Assalaamu'alaykum ww.
Pak Sunarman menulis; "Saya menemukan beberapa kasus orang yang miring pikirannya
setelah beberapa waktu menjalankan amalan yang dibacanya dari sebuah buku"
Menarik sekali, sekaligus argumen bahwa dalam menempuh jalur thariqat memang
benar-benar diperlukan mursyid yang dapat membimbing. Bukan hanya agar kita tidak
tersesat, melainkan karena keunikan masing-masing pribadi sehingga memerlukan
"modifikasi" formula.
Saya pernah berkunjung ke masjid / makam Sunan Ampel dan melihat beberapa orang
(pemuda) yang berperilaku aneh, misal tersenyum sendiri, tertawa atau bengong. Kata
rekan saya, mereka itu "nyeleleng". Wah....saya juga nggak paham apa arti kata
"nyeleleng". Lanjut rekan saya tadi, mereka itu "kabotan ilmu (terlalu berat
menyandang ilmu)" sehingga pikirannya menjadi miring. Malahan, katanya, mereka itu
bisa melihat siapa jati diri kita sebenarnya. Misal, kalau kita suka maksiat maka akan
tampak di penglihatan mereka seperti binatang kera, babi atau yang lain. Makanya
sewaktu saya melintas di depan mereka, hati ini minder juga, jangan-jangan ada yang
nyeletuk...awas ada monyet lewat. (bisa gawat...ha..ha...ha)
Beberapa (calon...?) Kiyai atau Gus (seperti Gus Liem...?) terkadang berperilaku
"aneh". (Saya tidak mengatakan "miring" lho). Misal, tiba-tiba berteriak mengumpat
mengusir tamunya yang baru datang, atau meludah sembarangan, atau melempar seseorang
yang minta doa. Banyak orang yang tidak menganggapnya aneh, karena biasalah Kiyai /
Gus begitu.
Sekali lagi, saya adalah orang awam yang belum pernah melangkah walau setapak dalam
samudra tasawuf yang begituan, sehingga fenomena-fenomena tadi tidak sepenuhnya paham.
Saya ingin mendapat penjelasan dari para salik dan ahlinya (Pak Sunarman, Mas Wargino,
Abah, Gus Liem, dll.) mengenai perubahan-perubahan kejiwaan yang terjadi pada diri
pejalan. Bagaimana suatu amalan dapat berpengaruh terhadap keunikan seseorang.
Betulkah, amalan shalawat, seperti kata rekan yang lain, adalah amalan yang
adem...yeesss. Beda dengan amalan tahlil yang berat dan panas. Mengapa seseorang salik
bisa "miring" dan apa sebenarnya yang menimpa dirinya (apa yang ada dalam benaknya).
Maaf kalau terlalu naif.
Wassalaamu'alaykum ww.
Jaret
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)