Diduga Dibeli dari Hasil Korupsi, Jaguar Pak Gubernur Pun Disita
 
 

 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
 menyita sebuah mobil Jaguar tahun 2003 milik Gubernur Sumatra Utara 
Syamsul Arifin. Penyitaan ini terkait penyidikan kasus korupsi APBD 
Langkat tahun 2007. "Penyidik KPK baru saja menyita mobil Jaguar milik 
tersangka SA," terang staf Humas KPK Priharsa Nugraha,Kamis (2/9).

 Proses penyitaan pada Jaguar bernopol B8659BS itu dilakukan usai 
penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Syamsul, kemarin (1/9). Selain 
terkait penggunaan APBD, imbuh Priharsa, pemeriksaan termasuk seputar 
pembelian dan kepemilikan mobil berwarna telur asin tersebut.

 Kini, mobil keluaran tahun 2003 itu terparkir di gedung KPK. Namun, 
kepemilikan mobil atas nama anak pertama Syamsul, Beby Arbiana. Bahkan, 
diketahui Beby yang mengantar sendiri mobil tersebut Kamis pagi sekitar 
pukul 07.00 WIB ke KPK. Priharsa menerangkan, berita acara penyitaan 
telah ditandatangani di gedung KPK pula.

 Sebelumnya, KPK telah mempersiapkan materi penuntutan terhadap 
mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin setelah terkumpulnya bukti-bukti 
dalam dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, periode 
2000-2007. Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin menjelaskan, KPK 
telah menemukan bukti-bukti yang cukup untuk menetapkan mantan Bupati 
Langkat Syamsul Arifin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi APBD 
2000-2007 dengan dugaan kerugian negara Rp 102 miliar.

 Meski Syamsul Arifin telah mengembalikan dana sebesar Rp 67 miliar 
ke kas negara tapi tidak menghilangkan penindakan secara pidana 
sebagaimana ketentuan UU 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi 
.Apalagi jika dikaitkan dengan belum keseluruhan dugaan kerugian negara 
itu yang dikembalikan tersangka yang kini menjabat sebagai Gubernur 
Sumut tersebut. 
 
Komentar:

Seandainya uang itu digunakan untuk memperbaiki Jalan Tembus Langkat - Karo, 
masih ada sisa Rp. 52 M karena perbaikan jalan itu hanya membutuhkan Rp. 50 M 
(versi pemerintah). Potensi yang ada di tengah-tengah masyarakat akan bangkit 
dan ekonomi rakyat akan bergairah dan kemakmuran rakyat akan terangkat. 
Betul-betul penghambat kemekmuran rakyat beliau itu.



 



  






      

Kirim email ke