[EMAIL PROTECTED] wrote:
kalau emang konsep nya seperti itu (memperbaiki di release berikutnya), kenapa sampai muncul pemikiran Microsoft tidak mau memperbaiki produknya.
Imho, konsep bisnis software tertutup sangat memungkinkan itu semua terjadi, karena hanya perusahaan itu yang dapat memperbaiki jika ada bug (disengaja atau tidak). Mengapa perusahaan melakukan itu, hanya perusahaan itu yang tahu, misal karena persaingan bisnis, menjaga agar klien tergantung, dll. Imho, perusahaan murni bisnis umumnya seperti MS (MS hanya contoh) harus mendapatkan laba sebesar mungkin dengan cara apa pun. Perusahaan tidak peduli soal etika atau moral dan sejenisnya, selama pelanggaran etika itu tidak diketahui pihak lain, bahkan tidak masalah diketahui selama tidak merugikan perusahaan. Hal seperti itu juga terjadi di perusahaan-perusahaan non IT yang menyebabkan krisis di Amerika saat ini. Jika MS Windows atau Apple Mac OS X mengambil source code Linux, maka tidak akan timbul masalah selama tidak ada pengembangnya yang membocorkan soal itu, karena keduanya closed source, meskipun Apple mengakui bahwa OSX awalnya mengambil source code FreeBSD. Cmiiw, Rus -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
