Sorry mungkin telat balesnya, tapi mau ikutan koment
soal Aa Gym....

Meniru apa kata Rieke Diah Pitaloka (si Oneng-Bajuri)
"banyak jalan menuju SURGA, tapi apa harus dengan cara
poligami???"
Apa gak ada lagi laki2 atau suami yang benar2 bisa
ihklas dan benar2 bisa menjaga hati seorang istri?? 
Terus terang saya salah satu pengemar Aa Gym
ceramahnya selalu membuat saya tersentuh....tapi
setelah mendengar berita itu dia terus terang ILL FELL
sama Aa Gym.
mungkin hal ini akan lebih terkesan adil kalau
seandainya para istri boleh bersuami kan dua atau tiga
sekalian...gimana para laki2 apakah kalian bersedia???
saya yakin 100% mereka tdk akan ada yang rela...

Untuk teh Ninih mudah2an benar2 diberikan keikhlasan
dan keikhlasan tersebut akan menjadi amal ibadah yang
ada ibalan di akhirat nanti....

kalau orang seperti Aa saja tidak bisa menahan
keinginannya utk berpoligami apa lagi laki2 lain....
susah ya mencari laki2 yang benar bisa mencintai kita
tampa syarat dan yan bisa menjaga syawat.... 



--- sifa azkia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Beberapa hari lalu pagi2 aku dengerin radio MQ
> Jogja.Ada AA Gym dan Teh NINih yang bertausiah
> langsung dari malaysia.awal2 aku ga ngeh apa yang
> dibicarakan.habis, baru bangun tidur.lama2 setelah
> mata bener2 melek baru dong ding isi ceramah
> tsb.intinya aa merried lagi.eh tapi aku teteap ga
> gitu percaya.apa salah ya pendengaranku?ato memang
> loadingku agak lelet cz q juga msh mikir ttg
> pekerjaan?tapi kupingku alhamdulillah masih bisa
> denger jelas walau belum tak bersihkan pake cotten
> bud.
> 
> senin aku buka email
> isinya hampir semua comment ttg aaaaaa Gym
> pulang kost magrib.temenku crita(dia orang lapangan)
> di fotokopian di angkot di cafe,di tempat mengajar
> di halte....pada ngomongin aaaaaaaa Gym kabueeeeh.
> 
> selasa pagi aku makan sama temen sekost.ngomongin
> juga ttg AA.Bapak Kost yang pensiun pejabat teras di
> perpajakan tanya "lagi ngomongin apa?"
> aku jawab"ngomongin TTG aa"
> bapak kost geleng2"ustadz itu.....anak
> dipangku,istri dipangku.....gak tahunya...bener...
> (off the record),ga setia.apa yang dikatakan ga sama
> yang dilakukan"dia menyampaikan dengan nada
> marah-marah
> temenku menimpali"yang dia sampaikan kan manajemen
> qolbu,bukan manajemen nafsu"(wallahu 'alam):)
> 
> yang aku pikir saat itu cuma bgitu hebatnya reaksi
> bapak kost.selama ini dia kalem,rajin ibadah.pokoke
> sosok bapak banget.tapi aku tertegun.yah,bapak kost
> kan punya dua anak cewek.mungkin ia ga rela juga
> kalo anaknya nanti dimadu
> 
> selasa siang aku buka emali.
> dan....masih banyak surat terbuka untuk aa Gym
> 
> HAri Raya Idul Adha akan segera tiba.Semoga kita
> diberi keterbukaan hati untuk ikhlas (berkorban bagi
> yang mampu).dan semoga kita di hindari dari prilaku
> dholim kepada sesama...terutama untuk orang2 yang
> kita sayangi dan kita cintai.aminnnn
> Verginia Manda Dewi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   
>                                           
>      ass. wr wb,
>     
>    emang bener sih yang bertanggung jawab si aa,
> tapi kalo nanti jadinya banyak laki2 hidung belang
> yang gak ngerti agama dan arti ayat di Al qur'an
> tersebut lalu ikut2an melangkah seperti itu dengan
> alasan 'kan boleh sama agama', gimana ya pak? Kalo
> bapak punya anak perempuan terus dimadu, gak sakit
> hati kali ya? :)) 
>    Yang menghina itu belon tentu iri, pak...lho tadi
> katanya musti menjaga hati masing-masing...kok bisa
> bilang ngiri :)) Bisa jadi mereka2 itu prihatin....
>     
>     
>    
>  dolly kurnia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>            Assalamu'alaikum
>  Ane mah cuma ingin melihat diri sendiri aja.
>  klo sudah mampu poligami, artinya itu merupakan
> suatu cobaan yg berat....
>  tapii... klo sekarang blom mampu poligami yah
> jgn....
>  mungkin AA udah mampu bertanggung jawab atas cobaan
> ini.....(utk poligami)
>  tetapi... kita semua jgn menghina yg menjadi
> keputusan AA...
>  atw mungkin yg menghina itu iri...karena blom ada
> kesempatan...
>  intinya masing2 jaga hati lah...
>  toh yg bertanggung jawab itu AA sendiri..
>  PISSS....
>  
>  Catur Prasetyawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum ..
>  
>  Ikut nambahin...
>  Mohon maaf nih buat Aa' Gym...
>  terus terang, saya dan keluarga sangat gemar
> menonton acara di salah satu stasiun TV swasta yg di
> bawa -in Aa' Gym
