>Orang yang 'menempuh perjalanan ke Barat' untuk mencari 'kitab suci'
>akan melihat bahwa ternyata sorga memang demikian adanya seperti
>uraian di dalam Qur'an dan Hadits, tetapi kini dalam bentuk realita,
>bukan sekedar kata-kata. Perkataan itu ternyata hanya kiasan belaka.
>Ternyata sungai itu bukan sungai, pelayan itu bukan wanita dan bukan
>pria, khamar itu bukan khamar -- seperti bayangan kita semula; namun
>ia tetap tidak menyalahkan deskripsi semula, ia memahami mengapa
>deskripsi itu tidak bisa tepat dengan faktanya. Di sinilah letak
>perbedaan antara orang yang sekedar beriman dan orang melihat dan
>merasakan.
Mas R. SUnarman sebagai orang yang sudah melihat dan merasakan Surga. Apakah
cara merasakan dan melihanya itu seperti Isro' mi'roj-nya Nabi Muhammad.
Dimana Nabi atas ijin Alloh diajak mengunjungi surga dan neraka. Bagaimana
sesuatu hal yang ghoib dan hanya dapat dirasakan setelah mati, dapat
dirasakan ketika orang masih hidup?? Jangan bilang saya harus mengikuti
prosedur tasawuf dulu, lho.. Mungkin mas R. Sunarman dapat menerangkan
singkat prosesnya secara ilmiah dan masuk akal untuk dapat langsung
merasakan tersebut. Apakah prosedur tersebut bersumber dari Nabi, atau dari
pengalaman masing-masing mursyid??
Dan yang masih dalam benak saya, dan Insya Alloh pernah saya ajukan dan
milis ini dan belum terjawab. Dan juga sebagai penjembatan diskusi kita,
karena mas R. SUnarman yang ber"tasawuf" dan saya yang hanya ber"Qur`an
Hadits". Mas R. Sunarman saya ajak ke masalah hadits, karena tentu mas R.
SUnarman "paham" tentang hadits dimana hadits itu yang saya imani, sedang
saya tidak tahu ilmu tasawuf, tidak seperti anda.
Katanya Nabi mengajarkan tasawuf secara khusus dan rahasia kepada
sahabat-sahabat tertentu. Apakah peristiwa ini tidak tercatat dalam
hadits-hadits yang buanyak itu. Paling tidak walau tidak shohih, yha dhoif
lah.
Padahal hadits itu sudah "lengkap", sampai masalah di kamar mandi, masalah
di tempat tidur yang rahasia pun diterangkan dalam hadits.
Mungkin contoh haditsnya bisa berbunyi" dari aisyah berkata, aku melihat
Nabi menuju gua tersembunyi bersama sahabat tertentu, dan disana mereka lama
sekali. Kejadian itu berlangsung tiap hari. Dan saya tidak boleh
mengikutinya, dan juga orang-orang tidak boleh tahu isi pembicaraan
mereka.....dst"
Rozy
>[... ini untuk mancing pertanyaan lebih lanjut].
>
>Wassalaamu'alaikum wr wb.
>RS
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)