Assalaamu 'alaikum wr. wb.

>Ali Abidin wrote:
>
>> Allah itu tidak menciptakan Iblis
>> untuk menggoda manusia dan mengajak pada kesesatan. Iblisnya saja yang
>> kemudian berproses menjadi buruk dan semuanya atas kehendak iblis
>> sendiri untuk menggoda manusia kepada kesesatan.... Allah nggak nyuruh
>> iblis untuk menggoda Manusia lho ...
>
>> Setanpun saya anggap proses menjadi juga. Sebagian manusia/jin memilih
>> untuk berprofesi menjadi Setan dan mengajak manusia lainnya ke dalam
>> kesesatan. 
>
>[R.Sunarman wrote:]
>Apakah ini berarti bahwa Allah tidak sanggup mengendalikan Iblis dan
>manusia, dan dengan demikian sifat Mahakuasa-Nya menjadi void? 
>Ataukah sifat Mahakuasa itu hanya mencakup hal-hal tertentu saja?

Paling susah jika suatu sifat Allah dibenturkan dengan sifat Allah
lainnya..... :-) Puyeng, 

Sifat Maha Tahu dibenturkan dengan Sifat Maha Berkehendak misalnya, atau
Sifat Maha Pencipta dibentukan dengan Sifat Maha Kuat (Allah menciptakan
Batu sehingga Allah sendiri tidak kuat mengangkatnya :-).

Kalau Allah menghendaki, tentunya seluruh orang di dunia tidak ada yang
kafir. Tapi Allah kenyataannya memberikan kebebasan pada manusia untuk
menjadi kafir atau berserah diri.

>Apakah penciptan oleh Allah itu hanya dilakukan sekali saja, ataukah
>berulang-ulang?

Maksudnya penciptaan Iblis? Lha wong saya tidak percaya bahwa Allah
menciptakan Jin yang itu untuk menjadi Iblis kok ditanya apakah
penciptaan Iblis itu berkali-kali.... hehehe...:-). Tapi kalau
pertanyaannya proses dimana sebagian Jin (&manusia) membangkang dan
kemudian memilih untuk menjadi penggoda manusia lainnya menuju kesesatan
maka saya kira proses seperti itu terjadi berkali-kali.

Wassalaamu 'alaikum wr. wb.

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke