali mengatakan kepada yang memperingatinya 
adalah murtad sesat, karena ini adalah masalah furu`.

Sekian sedikit bahasan mengenai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Terakhir 
saya sampaikan janganlah kita memperbesar-besarkan masalah Furu` karena itu 
bukan Ajaran Pokok Agama Islam, Bagaimana Islam mau maju, kalau umatnya saja 
masih bertengkar hanya gara-gara masalah furu`.

Wallahu`alam Bishowab.
Wassalam Wr. Wb.


---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

   



       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke