Assalamu'alaikum Wr. Wb
Secara umum nikmat itu melingkupi segala sesuatu, yang dalam bahasa Pak
Sunarman, mengarah kepada "energi positif", yang menjelma dalam bentuk
nyata. Hal ini dikaruniakan karena sifat Ar-Rahmaan Allah. Nikmat secara
umum harus disyukuri agar Allah menambah nikmat-Nya, sampai akhirnya kita
mendapatkan nikmat yang khusus.
Secara khusus, dan ini adalah hakikat dari kata nikmat adalah "Petunjuk"
Allah karena sifat Ar-Rahiim nya Allah yang datang secara khusus ke dalam
hati manusia (QS 64:11) untuk membimbing manusia tsb kepada Shirathal
Mustaqiim.
Tunjukilah kami shiraathal mustaqiim, (yaitu) jalan orang-orang yang telah
Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; (QS. 1:6-7)
Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk.
(QS. 2:150)
Ada orang yang telah diberi petunjuk (nikmat) ini namun mengingkari (tidak
mematuhinya).
Tanyakanlah kepada bani Israil:"Berapa banyaknya tanda-tanda yang nyata,
yang telah Kami berikan kepada mereka". Dan barang siapa yang menukar
nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah
sangat keras siksa-Nya. (QS. 2:211)
Untuk itulah dikatakan bahwa orang-orang yang diberi nikmat (nikmat secara
hakiki) hanyalah (Lihat QS 4:69) :
1. Para Nabi
2. Para Shiddiqin (Orang yang Menjadi Saksi Allah karena mengenal Allah dan
diperkenalkan Allah)
3. Para Syuhada (Orang yang Menjadi Saksi Allah karena mengenal Allah)
4. Shalihin (Orang yang beriman/dianugerahi Allah cahaya iman dan melakukan
amal shalih).
Mereka inilah yang diberi nikmat oleh Allah. Mereka inilah yang mendapat
petunjuk Allah untuk menuju dan menempuh shiraathal mustaqiim.
Petunjuk Allah, juga bergradual sifat "jelas dan terang" nya.
Kesempurnaan petunjuk (nikmat) Allah terjadi ketika Allah merealitas (men
tajalli) dalam diri manusia dalam wujud Ruh Al Qudus. Hal ini terjadi pada
tingkatan shiddiqiin (untuk orang selain Nabi) dan tingkatan Nabi.
"(Ingatlah), ketika Allah mengatakan:"Hai 'Isa putera Maryam, ingatlah
nikmat-Ku kepadamu dan kepada Ibumu diwaktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul
qudus." (QS. 5:110)
Lihat imel Pak Sigit sebelum ini, untuk melengkapi puzzlenya.
=wallahu'alam=
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)