>  Bukan bermaksud sok tahu atau apa, tapi banyak org
> terpandang yg dibelakangnya ada figur seorang
> perempuan. Aa' Gym dgn teh Nini, salah satunya..
>  Jangan sampai org menjadi salah terima...
>  Karena ada juga da'i yg dulu terkenal, skrg meredup
> gara2 dia ikut parpol.... hal sepele kan.... 
>  
>  Wassalam...
>  ----- Original Message ----
>  From: Verginia Manda Dewi <[EMAIL PROTECTED]>
>  To: [email protected]
>  Sent: Monday, December 4, 2006 5:44:32 AM
>  Subject: Re: TaManBinTaNG >>> Surat Terbuka untuk
> A'a Gymnastiar
>  
>  Ass wr wb,
>  
>  kalau menurut saya, ini yang dinamakan sebagai
> fenomena da'i infotainment, Pak Abdi, pernyataan
> satu sama lainnya saling gak sinkron, persis seperti
> artis2 sinetron :))
>  
>  Dulu pernah saya baca di salah satu tabloid sekitar
> awal2 tahun ini jika sang da'i belum punya niatan
> untuk berpoligami, walaupun si istri sudah
> memberikan lampu hijau. Menurutnya pada saat itu,
> untuk apa punya istri lagi, toh istri yang sekarang
> sudah cantik, soleh, taat pada suami, dan sayang
> pada keluarga. Namun kenyataan pada jumpa pers
> kemarenan itu, sang junjungan da'i besar tersebut
> malah memberi pernyataan yang gak sinkron, yaitu
> bahwa tema poligami sudah digodok dengan sang istri
> pertama sejak 5 tahun yang silam, dalam arti sudah 5
> tahun yang lalu kan si da'i sudah berminat menikah
> lagi well..well well... kebalik 180 derajat dong
> sama pernyataan di tabloid tersebut.... entah ya
> jika si tabloid bikin wawancara 'gaib' heheheh, tapi
> kalo tidak benar kan seharusnya disomasi dong ya tu
> tabloid...
>  
>  Soal hati teh Ninih sebagai istri pertama, yah
> kebetulan sekali kan pak, punya istri yang sangat
> taat dan cinta pada suami, juga sangat gak neko-neko
> pula, manut apa saja kata suami, jadinya sangat
> gampang untuk di doktrinasi dan di-brainwashing
> dengan ajaran2 untuk menerima poligami (yang benar
> MENURUT PIKIRAN SANG DA'I loh).Dengan tutur kata
> lemah lembut dan sopan dalam mengutarakan
> keinginannya untuk 'menyelamatkan' janda-.janda
> (cantik) yang belum mendapat suami lagi, serta
> janji-janji akan mendapat surga kekal dari Allah SWT
> bilamana menuruti keinginan suami (untuk kawin lagi)
> bagaimana teh Ninih gak takluk? 
>  
>  Btw, ada sambungan lagu dari sang da'i :
>  
>  'Jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati jangan
> kau kotori,....( jangan takut poligami, karena itu
> hukum ilahi... :))' 
>  
>  wassalam,
>  
>  abdicipta <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> Assalamu'alaikum Wr. Wb.
>  
>  A'a Gym Yth.
>  
>  Sebagai figur yang saya hormati dan kagumi,
> sehubungan dengan 
>  pernikahan Anda, ada beberapa pertanyaan yang
> mengganjal yang mudah 
>  mudahan dapat pula mewakili rasa penasaran rekan
> rekan lainnya.
>  
>  1. Mengapa A'a Gym sampai perlu menunggu 3 (tiga)
> bulan, baru 
>  mengumumkan ke khalayak mengenai status pernikahan
> A'a Gym yang 
>  kedua. Bukankah hal tersebut dapat menjadi fitnah
> bagi yang tidak 
>  mengetahuinya ?
>  
>  2. "Kalau memang Poligami bagus, kampanyenya- kan
> harus "yakin"! dan tidak boleh menimbulkan bias
> persepsi dikalangan umat ? Bukankah dengan menunda
> mengumumkan malah membuat umat jadi bertanya tanya ?
> Apakah A'a Gym ragu ? Kalau alasannya khawatir umat
> belum siap, bukankah memang sudah seharusnya di
> siapkan ? 
>  
>  3. Mengapa A'a Gym sampai perlu mengingatkan untuk
> tidak asal meniru 
>  keteladanan A'a Gym menikah lebih dari satu, karena
> perlu 
>  persyaratan tertentu. Seolah olah A'a Gym ingin
> mengatakan hanya 
>  orang orang seperti A'a Gym yang dapat berlaku
> adil. Apakah 
>  ini tidak termasuk 'Ujub ? Bagaimana dengan lagu
> "Jagalah hati, 
>  jangan kau nodai, jagalah hati jangan kau kotori ?
>  
>  4. Kalau Teh Nini mengatakan ini sebagai sebagai
> ujian ke ikhlasan 
>  seorang istri, bukankah ini juga sebagai ujian
> keikhlasan A'a Gym 
>  menjaga perasaan seorang istri (Teh Nini mengatakan
> sebagai seorang 
>  perempuan hatinya "berat"). Bukankah menjaga
> perasaan Teh Nini, juga 
>  jadi "ladang amal" buat A'a Gym ? 
>  
>  5. Dikoran saya baca ada statement "A'a Gym juga
> manusia". Apa 
>  maksudnya ? Apakah lebih ke urusan syahwat ? Karena
> setahu 
=== message truncated ===



 
____________________________________________________________________________________
Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com.  Try it now.

Kirim email ke