Selasa, 10/03/2009 16:31 WIB
SBY: Teruslah Belanja, Uang Jangan Disimpan di Bawah Bantal
Luhur Hertanto - detikFinance
Jakarta - Laporan BI yang menyebutkan nilai tabungan masyarakat terus naik di
masa krisis ekonomi, merupakan hal yang baik. Tapi akan lebih baik lagi bila
dana tersebut juga ada yang dibelanjakan sehingga perekonomian nasional tetap
bergerak.
Demikian disampaikan Presiden SBY dalam sambutannya membuka sidang dewan pleno
I HIPMI di hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (10/3/2009).
"Terus lah belanja. Uangnya jangan disimpan di bawah bantal saja," kata dia.
Presiden SBY menyatakan bersyukur setiap kali dia melihat warung, mal dan pusat
perbelanjaan di Indonesia hingga kini masih ramai pengunjung. Situasi ini
menunjukkan rakyat masih mempunyai daya beli sehingga para produsen bisa terus
berpoduksi dan PHK terhindarkan.
Dia kemudian menceritakan diskusinya dengan JK tentang pengalamannya di AS
bulan lalu. Kata JK, sebagian besar pusat perbelanjaan di AS sedang sepi
pengunjung, warganya membatasi belanja sehingga banyak produsen bangkrut
gara-gara produknya tidak laku di pasar dan PHK pun terjadi.
"Jadi kalau mal sepi malah bahaya. Situasi bisa menjadi lebih buruk," sambung
SBY.(lh/qom)
__________________________________________________________
Ta semester! - sök efter resor hos Kelkoo.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum här:
http://www.kelkoo.se/c-169901-resor-biljetter.html?partnerId=96914052