--- In [email protected], fernanta bangun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Menurutku biarlah sang Profesor tetap di Amerika, lebih berkembang
di sana, bisa menerapkan ilmunya. Kalo gak salah keahliannya di bidang
teknologi nano, yang di Indonesia belum ada.
>
expert di nanotech ? wah di negara maju keahlian itu dikejar-kerar
orang :)
cocok, pendapatku juga begitu, si prof itu seharusnya tetap di
amerika, ini saya kopikan summary dari diskusi dengan rekan saya ttg
'seharusnya' prof tsb sebaiknya tetap berkiprah di negara maju.
===========
The concept of the "brain-drain" is history, and Indians are now
talking about "brain gain". Two million Indians who reside in the
U.S., including 35,000 graduates of the famed IIT, earned $60,000 per
person a year, nearly as much as Japanese who reside in the U.S. make.
The amount that is earned by the Indian diaspora is far above the U.S.
median income of $35,000.
Many have returned to Bangalore, Mumbai or Delhi to establish
enterprises or teach in the new India.
==========