buku itu merupakan panduan/acuan,sebuah buku karangan manusia itu yang transfer hanyalah ilmu/pikiran/hanya jasmani, sementara itu kita memasuki dunia metafisik (rohani), untuk itu kitapun harus memiliki seorang guru ya jasmani dan sekaligus rohani dari guru tersebut. kalau ingin lebih jelas lagi datanglah/hubungi surau dienul amien bandung, atau surau baithul amin jl. curug sawangan bogor,atau surau-surau lain dibawah naungan prof. Dr. H. Saidi Syeh Kadirun Yahya MA.yang banyak tersebar di indonesia atau hubungi sekretariat partai cinta damai. On Mon, 21 Jun 1999, Pungkas Ali wrote: > Assalamualaikum, > > Ada sebuah pertanyaan yang selama ini selalu bergaung dalam pikiran saya. > Hampir disemua buku bacaan ataupun dari nasehat-nasehat seperti dibawah ini > yang menekankan pentingnya guru dalam membersihkan hati (Imam Gazali dalam > buku Keajaiban Hati, mengharuskan adanya guru). Apakah dalam hal ini > buku-buku, atau bahan bacaan lain bisa dianggap guru, ataukah harus guru > seorang manusia yang membimbing langsung? Atas tanggapannya saya ucapkan > terimakasih. > > Wassalamualaikum > Pungkas B. Ali > > Martono wrote: > > > Assalamu'alaikum > > terlebih dahulu perlu kita ketahui bahwa terdapat alam yang lebih tinggi > > dari alam fisik, yaitu yang kita kenal sebagai alam metafisik. Alam fisik > > tentu kita dapat mengetahuinya sedangkan alam metafisik suatu alam yang > > sangat tak terhingga sehingga tidak semua orang dapat melaluinya. Banyak > > bahaya dan rintangan yang harus dilalui, karena setan tidak ingin manusia > > dekat dengan penciptaNya (Allah SWT). Setan memiliki ilmu yang sangat > > tinggi dan umurnya sudah jutaan tahun yang tentunya lebih berpengalaman > > dalam bidang tipu daya dan muslihat sehingga banyak diantara mereka yang > > melakukan/mendekatkan diri kepada Allah banyak yang gagal. Kegagalan > > tersebut dikarenakan pada diri manusia tsb terdapat suatu keinginan yang > > lain selain dari mendekatkan diri, yang tahu hanya dirinya sendiri dan > > juga tampa adanya pembimbing yang hak, Nabi sendiri perlu pembimbing yakni > > malaikat jibril. > > Kitapun dalam menuntut pendidikan di sekolah perlu pembimbing agar kita > > mudah menerima dan melaksanakannya, sehingga terjadi transfer teknologi > > dari sang guru ke muridnya namun kemampuan rohani dari guru belum tentu > > pindah/transfer ke simurid. Jasmani dengan jasmani dan rohani dengan > > rohani, dalam memasuki alam metafisik (alam ruh)rohani gurulah yang > > membimbing rohani kita untuk bermunajat ke Allah, jadi guru disini > > bukanlah sembarangan namun seorang guru yang memiliki silsilah keguruan > > yang mampu memberikan safaat kepada kita, yang suci dan mensucikan. > > Tanpa seorang guru dalam kita belajar, setanlah yang menjadi gurunya > > tanpa kita sadari sehingga kita tidak dapat menentukan mana yang hak dan > > mana yang bahtil. > > cukup sekian dulu, mohom maaf bila ada kata yang kurang berkenan. wassalam > > > > > --------------------------------------------------------------------- > Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] > Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] > Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] > Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P) > > > > > > --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
